Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Antisipasi Kelangkaan LPG 3 Kg saat Kemarau, Pemkab Subang Kembali Ajukan Extra Dropping ke Pertamina

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|09:25 WIB
Bagikan:
Antisipasi Kelangkaan LPG 3 Kg saat Kemarau, Pemkab Subang Kembali Ajukan Extra Dropping ke Pertamina
PEMBAHASAN: Pemkab Subang bersama dengan Sat Intelkam Polres dan Hiswana Migas saat membahas penambahan pasokan gas LPG 3 Kg ke Pertamina. Cindy Desita/Pasundan Ekspres

SUBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang kembali mengajukan extra dropping LPG subsidi 3 kilogram kepada PT Pertamina Patra Niaga untuk mengantisipasi potensi kelangkaan gas melon di sejumlah kecamatan selama musim kemarau. Langkah ini diambil sebagai antisipasi kelangkaan LPG 3 kilogram meningkat karena banyak petani menggunakan tabung bersubsidi sebagai bahan bakar pompa air untuk mengairi sawah.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Subang, Muhamad Khairil Syahdu Mukhtar, mengatakan pemerintah daerah telah kembali mengirimkan surat permohonan penambahan pasokan kepada Pertamina.

"Kita malah sudah bikin lagi surat buat extra dropping terbaru pagi tadi untuk wilayah kecamatan yang terdapat kelangkaan LPG 3 kilogram," ujarnya kepada Pasundan Ekspres, belum lama ini. 

Berdasarkan surat Sekretariat Daerah Kabupaten Subang tertanggal 17 Juli 2026, permohonan tersebut ditujukan kepada Sales Area Manager Retail Karawang PT Pertamina Patra Niaga.

Menurut Khairil, meningkatnya kebutuhan LPG bersubsidi dipicu musim kemarau yang membuat petani memanfaatkan gas melon sebagai bahan bakar mesin pompa untuk mengairi lahan pertanian.

"Kondisi ini menyebabkan permintaan gas melon meningkat signifikan dan berpotensi mengganggu ketersediaan pasokan bagi masyarakat," katanya.

Wilayah yang diperkirakan mengalami lonjakan kebutuhan meliputi Kecamatan Cibogo, Pagaden, Pagaden Barat, Cikaum, Binong, Pusakanagara, Pusakajaya, Compreng, dan Cipunagara.

. 
Distribusi Normal, Konsumsi Meningkat
Khairil menegaskan peningkatan kebutuhan LPG 3 kilogram bukan disebabkan terganggunya distribusi dari Pertamina. Menurutnya, penyaluran gas bersubsidi masih berjalan normal, sedangkan lonjakan permintaan terjadi karena meningkatnya penggunaan untuk pompa air.

"Kalau dikomunikasikan dengan Pertamina, gas LPG 3 kilogram tidak langka dan tidak ada keterlambatan distribusi. Penyalurannya normal. Hanya saja kebutuhan masyarakat meningkat karena sebagian digunakan untuk alat penyedot air," jelasnya.

Selain mengusulkan tambahan pasokan, Pemkab Subang juga menyiapkan surat edaran kepada agen LPG 3 kilogram agar penyaluran gas bersubsidi tetap sesuai ketentuan penerima manfaat.

Khairil menjelaskan, agen akan diimbau tidak menjual LPG subsidi kepada petani yang mengelola lahan lebih dari 0,5 hektare karena sudah terdapat aturan mengenai sasaran penerima subsidi.

"Sekarang kami sedang membuat surat edaran atau imbauan kepada agen LPG agar tidak menjual kepada petani yang memiliki lahan di atas 0,5 hektare karena sudah ada ketentuan mengenai petani sasaran," ujarnya.

Ia menambahkan, langkah antisipatif tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Sat Intelkam Polres Subang, Hiswana Migas, DKUPP, dan pihak terkait lainnya agar distribusi LPG bersubsidi tetap terkendali selama musim kemarau.(cdp/ysp) 

Berita Terbaru

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga2 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini2 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat3 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline6 jam lalu
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline7 jam lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional8 jam lalu
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline15 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional17 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional17 jam lalu