Polisi Selidiki Dugaan Transaksi Narkoba di Cihampelas

BANDUNG BARAT – Dugaan transaksi narkoba di Cihampelas menjadi sorotan setelah sebuah rekaman video drone yang diduga memperlihatkan aktivitas tersebut di Desa Singajaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), viral di media sosial.
Video yang beredar melalui akun Instagram @badanperwakilannetizen2 itu memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor mendatangi sebuah bangunan yang diduga menjadi lokasi transaksi obat-obatan terlarang. Rekaman dari udara tersebut memicu beragam tanggapan warganet sekaligus menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Menanggapi video yang ramai diperbincangkan, jajaran Polsek Cililin langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Kapolsek Cililin, IPTU Isman Rusmandijanto, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima informasi mengenai video viral tersebut. "Setelah kami mendapatkan informasi seperti itu, kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi," ujar Isman saat dikonfirmasi.
Namun, ketika petugas tiba di lokasi, aktivitas yang diduga terekam dalam video sudah tidak ditemukan. Bangunan yang dicurigai sebagai tempat transaksi juga dalam keadaan tertutup dan tidak terlihat adanya aktivitas. "Pada saat itu di lokasi sudah tidak ada lagi kegiatan. Setelahnya kami pasang police line. Yang kami turunkan anggota dari Polsek Cililin, Kanit Reskrim dan anggota Reskrim," katanya.
Meski belum menemukan barang bukti maupun pihak yang diduga terlibat, kepolisian memastikan penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi saat ini melakukan pendalaman serta mengumpulkan berbagai informasi untuk mengungkap dugaan peredaran narkotika di lokasi tersebut.
Isman mengaku pihaknya juga belum dapat memastikan fungsi bangunan yang terlihat dalam rekaman video drone tersebut. Dugaan sementara, bangunan itu merupakan sebuah warung, namun aktivitas sebenarnya masih didalami penyidik. "Kayanya tempatnya sejenis warung. Kita enggak tahu pasti aktivitasnya apa. Yang jelas sudah tertutup saat ini," ujarnya.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki kebenaran isi rekaman video yang beredar di media sosial tersebut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai kasus tersebut dan segera melaporkan kepada aparat apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan dugaan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Bandung Barat.(ijr/sep)
