Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

H
Hadi MartadinataEditor: Asep
|19:00 WIB
Bagikan:
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan
7 hektare lahan pertanian di Tambakmekar Jalancagak, terdampak kekurangan air. Sekitar 3 hektare dilaporkan mengalami gagal panen.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kekeringan mulai memberikan dampak serius terhadap sektor pertanian di Desa Tambakmekar, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang. Sedikitnya tujuh hektare lahan pertanian yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Dewi Pohaci 2 dan Dewi Pohaci 3 terdampak kekurangan air.

Dari total lahan yang terdampak tersebut, sekitar tiga hektare dilaporkan mengalami gagal panen. Kondisi itu menjadi perhatian pemerintah kecamatan karena kekeringan berpotensi menimbulkan kerugian bagi petani apabila tidak segera mendapatkan penanganan.

Kekeringan Membuat Ketersediaan Air Menjadi Persoalan

Camat Jalancagak H. Saepudin mengatakan, kekeringan membuat ketersediaan air menjadi persoalan utama bagi petani di wilayah tersebut.

"Yang terdampak kekeringan di Poktan Dewi Pohaci 2 dan Dewi Pohaci 3 Desa Tambakmekar seluas tujuh hektare, yang gagal panen sekitar tiga hektare," kata Saepudin kepada Pasundan Ekspres, Selasa (15/9/2026). 

Menurutnya, salah satu gagasan yang dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut yakni melalui pompanisasi dengan memanfaatkan sumber air dari sumur galian.

Pompanisasi diharapkan dapat menjadi langkah alternatif untuk memenuhi kebutuhan air lahan pertanian, terutama ketika sumber air permukaan mengalami penurunan akibat kemarau panjang.

Melalui sumur galian, air yang masih tersedia di dalam tanah dapat dimanfaatkan untuk dialirkan menuju lahan pertanian menggunakan pompa. Skema tersebut dapat membantu petani mempertahankan tanaman yang masih memungkinkan diselamatkan sekaligus mengurangi risiko gagal panen. 

"Gagasannya untuk mengatasi kekeringan melalui pompanisasi lewat sumur galian," ujarnya.

Namun, pelaksanaan pompanisasi tentu membutuhkan kesiapan sarana pendukung. Selain ketersediaan sumur, diperlukan pompa, jaringan atau selang distribusi air serta sumber energi untuk mengoperasikan pompa.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani dan instansi terkait menjadi penting agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Kekeringan tidak hanya berdampak terhadap kondisi tanaman, tetapi juga berpotensi memengaruhi pendapatan petani. Lahan yang gagal panen berarti petani harus menanggung biaya produksi tanpa memperoleh hasil yang sebanding.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Erick Thohir Respons Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Desak Polisi Usut Tuntas

Erick Thohir Respons Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Desak Polisi Usut Tuntas

Nasional5 menit lalu
Isu BPJS Kesehatan Akan Dihapus Dibantah Pengelola, Layanan JKN Tetap Berjalan

Isu BPJS Kesehatan Akan Dihapus Dibantah Pengelola, Layanan JKN Tetap Berjalan

Nasional43 menit lalu
Diduga Cemburu, Pria di Madiun Habisi Istri Siri dan Anak 4 Tahun

Diduga Cemburu, Pria di Madiun Habisi Istri Siri dan Anak 4 Tahun

Nasional54 menit lalu
Klarifikasi Menteri Haji soal Tenaga Ahli dan Staf, Dua Anak Gus Irfan Resmi Mundur

Klarifikasi Menteri Haji soal Tenaga Ahli dan Staf, Dua Anak Gus Irfan Resmi Mundur

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Teks Doa

Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Teks Doa

Nasional2 jam lalu
Indonesia Expo 2026 Digelar di Myanmar, 39 Perusahaan RI Siap Jajaki Kerja Sama

Indonesia Expo 2026 Digelar di Myanmar, 39 Perusahaan RI Siap Jajaki Kerja Sama

Nasional2 jam lalu
Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Olahraga3 jam lalu
209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

Nasional3 jam lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Subang4 jam lalu
Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Nasional4 jam lalu