Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bentuknya Diubah! Inilah Pemilik Awal Bus Pariwisata yang Kecelakaan di Subang Jawa Barat

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|16:08 WIB
Bagikan:
Bentuknya Diubah! Inilah Pemilik Awal Bus Pariwisata yang Kecelakaan di Subang Jawa Barat
Bentuknya Diubah! Inilah Pemilik Awal Bus Pariwisata yang Kecelakaan di Subang Jawa Barat/foto via Screenshot TikTok (PASUNDAN EKSPRES)

PASUNDAN EKSPRES - Bus pariwisata PO Trans Putera Fajar yang mengangkut siswa dari SMK Lingga Kencana Depok mengalami kecelakaan di Ciater, Subang, Jawa Barat pada tanggal 11 Mei 2024. Bus tersebut telah mengalami perubahan kepemilikan sejak sebelumnya. Siapakah pemilik pertamanya?

Dalam berbagai laporan di media sosial, diketahui bahwa pemilik asli bus dengan sasis Hino tersebut adalah PO Siliwangi Antar Nusa (SAN). Direktur Utama PT SAN Putra Sejahtera, Kurnia Lesani Adnan, mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut.

"Ya, pemilik asli bus tersebut adalah PO SAN. Kami telah menjual bus itu kepada Jaya Guna Hage pada tahun 2022," ungkap Kurnia Lesani Adnan.

BACA JUGA:Catat dan Laporkan! Ini 30 Jenis Praktik Pungli yang Umum Terjadi di Sekolah

Setelah berpindah kepemilikan ke Jaya Guna Hage, bus tersebut mengalami peremajaan bodi dari bodi Laksana Discovery awal menjadi bodi model 'Adiputro' jenis SHD (super high decker).

Lebih lanjut, Kurnia Lesani Adnan menyebutkan bahwa sebelum dijual ke PT Jaya Guna Hage, bus tersebut telah digunakan untuk berbagai layanan transportasi. "Antara tahun 2006 hingga 2009, bus digunakan oleh Chevron, kemudian dari tahun 2010 hingga 2019, bus melayani AKAP Pekanbaru-Tulungagung," tambah Kurnia Lesani Adnan.

Sebelumnya telah dilaporkan bahwa bus pariwisata Trans Putera Fajar yang membawa siswa dari SMK Lingga Kencana Depok mengalami kecelakaan di Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat pada hari Sabtu, 11 Mei 2024.

Kecelakaan ini menyebabkan 11 orang tewas, 12 orang mengalami luka berat, dan 20 orang mengalami luka ringan.

Dugaan sementara terkait penyebab kecelakaan adalah rem blong. Sopir bus pariwisata PO Trans Putera Fajar diketahui sempat melakukan perbaikan pada sistem pengereman bus saat berada di lokasi istirahat.

Seperti yang dikutip dari detikOto pada Senin 13 Mei 2024, melalui aplikasi Mitra Darat yang dimiliki oleh Kementerian Perhubungan, diketahui bahwa data bus dengan nomor pelat AD 7524 OG tersebut tidak terdaftar dalam Sistem Informasi Perizinan Online Angkutan dan Multimoda (Spionam).

Selain itu, uji berkala terakhir pada bus tersebut dilakukan pada tanggal 6 Juni 2023 dengan nomor SRUT 551. Uji berkala ini telah kedaluwarsa sejak tanggal 6 Desember 2023.

BACA JUGA:Ini Menurut Kesaksian Sopir Bus Tragedi Kecelakaan Maut di Subang: Angin Rem Tiba-Tiba Habis, Terpaksa Banting Setir

Pemilik bus tersebut saat ini adalah Jaya Guna Hage. Informasi tambahan mencantumkan bahwa sasis yang digunakan adalah sasis Hino tipe AK1JRKA yang diproduksi pada tahun 2006. Dengan demikian, pada tahun 2024 ini, usia sasis tersebut sudah mencapai 18 tahun.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional51 menit lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional1 jam lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle2 jam lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga2 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle3 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang4 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional4 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional5 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang5 jam lalu