Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BPBD Sebut 35% Wilayah Purwakarta Terdampak Kekeringan, Sudah Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih

A
Adam SumartoEditor: Yusup Suparman
|10:00 WIB
Bagikan:
BPBD Sebut 35% Wilayah Purwakarta Terdampak Kekeringan, Sudah Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih
Petugas BPBD Purwakarta menyalurkan air bersih kepada warga di wilayah terdampak kekeringan. Hingga kini, distribusi telah mencapai sekitar 1 juta liter dan menjangkau 15 kecamatan serta 55 desa/kelurahan di Kabupaten Purwakarta.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta mencatat bahwa pihaknya telah menyalurkan sekitar 1 juta liter air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami krisis air. Bahkan, distribusi air bersih untuk warga terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Purwakarta masih terus dilakukan hingga saat ini.

Kepala Pelaksana BPBD Purwakarta, Heryadi Erlan mengatakan, distribusi air bersih tersebut telah menjangkau 15 kecamatan dan 55 desa/kelurahan di Kabupaten Purwakarta.

"Kami sudah kirim air sekitar 1 juta liter kepada masyarakat, tersebar di 15 kecamatan dan 55 desa/kelurahan," kata Abah Erlan, panggilan akrabnya, saat ditemui di Kantor BPBD Purwakarta, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Senin (14/9/2026).

Kondisi Kekeringan Terjadi Cukup Luas

Menurutnya, kondisi kekeringan yang terjadi saat ini cukup luas. Berdasarkan pemetaan BPBD, sekitar 30 hingga 35 persen wilayah Kabupaten Purwakarta terdampak kekeringan, khususnya dalam hal ketersediaan air bersih.

"Persentasenya mungkin di angka 30 sampai 35 persen di wilayah Kabupaten Purwakarta ini, cukup luas," ujar Abah Erlan menambahkan.

Ia menjelaskan, pendistribusian air bersih tidak melulu menggunakan kendaraan tangki berukuran besar, melainkan menyesuaikan dengan kondisi wilayah yang menjadi sasaran distribusi.

Untuk wilayah yang sulit dijangkau kendaraan besar, sambungnya, BPBD menggunakan mobil berukuran lebih kecil yang dilengkapi toren berkapasitas sekitar 2.000 liter.

"Untuk distribusi yang jauh kami menggunakan mobil tangki. Adapun di perkotaan kita menggunakan mobil bak dengan toren 2.000 liter karena itu untuk mempermudah kita memasuki gang-gang ataupun jalan-jalan yang mungkin tidak bisa dilalui kendaraan berat," ucapnya.

Dalam sehari, kata Abah Elran, BPBD memperkirakan distribusi air bersih mencapai lebih dari 10 ritase (pulang pergi). Jika menggunakan kendaraan tangki dengan kapasitas sekitar 5.000 liter, jumlah air yang disalurkan akan berbeda dengan kendaraan kecil berkapasitas 2.000 liter.

"Setiap harinya kami melaksanakan distribusi air bersih itu mungkin lebih dari 10-15 meter kubik, berarti antara 10.000 liter sampai 15.000 liter," katanya.

Penanganan kekeringan tersebut tidak hanya dilakukan BPBD Purwakarta. Abah Erlan menyebutkan, sejumlah pihak turut membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, di antaranya PDAM, PMI, perusahaan serta sejumlah instansi lainnya.

Ia mengatakan kolaborasi tersebut diperlukan mengingat wilayah terdampak kekeringan cukup luas dan kebutuhan air bersih masyarakat terus meningkat.

"Untuk distribusi air bersih ini bukan hanya BPBD, tapi ada beberapa perusahaan, kemudian juga PDAM, PMI dan beberapa instansi yang membantu kita dalam pelaksanaan distribusi air bersih di Kabupaten Purwakarta," ujarnya.(add/ysp)

Berita Terbaru

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle32 menit lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional1 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional3 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional5 jam lalu
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional5 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat5 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional5 jam lalu