Truk Masuk Jurang, Aktivis Pertanyakan Pengawasan Pengangkut Material

PASUNDANEKSPRESID-Aktivis Gema Fadol menyoroti kecelakaan dump truck pengangkut material yang terguling di dekat Kantor Desa Bojongloa, Kabupaten Subang, Jumat (26/12)
Gema menduga kecelakaan terjadi akibat tidak adanya kajian awal terkait kontur dan kestabilan tanah di lokasi tujuan pengiriman material.
“Apakah sudah ada pengawasan atau pengecekan kondisi tanahnya? Kalau sudah, tentu bisa diberi tahu bahwa kontur tanah di lokasi tersebut tidak stabil,” ujar Gema kepada Pasundan Ekspres.
Ia juga mempertanyakan pengiriman material yang dilakukan pada malam hari. Menurutnya, kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan apabila tidak disertai pengawasan ketat.
“Kenapa pengiriman dilakukan malam hari? Apakah tidak ada pengawas yang mendampingi dump truck saat pengiriman material?,” katanya.
Gema menilai kecelakaan tersebut seharusnya dapat dihindari apabila pihak pemborong menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.
“Kejadian ini patut diduga karena tidak adanya pengawasan dari pihak pemborong,” tegasnya.
Ia meminta pihak terkait, termasuk instansi berwenang, untuk melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan penyebab kecelakaan dan menentukan pihak yang bertanggung jawab.
“Kami ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang harus bertanggung jawab atas kecelakaan ini,” pungkas Gema.(hdi/ded)
