Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Apresiasi Janji Gubernur, Jalan Leucir di Ciater Terwujud

E
EgiEditor: Egi
|18:49 WIB
Bagikan:
Warga Apresiasi Janji Gubernur, Jalan Leucir di Ciater Terwujud
Para pekerja dari Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat melakukan buka tutup jalan raya Ciater Subang saat melakukan perbaikan hotmix.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Komitmen Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk menghadirkan jalan leucir (halus dan mulus) di seluruh wilayah Jawa Barat mulai menunjukkan hasil yang nyata. 

Salah satu bukti konkret dari janji tersebut kini tengah dirasakan oleh warga Subang dan para pengguna jalan yang melintasi kawasan wisata Ciater, khususnya di jalur perbatasan Subang–Bandung Barat.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Barat, pengerjaan infrastruktur jalan terus digenjot, termasuk pengaspalan hotmix penuh di jalur provinsi yang menghubungkan Subang dan Bandung Barat. 

Pantauan tim Pasundan Ekspres pada Kamis (3/7) menunjukkan, pengerjaan dilakukan dengan sistem buka-tutup jalur untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama proses berlangsung.

Jalur yang tengah diperbaiki ini merupakan bagian penting dari akses wisata dan ekonomi warga. 

Jalan yang sebelumnya bergelombang dan tidak rata, kini telah berubah signifikan menjadi mulus dan nyaman dilalui. Tanjakan Aman, salah satu titik rawan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung Barat, menjadi perhatian utama dalam proyek ini.

"Sekarang jalanan di tanjakan Aman leucir pisan!. Dulu mah sering ngeluh karena mobil suka oleng, sekarang mulus tanpa tambalan," ujar Andre Tasman, warga Desa Ciater, yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Ia mengaku kagum dengan kualitas pekerjaan yang dilakukan. Tidak ada tambalan-tambalan kecil seperti biasanya. Semuanya dilakukan dengan full hotmix, yang membuat jalanan terlihat rata dan kuat.

Tak hanya warga lokal yang merasa puas, para wisatawan pun memberikan tanggapan positif. Byan, seorang wisatawan asal Jakarta yang tengah berlibur bersama keluarganya ke kawasan wisata air panas Ciater, mengaku sangat terkesan dengan kenyamanan jalan saat ini.

"Biasanya kalau ke sini suka stres duluan karena jalannya jelek, apalagi pas tanjakan. Sekarang enak banget, kendaraan nyaman, enggak goyang-goyang. Salut untuk Pak Gubernur Jabar dan tim PU-nya," katanya.

Menurut Byan, perbaikan jalan ini bukan hanya berdampak pada kenyamanan berkendara, tetapi juga sangat mendukung sektor pariwisata di Subang dan Bandung Barat. 

Ia menyebut akses yang baik adalah salah satu faktor utama yang menentukan minat wisatawan untuk datang kembali ke suatu daerah.

Pernyataan tersebut kini mulai terbukti, salah satunya melalui proyek perbaikan jalan provinsi di Subang ini.

Bahkan, menurut warga sekitar, proses perbaikan berlangsung cepat, rapi, dan profesional, tanpa harus menunggu hingga rusak parah seperti yang sering terjadi sebelumnya.

Keberhasilan pengaspalan hotmix di jalur Ciater–Bandung Barat ini menjadi harapan baru bagi warga di daerah lain.

Banyak yang berharap agar program ini berlanjut dan merata hingga ke seluruh pelosok Jawa Barat, khususnya desa-desa yang selama ini minim perhatian dari pemerintah.

Sebagaimana diketahui, akses jalan yang baik memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi, kelancaran mobilitas, hingga pelayanan publik.

Jalan yang halus tidak hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan, kerusakan kendaraan, dan stres pengendara.

Apa yang kini dirasakan warga Subang dan pengguna jalur wisata Ciater adalah hasil nyata dari janji politik yang diwujudkan dalam bentuk kerja nyata. Di saat banyak pemimpin hanya berhenti pada retorika, Dedi Mulyadi membuktikan bahwa kesejahteraan bisa dimulai dari jalan yang mulus.

Warga kini menaruh harapan besar agar proyek ini terus berjalan dengan semangat yang sama—semangat melayani, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit, Thailand Tumbang di Adu Penalti

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit, Thailand Tumbang di Adu Penalti

Olahraga2 jam lalu
Indonesia vs Thailand 1-1, Final FIFA ASEAN Cup 2026 Berlanjut ke Babak Tambahan

Indonesia vs Thailand 1-1, Final FIFA ASEAN Cup 2026 Berlanjut ke Babak Tambahan

Olahraga3 jam lalu
Indonesia vs Thailand 0-0 di Babak Pertama Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia vs Thailand 0-0 di Babak Pertama Final FIFA ASEAN Cup 2026

Lifestyle4 jam lalu
Tidak Hanya Dapat Jadwal yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah

Tidak Hanya Dapat Jadwal yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah

Nasional4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Babak Pertama Indonesia vs Thailand Masih 0-0 di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Babak Pertama Indonesia vs Thailand Masih 0-0 di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Dukung Pembangunan, Teh Ineu Ajak Warga Taat Bayar Pajak

Dukung Pembangunan, Teh Ineu Ajak Warga Taat Bayar Pajak

Subang6 jam lalu
Daftar Susunan Pemain Timnas Indonesia VS Thailand di Final FIFA ASEAN CUP 2026

Daftar Susunan Pemain Timnas Indonesia VS Thailand di Final FIFA ASEAN CUP 2026

Olahraga6 jam lalu
Kapolres Subang Tegaskan Sinergi TNI-Polri jadi Kunci Jaga Keamanan Daerah

Kapolres Subang Tegaskan Sinergi TNI-Polri jadi Kunci Jaga Keamanan Daerah

Subang6 jam lalu
Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu
The 127th REAAA Governing Council Meeting Kunjungi IKN, Soroti Infrastruktur dan Kota Berkelanjutan

The 127th REAAA Governing Council Meeting Kunjungi IKN, Soroti Infrastruktur dan Kota Berkelanjutan

Nasional6 jam lalu