Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Pertanyakan Arah Pemanfaatan Lahan Eks Pedagang di Subang, Pasca Pembongkaran Bangunan Liar

E
EgiEditor: Egi
|06:06 WIB
Bagikan:
Warga Pertanyakan Arah Pemanfaatan Lahan Eks Pedagang di Subang, Pasca Pembongkaran Bangunan Liar
Lahan yang sebelumnya digunakan para pedagang dibiarkan terbengkalai tanpa ada pemanfaatan yang jelas.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Sejumlah warga Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, mempertanyakan kejelasan arah dan rencana pemerintah daerah terkait lahan bekas bangunan liar yang telah dibongkar dalam beberapa waktu terakhir. 

Mereka berharap agar pasca pembongkaran, lahan yang sebelumnya digunakan para pedagang tidak dibiarkan terbengkalai, tetapi dimanfaatkan untuk sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Salah satu warga Jalancagak, Mamat (52), menyampaikan  mengenai nasib para pedagang yang kehilangan tempat usaha setelah bangunan semi permanen mereka ditertibkan oleh pemerintah.

"Kami sebagai warga bertanya-tanya, ini setelah dibongkar para pedagang mau dikemanakan?. Lahan ini ke depannya mau dijadikan apa?. Jangan sampai setelah dibongkar terus dibiarkan kosong begitu saja," ujar Mamat kepada Pasundan Ekspres, Rabu (4/6).

Ia juga berharap adanya sosialisasi dan keterbukaan dari pihak pemerintah Kabupaten Subang mengenai rencana penataan ruang di Jalancagak, terutama di zona-zona yang sebelumnya menjadi tempat aktivitas ekonomi warga kecil.

Hal senada juga disampaikan Osan, seorang mahasiswa Universitas Subang (UNSUB), yang turut mengamati dinamika sosial di kawasan tersebut.

Ia menilai pemerintah tidak boleh hanya mengedepankan aspek penertiban tanpa memikirkan dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan terhadap masyarakat, khususnya para pedagang kecil.

"Kami mengerti penertiban itu penting untuk penataan ruang, tapi pasca pembongkaran harus jelas. Apa tindak lanjutnya? Apakah akan ada relokasi? Apakah lahannya akan dibangun fasilitas umum? Jangan sampai masyarakat hanya jadi penonton tanpa dilibatkan dalam perencanaan," ungkap Osan.

Ia juga mendorong agar Pemkab Subang menyampaikan rencana jangka pendek dan panjang secara terbuka agar tidak menimbulkan ketidakpastian di tengah masyarakat.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional33 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu