Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

PASUNDANEKSPRES.ID - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi(Kang Rey) dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi(Kang Akur) menjalani sejumlah agenda pada 25–28 Oktober 2026, mulai dari mendorong pengembangan ekonomi kreatif di tingkat nasional, mendukung pembinaan atlet tenis meja, membuka Jambore Kepemudaan, hingga membahas percepatan rencana pengeboran sumur minyak dan gas bumi (migas), peringatan Sumpah Pemuda hingga Deklarasi Damai Pilkades Serentak.
Kang Rey Dorong Subang Dikenal Lewat Ekonomi Kreatif
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, yang akrab disapa Kang Rey, menjadi pembicara dalam Indonesia Creative Connect 2026 bertajuk Leaders Talk–Inovasi dan Regenerasi Pemimpin Muda di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan yang digelar melalui kolaborasi Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia tersebut dibuka oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, serta diikuti berbagai kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia.
Kang Rey Memaparkan Pengembangan Ekonomi
Dalam forum tersebut, Kang Rey memaparkan pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Subang, salah satunya melalui penyelenggaraan SubangFest setiap bulan.
Ia berharap Subang tidak hanya dikenal sebagai daerah industri dan lumbung pangan, tetapi juga memiliki identitas sebagai daerah kreatif yang mampu mengembangkan potensi seni, budaya, kuliner, dan pariwisata.
“Kita punya laut dengan Pelabuhan Patimban, zona tengah dengan kuliner, zona atas dengan Tangkuban Parahu dan pemandian air panas, juga lumbung padi nomor 3 nasional. Selain industri dan lumbung padi, saya ingin Subang dikenal menjadi Kota kreatif,” tegasnya.
Menurut Kang Rey, SubangFest memiliki tiga sektor utama yang terdampak, yakni ruang bagi seniman lokal, perputaran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta hiburan bagi masyarakat.
“UMKM yang terdaftar, perputaran uangnya bisa 350 juta, belum pedagang kaki lima. Manpower-nya anak-anak muda Subang untuk seniman Subang,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemasaran wisata dan budaya perlu dilakukan melalui pendekatan yang lebih variatif, salah satunya dengan menggelar festival. Melalui SubangFest, ia ingin menyatukan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus memberikan ruang bagi seniman lokal.
Kang Rey menegaskan, seniman lokal menjadi bagian utama dalam penyelenggaraan SubangFest, sedangkan kehadiran bintang tamu menjadi nilai tambah bagi masyarakat.
Kang Akur Dorong Pembinaan Atlet Tenis Meja
Pada hari yang sama, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, yang akrab disapa Kang Akur, membuka Turnamen Tenis Meja PC GP Ansor Kabupaten Subang bersama Persatuan Tenis Meja (PTM) Al-Muawanah di GOR Desa Mariuk, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan yang turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ega Agustine Rosyadi tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Turnamen diikuti peserta dari berbagai daerah, tidak hanya dari Jawa Barat.
Kang Akur menyampaikan, pembinaan atlet tenis meja di Kabupaten Subang perlu terus dilakukan agar mampu melahirkan atlet berprestasi pada masa mendatang.
Ia juga berharap Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Subang dapat melahirkan atlet yang mampu mengharumkan nama daerah melalui berbagai kompetisi.
“Saya lebih bangga jika atlet ini lahir dari PTM-PTM Subang,” jelasnya.
Kang Akur berpesan agar para atlet dan ofisial konsisten menjalani latihan serta aktif mengikuti pertandingan di berbagai tingkatan untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding.
Kang Rey
Memasuki Selasa (27/10/2026), Kang Akur membuka Jambore Kepemudaan 2026 di Aula Suhadak Yonif 312 Kala Hitam Subang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan tema “Balik ka Imah” dan semangat “Pemuda Subang Bergerak, Subang Ngabret”.
Didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ega Agustine Rosyadi, Kang Akur mengapresiasi penyelenggaraan jambore yang dinilainya dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperluas jejaring pemuda di Kabupaten Subang.
Ia menjelaskan, tema “Balik ka Imah” tidak hanya dimaknai sebagai ajakan untuk kembali ke rumah secara harfiah, tetapi juga mengandung pesan agar pemuda mengingat nilai-nilai yang diajarkan keluarga, terutama menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Akur juga menyampaikan materi kepemimpinan dengan membagikan pengalaman perjalanan kariernya yang tidak terlepas dari aktivitas organisasi sejak usia muda.
Ia mencontohkan pengalamannya aktif dalam Pramuka, PMR, dan OSIS sejak SD hingga SMA, sebelum menjalani karier di organisasi politik dan pemerintahan. Ia juga menyinggung Kang Rey yang menjadi Bupati Subang pada usia 28 tahun.
“Sejak SD sampai SMA saya aktif di Pramuka, PMR, dan OSIS. Di usia 27 tahun menjadi Sekretaris DPD Partai dan di usia 32 menjadi ketua fraksi DPRD. Termasuk Bupati Subang di usia 28 menjadi Bupati di Kabupaten Subang. Artinya, anda pun bisa,” jelasnya.
Kang Akur berharap Jambore Kepemudaan 2026 menjadi ruang bagi pemuda untuk mengembangkan kreativitas dan kemandirian, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Subang.
Kang Rey
Selain agenda kepemudaan, Kang Akur menghadiri Rapat Lanjutan Percepatan Pengeboran Sumur Migas Prioritas PT Pertamina Hulu Energi di Ruang Rapat Utama, Gedung Bina Graha Lantai 2, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026).
Rapat tersebut membahas tindak lanjut percepatan pengeboran migas, termasuk kesiapan pengeboran 2026, pengajuan alih fungsi lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), penetapan lahan pengganti, serta penyesuaian tata ruang untuk mengakomodasi lokasi sumur migas.
Dalam forum tersebut, Kang Akur menyampaikan bahwa persiapan rencana pengeboran di Kabupaten Subang telah melalui beberapa kali pertemuan dan menunjukkan perkembangan sesuai rencana.
Ia menjelaskan, area yang direncanakan menjadi lokasi pengeboran di Subang mencapai sekitar 4,55 hektare. Dengan perhitungan kebutuhan lahan pengganti minimal tiga kali luas area, kebutuhan tersebut menjadi sekitar 13,65 hektare.
Namun, berdasarkan keterangan tim konsultan, lahan pengganti yang disiapkan berada dalam satu hamparan dengan luas sekitar 17,23 hektare. Lahan tersebut merupakan sawah eksisting yang tidak termasuk dalam LP2B.
“Secara umum Subang sudah siap, tinggal menunggu konsultan menyiapkan kelengkapan dokumen-dokumen pengajuan ke Kementerian Pertanian,” pungkasnya.
Menurut Kang Akur, tahapan selanjutnya mencakup penyelesaian komitmen Pemerintah Kabupaten Subang melalui nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) dengan pihak Pertamina. Draf usulan PKS telah disiapkan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait, sementara kelengkapan dokumen pengajuan masih perlu diselesaikan.
Rapat tersebut juga membahas perlunya percepatan revisi peraturan daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah untuk mendukung proses perizinan dan kesiapan pengeboran.
Kang Akur Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda
Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Subang di halaman Kantor Bupati Subang pada Rabu (28/10/2026). Kang Akur bertindak sebagai pembina upacara.
Upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih yang dipimpin Agus Hermawan, S.STP., selaku Camat Pusakanagara dan pemimpin upacara. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta keputusan Kongres Pemuda 28 Oktober 1928.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Akur membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan yang diwariskan para pemuda melalui Sumpah Pemuda.
Sembilan puluh delapan tahun setelah ikrar tersebut, semangat persatuan dinilai tetap relevan sebagai landasan bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi bagi bangsa.
Rangkaian kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Subang pada 25–28 Oktober tersebut memperlihatkan beragam agenda pembangunan daerah, mulai dari penguatan ekonomi kreatif, pembinaan olahraga, pengembangan kapasitas pemuda, hingga koordinasi percepatan rencana sektor energi.
Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat pentingnya keterlibatan berbagai kalangan, khususnya generasi muda, dalam mendukung kemajuan Kabupaten Subang.
Bupati Subang Hadiri Deklarasi Damai Pilkades Serentak
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, mengingatkan seluruh calon kepala desa, tim pendukung, panitia, dan masyarakat agar menjaga persatuan serta menghindari konflik dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.
Perbedaan pilihan politik, menurutnya, merupakan hal yang wajar dalam demokrasi dan tidak boleh menjadi alasan untuk merusak persaudaraan di tengah masyarakat.
“Berbeda pilihan boleh, tetapi persatuan harus tetap kita jaga. Pilkades adalah kompetisi untuk menentukan pemimpin, bukan alasan untuk memutus persaudaraan,” ungkapnya dalam kegiatan Deklarasi Damai Pilkades Serentak Tahun 2026 yang digelar di GOR Gotong Royong, Kabupaten Subang, Rabu (28/10/2026).
Ia menekankan, Pilkades bukan sekadar proses memilih pemimpin desa, melainkan momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan dan masa depan desa.
Karena itu, seluruh pihak diminta menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi dengan menghormati perbedaan dan meredam potensi gesekan antarpendukung.
Pada 2026, Kabupaten Subang menyelenggarakan Pilkades serentak di 165 desa yang tersebar di 28 kecamatan. Pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut didukung 630 tempat pemungutan suara (TPS), dengan data penduduk yang menjadi potensi pemilih sementara sebanyak 751.939 orang.(red)
