Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kasatreskrim Bantah Video Penangkapan Pelaku Dugaan Pembunuhan Satpam di Jatiluhur, Belum Ada Penetapan Tersangka

A
Adam SumartoEditor: Yusup Suparman
|09:28 WIB
Bagikan:
Kasatreskrim Bantah Video Penangkapan Pelaku Dugaan Pembunuhan Satpam di Jatiluhur, Belum Ada Penetapan Tersangka
EVAKUASI: Jenazah Sumarna (40), petugas satpam objek vital PJT II Waduk Jatiluhur, dievakuasi setelah ditemukan mengapung di tepi Danau Jatiluhur dengan kondisi tangan terborgol. Adam Sumarto/Pasundan Ekspres

PURWAKARTA-Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara membantah berbagai informasi yang beredar di media sosial yang menyebut telah ada pelaku yang diamankan terkait dugaan kasus pembunuhan satpam di Jatiluhur.

"Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Informasi yang beredar di media sosial itu tidak benar, belum ada yang kami amankan," kata Made kepada wartawan di Mapolres Purwakarta, Senin (27/7/2026).

Pernyataannya itu juga sekaligus menegaskan bahwa video terkait penangkapan pelaku yang banyak beredar di berbagai platform adalah hoaks.

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Purwakarta telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi dan mulai menganalisis hasil autopsi korban yang baru diterima penyidik.

Made mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap para saksi masih akan terus berlanjut guna mengungkap secara utuh kronologi di balik kematian korban.

"Sementara kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi. Hari ini kemungkinan ada tambahan saksi lagi yang akan kami periksa. Mereka terdiri atas rekan terdekat, keluarga, rekan kerja, serta orang-orang yang berada di sekitar lokasi kejadian," ujarnya.

Selain memeriksa saksi, penyidik juga mulai mengkaji hasil autopsi yang telah diterima pada hari yang sama. Hasil pemeriksaan medis tersebut akan dipadukan dengan seluruh alat bukti dan keterangan saksi untuk menyusun rangkaian peristiwa secara menyeluruh.

"Hasil autopsi turun hari ini dan nanti akan kami analisa. Kami sudah memiliki beberapa hipotesis dan sedang mengumpulkan berbagai kemungkinan terkait permasalahan yang dialami korban," ucap Made.

Ia menjelaskan, guna mengungkap secara detail bagaimana peristiwa tersebut terjadi, penyidik telah beberapa kali mendatangi lokasi penemuan jasad korban. Bahkan, pra-rekonstruksi telah dilakukan sebanyak tiga kali guna mencocokkan fakta di lapangan dengan keterangan para saksi.

"Kami masih terus mendalami peristiwa ini dan memastikan seluruh proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur. Karena masih dalam tahap penyelidikan mendalam, detail teknisnya belum dapat kami sampaikan kepada publik," kata Made.

Diketahui, korban bernama Sumarna (42) merupakan petugas keamanan di kawasan objek vital Waduk Jatiluhur yang ditemukan meninggal dunia di perairan waduk pada Jumat (24/7/2026). 

Kasus tersebut menyita perhatian publik karena kondisi korban saat ditemukan masih menggunakan seragam hingga tangan dalam keadaan terborgol.(add/ysp)

Berita Terbaru

Cakades Petahana Desa Rangdu Serahkan Aset Kendaraan Dinas

Cakades Petahana Desa Rangdu Serahkan Aset Kendaraan Dinas

Subang9 menit lalu
Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang29 menit lalu
Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Purwakarta49 menit lalu
Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Nasional4 jam lalu
Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Lifestyle4 jam lalu
Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Lifestyle4 jam lalu
Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Nasional5 jam lalu
Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Olahraga5 jam lalu
Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Nasional5 jam lalu