Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

81 Tahun Merdeka, di Kecamatan Ciater Belum Ada SMA Negeri, Elina Henafya Dorong Pemprov Jabar Turun Tangan

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|12:56 WIB
Bagikan:
81 Tahun Merdeka, di Kecamatan Ciater Belum Ada SMA Negeri, Elina Henafya Dorong Pemprov Jabar Turun Tangan
Anggota DPRD Subang Elina Henafya.

SUBANG - Usia kemerdekaan Indonesia telah memasuki 81 tahun. Namun, di tengah gegap gempita peringatan HUT ke-81 RI, masih ada persoalan mendasar yang dirasakan masyarakat Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, yakni belum adanya SMA Negeri di wilayah tersebut.

Persoalan pendidikan itu menjadi perhatian politisi muda perempuan Partai Golkar, Elina Henafya, saat menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Ciater, Senin (17/8/2026).

Menurut Elina, keberadaan SMA Negeri di Ciater menjadi kebutuhan yang cukup mendesak. Pasalnya, anak-anak di Kecamatan Ciater selama ini harus mencari sekolah di luar wilayah atau memilih sekolah swasta untuk melanjutkan pendidikan setelah lulus SMP.

“Harapan saya di Ciater ini bisa ada SMA Negeri, karena memang sampai sekarang Ciater belum ada sekolah negeri,” ujar Elina.

Ia menilai persoalan tersebut bukan sekadar mengenai ketersediaan gedung sekolah, tetapi menyangkut akses pendidikan bagi anak-anak Ciater.

Terlebih, persoalan zonasi membuat kondisi menjadi semakin sulit. Elina menyebut, secara wilayah Kecamatan Ciater justru tidak masuk dalam pilihan zonasi ke Jalancagak, melainkan mengarah ke wilayah Lembang.

“Untuk zonasi tidak masuk Jalancagak, malah ke Lembang. Akhirnya anak-anak di sini sekolahnya banyak yang swasta,” katanya.

Kondisi tersebut, menurut Elina, perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sebab, pembangunan SMA Negeri merupakan kewenangan pemerintah provinsi.

Ia berharap Pemprov Jawa Barat dapat melihat langsung kebutuhan masyarakat Ciater dan segera mengambil kebijakan untuk menghadirkan sekolah negeri di wilayah tersebut.

“Mudah-mudahan ada kebijakan dari provinsi. Mudah-mudahan segera dibangunkan sekolah negeri di Ciater,” harapnya.

Elina menilai, keberadaan SMA Negeri akan memberikan pilihan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat. Selain itu, sekolah negeri yang berada di wilayah sendiri juga akan memudahkan akses anak-anak Ciater untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus terbentur persoalan jarak maupun zonasi.

“Jangan sampai anak-anak Ciater tinggal di wilayah sendiri, tetapi untuk mendapatkan sekolah negeri justru harus keluar wilayah,” tegasnya.

Menurut Elina, pendidikan merupakan salah satu bagian penting dari makna kemerdekaan. Setelah 81 tahun Indonesia merdeka, anak-anak di daerah harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Ia berharap persoalan tersebut tidak hanya menjadi aspirasi setiap momentum peringatan kemerdekaan, tetapi benar-benar masuk dalam pembahasan dan perencanaan pembangunan.

Selain persoalan pendidikan, Elina juga menyerap aspirasi masyarakat terkait infrastruktur jalan. Ia mengatakan, perbaikan jalan menjadi salah satu kebutuhan warga yang terus disuarakan dan akan diselaraskan dengan program Pemerintah Kabupaten Subang.

Camat Ciater Alex Nursalam, S.STP., mengatakan pihaknya telah membentuk kepanitiaan yang secara khusus menangani proses tersebut. Bahkan, kepanitiaan tersebut disebut telah dituangkan melalui surat keputusan (SK).

“Yang jelas kami sudah menyusun kepanitiaan dan sudah di-SK-kan. Sekarang sedang berproses,” kata Alex.

Ia berharap proses yang sedang berjalan tersebut dapat segera membuahkan hasil. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun diharapkan menjadi penyemangat sekaligus doa bersama agar Ciater segera memiliki SMA Negeri seperti kecamatan lainnya.

“Mudah-mudahan doakan saja segera. Momentum HUT RI ini menjadi momentum Ciater mempunyai sekolah SMA seperti kecamatan-kecamatan yang lain,” ujarnya.

Alex menilai kehadiran SMA Negeri akan menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan pendidikan di Kecamatan Ciater.

Pasalnya, kebutuhan sekolah tingkat menengah atas terus berkembang seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan.

Bagi masyarakat, persoalan ini bukan lagi sebatas wacana. Anak-anak Ciater membutuhkan kepastian bahwa setelah menyelesaikan SMP, mereka memiliki akses pendidikan lanjutan yang dekat dengan tempat tinggalnya.(hdi/ysp) 

Berita Terbaru

Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Subang39 menit lalu
Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Subang39 menit lalu
Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Lifestyle1 jam lalu
Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Lifestyle2 jam lalu
Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Lifestyle2 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Lifestyle3 jam lalu
Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Nasional4 jam lalu
Bukan Cuma Gaspol! Honda Bawa CRF150L ke TRABAS Merdeka 23, Jalur Tanah Jadi Panggung Adventure

Bukan Cuma Gaspol! Honda Bawa CRF150L ke TRABAS Merdeka 23, Jalur Tanah Jadi Panggung Adventure

Nasional4 jam lalu
Leo/Daniel Sumbang Emas, Ini Total Raihan Medali Badminton Indonesia di Asian Games 2026

Leo/Daniel Sumbang Emas, Ini Total Raihan Medali Badminton Indonesia di Asian Games 2026

Olahraga4 jam lalu