Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi Tewasnya Danramil Aradide Papua Akibat Penembakan oleh OPM

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|14:18 WIB
Bagikan:
Kronologi Tewasnya Danramil Aradide Papua Akibat Penembakan oleh OPM
Foto Screenshot via/iNews Papua

PASUNDAN EKSPRES - Letnan Infanteri Oktovianus Sogarlay (OS), yang menjabat sebagai Komandan Rayon Militer (Danramil) 1703-04/Aradide, telah meninggal dunia akibat serangan dan penembakan yang dilancarkan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Peristiwa penyerangan dan penembakan tersebut terjadi di wilayah Pasir Putih, Distrik Aradide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada hari Kamis, tanggal 11 April.

"Para penyerang dan penembak ini dapat diidentifikasi sebagai anggota gerakan separatis OPM," ujar Letnan Kolonel Infanteri Candra Kurniawan, Juru Bicara Kodam XVII/Cendrawasih, dalam pernyataannya pada hari Jumat, tanggal 12 April.

Kronologi kejadian dimulai pada sore hari Rabu, tanggal 10 April, ketika OS meninggalkan Markas Rayon Militer 1703-04/Aradide. Namun, hingga hari Kamis, tanggal 11 April, ia tidak kembali.

BACA JUGA:OPM Mengklaim Bertanggung Jawab atas Kematian Danramil 04 Aradide

Upaya pencarian kemudian dilakukan, dan OS ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa akibat serangan dan tembakan.

Selain luka tembak, hasil autopsi juga menunjukkan bahwa korban mengalami luka parah di bagian kepala dan tangan.

Menurut Chandra, penyerangan diduga dilakukan oleh anggota OPM Kodap XIII yang dipimpin oleh Matias Gobay. Chandra juga mengungkapkan bahwa OS tidak membawa senjata api saat meninggalkan markas Rayon Militer 1703-04/Aradide.

"Adanya dugaan bahwa pelaku penembakan yang menyebabkan kematian Danramil Aradide adalah anggota OPM Kodap XIII yang dipimpin oleh Matias Gobay," jelas Letnan Kolonel Infanteri Chandra Kurniawan, Juru Bicara Kodam XVII/Cenderawasih, seperti yang dikutip dari CNN Indonesia pada Senin 15 April 2024.

"Ia juga mencatat bahwa sepeda motor yang digunakan korban pada saat kejadian, yang merupakan aset TNI-AD, dilaporkan hilang dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh anggota," tambah Chandra.

Sementara itu, Mayjen Nugraha Gumilar, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Tentara Nasional Indonesia (TNI), menyebutkan bahwa serangan dan penembakan oleh OPM tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).

"Tindakan biadab OPM ini telah merusak upaya untuk mencapai perdamaian, stabilitas, dan percepatan pembangunan di Papua," ujar Nugraha.

Nugraha juga menginformasikan bahwa setelah jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paniai, jenazah akan disemayamkan di rumah keluarga almarhum.

Ia menyatakan bahwa situasi di wilayah Paniai saat ini terkendali. Selain itu, pihak keamanan TNI-Polri masih aktif dalam upaya pengejaran terhadap anggota OPM yang bertanggung jawab atas pembunuhan Danramil 1703-04/Aradide.

BACA JUGA:Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Izinkan ASN untuk WFH Pada Tanggal 16-17 April 2024.

"Aparat keamanan TNI-Polri sedang melakukan pengejaran terhadap anggota OPM yang bertanggung jawab atas tindakan biadab ini," ungkap Nugraha.

(hil/hil)

Berita Terbaru

MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

Subang22 menit lalu
Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Purwakarta23 menit lalu
Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Purwakarta26 menit lalu
Dua Mahasiswa STIESA Subang Raih Penghargaan The Best Presenter

Dua Mahasiswa STIESA Subang Raih Penghargaan The Best Presenter

Subang27 menit lalu
ADVERTISEMENT
Pemdes Sawangan Minta Vendor BYD Subang Kontribusi untuk Pembangunan Desa

Pemdes Sawangan Minta Vendor BYD Subang Kontribusi untuk Pembangunan Desa

Subang33 menit lalu
Sebulan Berjalan, Live TikTok MasNya ATR/BPN Jangkau 370.000 Penonton

Sebulan Berjalan, Live TikTok MasNya ATR/BPN Jangkau 370.000 Penonton

Nasional34 menit lalu
Investasi Industri Subang Berkembang, Pengusaha Lokal Diminta Jangan Jadi Penonton

Investasi Industri Subang Berkembang, Pengusaha Lokal Diminta Jangan Jadi Penonton

Subang46 menit lalu
Nasabah MNC Bank Sulit Tarik Dana, OJK Turun Tangan Dalami Kondisi Bank

Nasabah MNC Bank Sulit Tarik Dana, OJK Turun Tangan Dalami Kondisi Bank

Nasional54 menit lalu
Jokowi Hadir di Sidang Roy Suryo Hari Ini, Siap Berikan Kesaksian Soal Dugaan Ijazah Palsu

Jokowi Hadir di Sidang Roy Suryo Hari Ini, Siap Berikan Kesaksian Soal Dugaan Ijazah Palsu

Nasional56 menit lalu
Nomor Telepon Prabowo Diduga Disadap Ilegal, Tiga Jenderal Polisi Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot

Nomor Telepon Prabowo Diduga Disadap Ilegal, Tiga Jenderal Polisi Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot

Nasional1 jam lalu