Bupati Subang Perkuat Pengelolaan Sampah di Subang, Empat TPS3R Dibangun Tahun Ini dan Targetkan Setiap Kecamatan Mandiri

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten Subang terus memperkuat langkah dalam menangani persoalan sampah di Subang yang menjadi salah satu tantangan lingkungan di daerah.
Berbagai strategi terpadu mulai disiapkan, mulai dari pengelolaan sampah di tingkat desa, kecamatan, hingga penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., yang akrab disapa Kang Rey menegaskan Pemkab Subang telah menyiapkan langkah komprehensif untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjuta.
Pengelolaan Sampah di Subang Harus Dimulai dari Sumbernya
Menurutnya, persoalan sampah menjadi salah satu perhatian serius pemerintah daerah. Penanganannya tidak hanya sebatas mengangkut sampah ke TPA, tetapi harus dimulai dari sumbernya melalui pengelolaan yang melibatkan masyarakat.
“Masalah sampah ini sedang kita godok secara menyeluruh. Tahun ini kita akan membangun TPS3R di empat titik sebagai langkah awal. Nantinya akan terus bertambah setiap tahun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) menjadi bagian penting dalam mengurangi beban TPA. Sampah yang masuk nantinya akan dikelola dan dipilah agar memiliki nilai manfaat.
Kang Rey juga menyoroti persoalan status lahan TPA Jalupang yang sempat menjadi perhatian saat dirinya berkomunikasi dengan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati). Salah satu hal yang dibahas adalah kejelasan status penggunaan lahan tersebut.
“Yang ditanyakan adalah status tanah TPA Jalupang, apakah hak gunanya masih milik PTPN atau bagaimana. Ini sedang kita kaji agar ke depan tidak menimbulkan persoalan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah idealnya dapat dilakukan di tingkat kecamatan. Dengan sistem tersebut, sampah dapat diproses terlebih dahulu sehingga hanya residu yang dibawa ke TPA.
“Pada akhirnya sampah itu harus dikelola di kecamatan. Kalau bisa residunya dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai, sehingga tidak semuanya berakhir di TPA,” jelasnya.
Pemkab Subang menargetkan pembangunan TPS3R dapat terus diperluas hingga seluruh kecamatan di Kabupaten Subang memiliki sistem pengelolaan sampah yang mandiri.
Selain pembangunan fasilitas, Kang Rey juga mengajak masyarakat, dunia usaha, serta komunitas lingkungan untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dalam memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah.
"Melalui penguatan TPS3R, bank sampah, serta pemberdayaan masyarakat, Pemkab Subang optimistis persoalan sampah dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan demi mewujudkan Subang yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan," pungkasnya.(znl/ysp)
