Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Barang Bukti Inkrah Dimusnahkan, Kajari Purwakarta: Angkanya Menurun

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:44 WIB
Bagikan:
Barang Bukti Inkrah Dimusnahkan, Kajari Purwakarta: Angkanya Menurun
Kejaksaan Negeri Purwakarta memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum dan tindak pidana khusus berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, Rabu (28/5). ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana umum dan tindak pidana khusus berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, Rabu (28/5).

Bertempat di Halaman Kantor Kejari Purwakarta, Jl. Siliwangi No. 25 Nagri Kidul, Purwakarta, pemusnahan tersebut dihadiri perwakilan Forkopimda Purwakarta.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta Martha Parulina Berliana menegaskan, barang bukti perkara inkrah yang dimusnahkan kali ini angkanya berkurang.

Berkurangnya angka ini, sambungnya, dapat menjadi salah satu indikator menurunnya jumlah tindak pidana. Akan tetapi, memang harus dilihat secara keseluruhan dari semua aspek.

"Di antaranya, dari jumlah tersangka yang ditangkap, kemudian dari angka pasti yang bisa dilihat dari Badan Pusat Statistik, banyak indikatornya. Yang jelas, pemusnahan barang bukti ini juga termasuk salah satunya," kata Martha.

Lebih lanjut Martha menyebutkan, Kejari Purwakarta bertindak sebagai eksekutor yang melaksanakan eksekusi putusan Pengadilan Negeri Purwakarta.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Dista Anggara mengatakan, pemusnahan barang bukti kali ini berasal dari 61 perkara inkrah.

"Ke-61 perkara tersebut meliputi tindak pidana narkotika sebanyak 35 perkara, tindak pidana kesehatan enam perkara, tindak pidana cukai satu perkara dan tindak pidana lainnya 19 perkara," ujar Dista.

Adapun rinciannya, kata Dista, tindak pidana narkotika terdiri atas ganja seberat 2.126,15 gram, tembakau sintetis 247,79 gram, shabu 120,34 gram dan cairan sintesis sebanyak 65 mililiter.

Kemudian, tindak pidana kesehatan berupa obat terlarang merk Dextromethorpham, Hexymer, Double Y, Tramadol, Reklona, Alprazolam, Xloazepam, Trihexyphendyl dan Tablet Putih dengan jumlah total 5.380 butir.

"Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan dengan cara diblender menggunakan campuran pembersih lantai dan air," ucap Dista.

Selanjutnya, tindak pidana cukai berupa rokok tidak kena cukai sebanyak 935.920 batang yang dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan incenerator.

Pihaknya juga memusnahkan barang bukti tindak pidana umum lainnya seperti pencurian, penipuan, kepemilikan senjata tajam penganiayaan, pemerasan pembunuhan hingga ITE.

"Barang buktinya berupa pakaian dan tas yang dimusnahkan dengan cara dibakar, handphone dan smartphone dirusak menggunakan palu serta senjata tajam dengan cara digerinda," katanya.(add)

Berita Terbaru

Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Diperluas, Kelompok Desil 7-8 Bakal Ditanggung Pemerintah

Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Diperluas, Kelompok Desil 7-8 Bakal Ditanggung Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sejumlah Desa di Kecamatan Bojong, Pohon Tumbang Putus Jaringan Listrik

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sejumlah Desa di Kecamatan Bojong, Pohon Tumbang Putus Jaringan Listrik

Purwakarta1 jam lalu
Respons SBY soal Politik Indonesia Usai Isu Penyadapan, Prabowo Diingatkan Amanah Rakyat

Respons SBY soal Politik Indonesia Usai Isu Penyadapan, Prabowo Diingatkan Amanah Rakyat

Nasional1 jam lalu
Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Riset dan Inovasi2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Riset dan Inovasi2 jam lalu
Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Nasional2 jam lalu
Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Olahraga2 jam lalu
Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Headline2 jam lalu
DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

Headline3 jam lalu
Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Nasional3 jam lalu