Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Viral! Buruh PT Kwanglim YH Indah di Subang Padati Area Perusahaan karena Upah Telat Cair

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|10:30 WIB
Bagikan:
Viral! Buruh PT Kwanglim YH Indah di Subang Padati Area Perusahaan karena Upah Telat Cair
Viral! Buruh PT Kwanglim YH Indah di Subang Padati Area Perusahaan karena Upah Telat Cair

PASUNDAN EKSPRES.ID - Ratusan buruh PT Kwanglim YH Indah yang berlokasi di Desa Gembor, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang melakukan aksi mogok kerja massal pada Senin, 11 Mei 2026.

Aksi tersebut dipicu keterlambatan pembayaran gaji para pekerja yang disebut belum diterima sesuai jadwal.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat para pekerja memadati area lingkungan perusahaan sejak pagi hari.

Demo Mogok Kerja PT Kwanglim YH Indah

Mayoritas buruh memilih menghentikan aktivitas produksi dan berkumpul di sekitar pabrik sambil menyuarakan tuntutan agar hak mereka segera dibayarkan oleh pihak perusahaan.

Situasi di lokasi PT Kwanglim terlihat cukup padat karena para pekerja berkumpul dalam jumlah besar di area pabrik.

Sebagian buruh tampak berdiri berkelompok sambil menunggu kepastian dari pihak perusahaan terkait pembayaran upah yang tertunda.

Berdasarkan informasi yang beredar, perusahaan disebut sedang mengalami kendala keuangan sehingga pembayaran gaji karyawan mengalami keterlambatan.

Kondisi tersebut memicu keresahan para pekerja karena sebagian besar mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat upah yang belum diterima.

Beberapa pekerja menyampaikan bahwa keterlambatan gaji sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi keluarga mereka.

Apalagi banyak kebutuhan rutin seperti cicilan, biaya sekolah anak, hingga kebutuhan rumah tangga yang harus tetap dipenuhi setiap bulan.

Aksi mogok kerja ini kemudian menjadi perhatian masyarakat setelah video kerumunan buruh menyebar luas di media sosial.

Banyak warganet ikut menyoroti kondisi para pekerja dan berharap persoalan tersebut segera menemukan solusi agar aktivitas produksi perusahaan dapat kembali berjalan normal.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait penyebab pasti keterlambatan pembayaran gaji maupun kapan upah para pekerja akan dibayarkan.

Para buruh sendiri berharap manajemen perusahaan segera memberikan kepastian agar situasi tidak semakin memanas.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, para buruh masih menunggu kejelasan dari pihak perusahaan terkait pembayaran gaji yang tertunda. Aksi mogok kerja di PT Kwanglim tersebut menjadi salah satu perhatian publik di Kabupaten Subang karena melibatkan jumlah pekerja yang cukup besar.

Berita Terbaru

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle28 menit lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional1 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional3 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional4 jam lalu
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional5 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat5 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional5 jam lalu