Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bupati Reynaldy Tindak Tegas Galian Tanah Merah Ilegal

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|10:00 WIB
Bagikan:
Bupati Reynaldy Tindak Tegas Galian Tanah Merah Ilegal
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita saat sidak ke galian tanah merah ilegal di Kecamatan Purwadadi.(Cindy DEsita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, sidak aktivitas galian tanah merah yang diduga beroperasi tanpa izin di Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Aktivitas tersebut terungkap setelah adanya laporan warga melalui kanal pengaduan Lapor Kang Rey.

Dalam video yang diunggah melalui akun media sosial resminya, Reynaldy terlihat mendatangi langsung lokasi galian yang menjadi keluhan masyarakat. Ia mempertanyakan legalitas kegiatan pengerukan tanah kepada pekerja yang berada di lokasi.

“Geus boga izin can? Main keruk-keruk weh,” ujar Reynaldy kepada salah seorang pekerja tambang, yang berarti, “Sudah punya izin belum? Main keruk-keruk saja," tegasnya.

Pekerja tersebut menjawab singkat, “Teu apal, Pa,” atau tidak tahu.

Reynaldy Meminta Dipertemukan Dengan Pihak Bertanggung Jawab

Mendengar jawaban itu, Reynaldy kemudian meminta agar dipertemukan dengan operator atau pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan galian tersebut.

Kedatangan Bupati Subang itu menjadi respons atas aduan masyarakat yang mempertanyakan aktivitas pengerukan tanah merah yang diduga tetap berlangsung meski belum mengantongi izin.

Melalui unggahan di media sosialnya, Reynaldy menyampaikan bahwa pemerintah daerah menerima banyak keluhan masyarakat terkait truk berkapasitas besar yang mengangkut tanah merah dari lokasi galian di Kecamatan Purwadadi.

Ia menyebut perusahaan terkait telah berulang kali mendapat peringatan dari aparat penegak hukum. Penindakan berupa penutupan permanen lokasi galian juga disebut telah dilakukan oleh Polres Subang bersama Kejaksaan Negeri Subang.

“Pembangunan dan investasi harus berjalan, tetapi tetap dengan menjaga lingkungan dan kepentingan masyarakat,” ungkap Reynaldy.

Dia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin aktivitas investasi dan eksploitasi sumber daya alam mengabaikan ketentuan hukum, kelestarian lingkungan, serta kepentingan warga sekitar.

Masyarakat pun diharapkan terus menyampaikan laporan apabila menemukan aktivitas yang diduga melanggar aturan, sehingga dapat ditindaklanjuti oleh instansi berwenang. (cdp/ysp)

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang8 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang8 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang9 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle11 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle12 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional13 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga13 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional13 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional13 jam lalu