Turun ke Lokasi Tanpa Protokol, Dedi Mulyadi Hentikan Aktivitas Galian di Subang: Ada Apa di Balik Proyek Fiber Optik Ini?

SUBANG, PASUNDANEKSPRES.ID - Suasana pagi di salah satu ruas jalan Kota Kabupaten Subang mendadak berubah saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi muncul di tengah proyek galian fiber optik, Rabu (26/2/2026). Tanpa pengawalan resmi, ia turun langsung ke lokasi dan menghentikan sementara aktivitas pekerjaan yang tengah berlangsung.
Kehadiran orang nomor satu di Jawa Barat itu sontak menyita perhatian warga. Beberapa di antaranya tampak merekam momen ketika Dedi Mulyadi berdialog langsung dengan para pekerja proyek. Ia menanyakan secara detail soal perizinan, durasi pekerjaan, hingga alasan galian dibiarkan terbuka di badan jalan tanpa pengaman memadai.
Dedi Mulyadi menyoroti potensi bahaya yang bisa ditimbulkan dari proyek tersebut, mulai dari risiko kecelakaan lalu lintas hingga terganggunya aktivitas masyarakat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur digital tidak boleh mengorbankan keselamatan publik dan kenyamanan pengguna jalan.
“Kalau jalannya digali, tanggung jawabnya harus jelas. Jangan sampai warga dirugikan hanya karena proyek ingin cepat selesai,” ujarnya tegas di lokasi.
Sidak itu membuat sejumlah warga berkerumun. Mereka mengaku resah dengan kondisi jalan yang berlubang dan licin, terlebih saat hujan. Warga berharap langkah tegas Gubernur dapat menjadi peringatan bagi pelaksana proyek agar lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Usai sidak, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek galian fiber optik, tidak hanya di Subang, tetapi juga di daerah lain. Pengawasan ketat disebut akan diterapkan agar setiap proyek infrastruktur berjalan sesuai aturan, aman, dan tidak merugikan masyarakat.
Langkah spontan Dedi Mulyadi ini kembali menegaskan gaya kepemimpinannya yang kerap turun langsung ke lapangan, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan di Jawa Barat.
