Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang terus mendorong peningkatan kemampuan numerasi siswa melalui diseminasi pelatihan Metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) berbasis Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Komisariat.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Disdikbud Subang, Heri Sopandi, S.Sos., M.MPd., di SMPN 1 Kalijati, Kamis (29/10/2026).
Pelatihan ini dilaksanakan secara serentak di enam komisariat di Kabupaten Subang. Meski praktik pembelajaran dilakukan secara tatap muka di masing-masing lokasi, pembukaan kegiatan berlangsung secara hybrid melalui Google Meet, sehingga Heri dapat menyampaikan arahan kepada peserta, pengawas SMP, dan kepala sekolah yang mengikuti kegiatan dari komisariat masing-masing.
Dalam arahannya, Heri Sopandi menegaskan pelatihan GASING menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, sekaligus membantu siswa memahami materi yang selama ini kerap dianggap sulit.
Ia meminta seluruh guru peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar metode yang diperoleh dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar di sekolah.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap kemampuan numerasi peserta didik dapat meningkat. Karena itu, diperlukan keseriusan para guru serta dukungan dari pengawas dan kepala sekolah agar program ini berjalan optimal,” ungkapnya.
Heri juga menargetkan seluruh rangkaian diseminasi pelatihan GASING di tingkat komisariat, baik melalui kegiatan luring maupun daring, dapat diselesaikan dalam waktu 15 hari. Ia berharap para peserta tidak hanya memahami metode tersebut, tetapi juga mampu menerapkannya secara efektif kepada siswa.
Sementara itu, Ketua MGMP Matematika Kabupaten Subang, Kusyanto, M.Pd., menjelaskan kegiatan diseminasi ini melibatkan 20 guru SMP yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan intensif selama 15 hari yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat pada September lalu. Program tersebut merupakan bagian dari inisiatif Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
"Para guru yang telah mengikuti pelatihan tersebut kini bertugas sebagai guru pengimbas untuk membagikan pengetahuan dan pengalaman kepada rekan sejawat di Kabupaten Subang," ujarnya.
Penerapan Metode GASING
Dengan demikian, penerapan metode GASING diharapkan dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan peserta didik.
Adapun enam lokasi pelaksanaan diseminasi meliputi Komisariat Kalijati di SMPN 1 Kalijati, Komisariat Subang di SMP Muhammadiyah Subang, Komisariat Jalancagak di SMPN 1 Jalancagak, Komisariat Pagaden di SMPN 1 Pagaden, Komisariat Pamanukan di SMPN 1 Pamanukan, serta Komisariat Ciasem di SMPN 1 Ciasem.
Menurutnya, metode GASING dirancang untuk membuat pembelajaran matematika lebih mudah dipahami melalui pendekatan yang logis, kreatif, dan menyenangkan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mengubah pandangan siswa terhadap matematika sekaligus meningkatkan minat mereka dalam mempelajari materi numerasi.
Melalui program ini, Disdikbud Subang bersama MGMP, pengawas, dan kepala sekolah berharap peningkatan kompetensi guru dapat berdampak langsung terhadap hasil belajar siswa.
"Maka dengan pelaksanaan yang terarah dan target penyelesaian selama 15 hari, diseminasi GASING diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan guru matematika yang berkualitas dan siswa berprestasi di Kabupaten Subang," pungkasnya.(znl/ysp)
