Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tak Andalkan Dana Desa, Warga Citapen Gotong Royong Cor Jalan dengan Dana Rp40 Juta

H
HubaEditor: Huba
|10:02 WIB
Bagikan:
Tak Andalkan Dana Desa, Warga Citapen Gotong Royong Cor Jalan dengan Dana Rp40 Juta
PENGECORAN JALAN: Sejumlah warga mengerjakan pengecoran jalan di Kampung Rancakuda, Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, KBB. Jalan sepanjang 120 meter diperbaiki dengan dana swadaya dan donatur sekitar Rp40 juta. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

BANDUNG BARAT-Menunggu perbaikan dari pemerintah bukan pilihan bagi warga Kampung Rancakuda, Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Karena anggaran desa terbatas, warga Citapen gotong royong cor jalan yang selama ini menjadi akses penting menuju jalan raya kabupaten.

Tak tanggung-tanggung, sekitar Rp40 juta berhasil dikumpulkan untuk mengecor jalan sepanjang kurang lebih 120 meter dengan lebar rata-rata 2,5 meter.

Pengecoran dilakukan secara gotong royong  sejak Sabtu (8/8/2026) di Kampung Rancakuda RT 01 RW 01. Jalan tersebut bukan sekadar jalan lingkungan, tetapi juga berada tepat di perbatasan Desa Citapen dan Desa Cihampelas.

Ruas jalan itu menjadi akses alternatif warga dari kawasan permukiman bagian belakang menuju jalan raya kabupaten. Kerusakan yang terjadi di sejumlah titik selama ini cukup menghambat aktivitas masyarakat.

Ketua Pelaksana Pengecoran, Asep Eot mengatakan perbaikan jalan terlaksana berkat kepedulian warga dan para donatur. "Anggaran Rp40 juta ini dari donatur yang memberikan sumbangan. Saya memohon maaf kepada warga karena sementara jalan ditutup untuk dilakukan pengecoran," ujar Asep.

Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat memiliki keinginan yang sama, yakni membuat akses warga menjadi lebih nyaman dan aman.

Semangat gotong royong warga juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Citapen. Kepala Desa Citapen Iwan Kristiawan bahkan turut hadir di lokasi saat proses pengecoran berlangsung.

Pemdes Citapen membantu menyediakan dua unit mobil pikap untuk mengangkut material beton. Kendaraan tersebut digunakan karena truk molen tidak dapat masuk hingga ke lokasi pekerjaan.

Iwan mengapresiasi kepedulian warga dan para donatur yang bersedia bergotong royong memperbaiki jalan. "Berkat swadaya masyarakat dan juga donatur yang peduli dengan lingkungan ini. Kolaborasi juga dengan para pengurus RT dan RW," kata Iwan.

Namun, di balik gotong royong tersebut, terdapat persoalan lain yang tidak kalah penting. Iwan mengakui keterbatasan anggaran desa membuat pemerintah desa tidak lagi leluasa membangun infrastruktur jalan kampung seperti sebelumnya. "Desa juga sudah tidak dapat membangun infrastruktur seperti sebelumnya karena anggaran desa sudah tidak ada lagi untuk membangun jalan kampung," ujarnya.

Perbaikan sepanjang 120 meter itu belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan. Masih terdapat bagian jalan lain yang membutuhkan penanganan.

Apalagi, jalan tersebut berada di kawasan perbatasan dua desa sehingga penanganannya idealnya membutuhkan koordinasi antara Desa Citapen dan Desa Cihampelas.

Meski demikian, bagi warga Kampung Rancakuda, pengecoran tersebut menjadi kabar baik. Jalan yang sebelumnya rusak kini mulai diperbaiki melalui kekuatan swadaya masyarakat.

Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, warga akhirnya menunjukkan bahwa gotong royong bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi jalan keluar untuk menjaga akses dan fasilitas umum yang mereka gunakan setiap hari.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Headline53 menit lalu
Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Lifestyle1 jam lalu
DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

Subang2 jam lalu
Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Subang3 jam lalu
Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Lifestyle3 jam lalu
Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Olahraga4 jam lalu
Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Subang5 jam lalu
BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

Nasional5 jam lalu
Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Nasional5 jam lalu