DPMPTSP Subang Wacanakan MPP Keliling, Pelayanan Publik Jemput Bola ke Desa

SUBANG – Warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Subang ke depan tak perlu selalu datang ke kota untuk mengakses berbagai layanan publik. DPMPTSP Subang mewacanakan Mal Pelayanan Publik (MPP) Keliling yang akan membawa layanan langsung ke tengah masyarakat.
Program tersebut dirancang untuk mendekatkan pelayanan kepada warga di wilayah yang secara geografis cukup jauh dari pusat pemerintahan, termasuk kawasan Pantura dan selatan Subang.
Sekretaris DPMPTSP Subang Tian Muhartianto, didampingi JF Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda Risty Wulandari, mengatakan MPP Keliling juga menjadi bagian dari janji Bupati Subang Reynaldi Putra.
Menurutnya, konsep tersebut nantinya dapat diintegrasikan dengan agenda kunjungan Bupati ke berbagai wilayah, seperti kegiatan Saba Desa. Saat agenda berlangsung, DPMPTSP dapat membuka layanan MPP di lokasi yang sama sehingga masyarakat tidak hanya bertemu kepala daerah, tetapi juga dapat mengakses pelayanan administrasi.
"Ke depan ada janji Pak Bupati soal MPP Keliling. Misalnya ketika Pak Bupati ada acara Saba Desa, di situ kita buka MPP, kita buka satu tenda khusus, di mana semua tenant pelayanan yang ada kita bawa ke sana," ujar Tian.
Selain mengikuti agenda Bupati, MPP Keliling juga direncanakan memiliki agenda tersendiri secara berkala. DPMPTSP mempertimbangkan pelaksanaannya satu atau dua bulan sekali dengan memilih lokasi yang jauh dari pusat kota.
Tian mengatakan konsep layanan tersebut akan menggunakan sistem **one day service**, sehingga masyarakat yang datang diharapkan dapat menyelesaikan kebutuhan pelayanan dalam satu hari sesuai jenis layanan yang tersedia.
"Kita juga berencana secara berkala sebulan sekali atau dua bulan sekali kita ngabring ke suatu lokasi untuk menggelar MPP keliling, sistemnya one day service, satu hari selesai pelayanan," katanya.
Dengan pola tersebut, masyarakat yang selama ini terkendala jarak dan waktu untuk datang ke pusat pemerintahan dapat memperoleh akses pelayanan yang lebih dekat.
"Jadi masyarakat yang tidak bisa menjangkau ke kantor, bisa memanfaatkan layanan MPP keliling ini, khusus untuk masyarakat yang jauh, seperti Pantura atau selatan. Kita pengennya pelayanan MPP ke depan seperti itu, biar lebih mendekatkan dan memudahkan masyarakat," jelasnya.
Rencana tersebut sekaligus menjadi upaya DPMPTSP untuk mengembangkan pelayanan publik dengan pendekatan jemput bola. MPP tidak hanya menjadi tempat masyarakat datang untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi, tetapi juga diupayakan hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Meski demikian, pelaksanaan MPP Keliling masih berada pada tahap perencanaan. Teknis pelaksanaan, lokasi, jadwal, serta jenis layanan yang akan dibawa nantinya perlu dipersiapkan lebih lanjut oleh DPMPTSP bersama tenant pelayanan yang terlibat.(red)
