Tradisi Ruwat Bumi Sambut Musim Tanam Rendeng di Sumurgintung

PASUNDANEKSPRES.ID - Menjelang musim tanam rendeng tahun ini, Pemdes Sumurgintung Kecamatan Pagaden Barat mengadakan tradisi Ruwat Bumi, yang diikuti oleh warga di tiap dusun hingga ke tingkat RT, Minggu (8/11/2026).
Seperti warga RT 19 Desa Sumurgintung nampak kompak berkostum ala petani dengan cetok khas petani, membawa boboko dan teko. Mereka berbaris rapi ikut berkeliling kampung dan dusun, diiringi gamelan musik tradisional serta sisingaan.
Begitulah tradisi yang umumnya digelar dalam Ruwatan Bumi menyambut musim hujan dan tanam padi tahun ini.
kegiatan Ruwat Bumi
Kepala Desa Sumurgintung Hj. Aas Aswati mengatakan, kegiatan Ruwat Bumi di desanya kerap diadakan setiap tahun menjelang musim tanam padi. Menurutnya tradisi itu sudah ada sejak dulu turun temurun hingga di era digital saat ini.
Meski zaman terus berkembang teknologi mengalami kemajuan, tetapi masyarakat desa tidak meninggalkan tali paranti istilah dalam bahasa Sunda. Di mana Tali Paranti istilah dalam bahasa Sunda yang merujuk pada tradisi, adat-istiadat, atau kebiasaan turun-temurun dari para leluhur (karuhun) yang tidak tertulis tetapi mengikat sebagai norma hidup masyarakat.
"Jadi kita jaga dan lestarikan tradisi leluhur kita, budaya petani sejak dahulu kala, dengan harapan hasil panen nanti berlimbah ruah dan keberkahan alam untuk kesejahteraan masyarakat desa," pungkasnya.(dan/sep)
