Viral! Buruh PT Kwanglim YH Indah di Subang Padati Area Perusahaan karena Upah Telat Cair

PASUNDAN EKSPRES.ID - Ratusan buruh PT Kwanglim YH Indah yang berlokasi di Desa Gembor, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang melakukan aksi mogok kerja massal pada Senin, 11 Mei 2026.
Aksi tersebut dipicu keterlambatan pembayaran gaji para pekerja yang disebut belum diterima sesuai jadwal.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat para pekerja memadati area lingkungan perusahaan sejak pagi hari.
Demo Mogok Kerja PT Kwanglim YH Indah
Mayoritas buruh memilih menghentikan aktivitas produksi dan berkumpul di sekitar pabrik sambil menyuarakan tuntutan agar hak mereka segera dibayarkan oleh pihak perusahaan.
Situasi di lokasi PT Kwanglim terlihat cukup padat karena para pekerja berkumpul dalam jumlah besar di area pabrik.
Sebagian buruh tampak berdiri berkelompok sambil menunggu kepastian dari pihak perusahaan terkait pembayaran upah yang tertunda.
Berdasarkan informasi yang beredar, perusahaan disebut sedang mengalami kendala keuangan sehingga pembayaran gaji karyawan mengalami keterlambatan.
Kondisi tersebut memicu keresahan para pekerja karena sebagian besar mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat upah yang belum diterima.
Beberapa pekerja menyampaikan bahwa keterlambatan gaji sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi keluarga mereka.
Apalagi banyak kebutuhan rutin seperti cicilan, biaya sekolah anak, hingga kebutuhan rumah tangga yang harus tetap dipenuhi setiap bulan.
Aksi mogok kerja ini kemudian menjadi perhatian masyarakat setelah video kerumunan buruh menyebar luas di media sosial.
Banyak warganet ikut menyoroti kondisi para pekerja dan berharap persoalan tersebut segera menemukan solusi agar aktivitas produksi perusahaan dapat kembali berjalan normal.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait penyebab pasti keterlambatan pembayaran gaji maupun kapan upah para pekerja akan dibayarkan.
Para buruh sendiri berharap manajemen perusahaan segera memberikan kepastian agar situasi tidak semakin memanas.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, para buruh masih menunggu kejelasan dari pihak perusahaan terkait pembayaran gaji yang tertunda. Aksi mogok kerja di PT Kwanglim tersebut menjadi salah satu perhatian publik di Kabupaten Subang karena melibatkan jumlah pekerja yang cukup besar.
