Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BMKG Prediksi Awal Musim Kemarau 2024: Kesiapan dan Dampaknya

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|21:14 WIB
Bagikan:
BMKG Prediksi Awal Musim Kemarau 2024: Kesiapan dan Dampaknya
BMKG Prediksi Awal Musim Kemarau 2024/foto ilustrasi kemarau via Screenshot Freepik/vecstock

PASUNDAN EKSPRES - BMKG telah meramalkan bahwa awal musim kemarau di Indonesia diperkirakan akan dimulai pada bulan April 2024. 

Prediksi ini menandakan bahwa wilayah yang pertama kali akan mengalami musim kemarau adalah NTT, NTB, dan Bali, yang kemudian akan diikuti oleh wilayah Jawa.

 

Diperkirakan bahwa musim kemarau akan mendominasi hampir seluruh wilayah Indonesia dari bulan Mei hingga Agustus 2024.

BACA JUGA:Sat Res Narkoba Polres Subang Berhasil Tangkap Pengedar Ganja

 

Seperti yang dikutip dari detikedu pada minggu 17 Maret 2024, Menurut Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, awal musim kemarau ini dipengaruhi oleh aktivitas monsun Australia. 

 

Ia menjelaskan bahwa transisi dari musim hujan ke musim kemarau berkaitan dengan perubahan arah angin dari barat (monsun Asia) menjadi timur (monsun Australia).

 

Meskipun demikian, BMKG memperkirakan bahwa musim kemarau tahun 2024 secara keseluruhan akan berjalan secara normal atau bahkan di atas normal. 

 

Oleh karena itu, BMKG mendorong para pemangku kepentingan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak musim kemarau, terutama di wilayah yang diperkirakan akan mengalami musim kemarau dengan intensitas di bawah normal atau lebih kering dari biasanya.

 

Tindakan preventif diperlukan untuk mengurangi risiko bencana seperti kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan, serta kekurangan pasokan air. 

 

Di sisi lain, di wilayah yang diperkirakan akan mengalami musim kemarau dengan intensitas di atas normal atau lebih basah dari biasanya, disarankan agar pemerintah daerah lebih memperhatikan strategi penyimpanan air.

 

BMKG menekankan bahwa prediksi ini harus digunakan sebagai peringatan dini oleh para pemangku kepentingan untuk mempersiapkan langkah-langkah preventif guna mengurangi dampak negatif atau bahkan memanfaatkan dampak positif dari musim kemarau tersebut. 

 

Hal ini juga memerlukan penyesuaian dalam pola tanam yang digunakan oleh para petani.

BACA JUGA:Mulai Besok! Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Marga Group Dibuka, Begini Cara Daftarnya

 

Selain itu, Dwikorita juga menjelaskan bahwa fenomena El Nino diprediksi akan berada dalam kondisi netral pada bulan Mei, Juni, dan Juli 2024, dengan potensi beralih menjadi La Nina Lemah pada triwulan berikutnya, yaitu Juli, Agustus, dan September 2024.


(hil/hil)

Berita Terbaru

Pembangunan Mal di Subang Bukan Cuma Soal Belanja, Ini Dampaknya bagi UMKM

Pembangunan Mal di Subang Bukan Cuma Soal Belanja, Ini Dampaknya bagi UMKM

Subang1 jam lalu
Kawasan Industri Suryacipta Subang Makin Berkembang, Peluang Usaha Ini Bisa Ikut Tumbuh

Kawasan Industri Suryacipta Subang Makin Berkembang, Peluang Usaha Ini Bisa Ikut Tumbuh

Lifestyle2 jam lalu
Jadwal dan Tempat Nonton Java United FC vs Persib Bandung, Pekan Kesembilan BRI Super League 2026/2027

Jadwal dan Tempat Nonton Java United FC vs Persib Bandung, Pekan Kesembilan BRI Super League 2026/2027

Olahraga5 jam lalu
Cara Cairkan BPJS Ketenagakerjaan 2026, Simak Syarat dan Langkah-Langkahnya

Cara Cairkan BPJS Ketenagakerjaan 2026, Simak Syarat dan Langkah-Langkahnya

Nasional6 jam lalu
Cetak Sejarah, Futsal Putri Kabupaten Subang Tembus Empat Besar Porprov XV Jabar

Cetak Sejarah, Futsal Putri Kabupaten Subang Tembus Empat Besar Porprov XV Jabar

Headline6 jam lalu
PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas

PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas

Purwakarta6 jam lalu
Hendak Tawuran di Pagaden, Tiga Remaja Diamankan Polisi dengan Dua Senjata Tajam

Hendak Tawuran di Pagaden, Tiga Remaja Diamankan Polisi dengan Dua Senjata Tajam

Headline6 jam lalu
Jam Buka Lembur Pakuan Subang, Wisata Desa Budaya Sunda yang Gratis dan Instagramable

Jam Buka Lembur Pakuan Subang, Wisata Desa Budaya Sunda yang Gratis dan Instagramable

Lifestyle7 jam lalu
Cara Aktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online, Cukup Pakai Aplikasi wondr Tanpa ke Bank

Cara Aktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online, Cukup Pakai Aplikasi wondr Tanpa ke Bank

Lifestyle7 jam lalu
Loker Subang Terbaru November 2026, Ada Buat Lulusan SMA/SMK

Loker Subang Terbaru November 2026, Ada Buat Lulusan SMA/SMK

Jawa Barat9 jam lalu