Paskibraka Subang Siap 90 Persen, Formasi Pengibaran Bendera Dimatangkan Jelang HUT ke-81 RI

SUBANG – Persiapan Paskibraka Subang memasuki tahap akhir menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tingkat kesiapan para anggota Paskibraka Subang saat ini telah mencapai sekitar 90 persen, dengan fokus latihan diarahkan pada pematangan formasi dan teknis pengibaran bendera.
Menjelang hari pelaksanaan, Paskibraka Subang terus memantapkan kekompakan, ketepatan gerakan, serta kesiapan dalam menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kabupaten Subang, Sri Lei Nurlaela Kartika, S.E., M.Si., mengatakan secara keseluruhan kesiapan Tim Paskibraka Kabupaten Subang telah mencapai sekitar 90 persen.
“Kalau dipresentasekan, kesiapan Tim Paskibra Kabupaten Subang sudah mencapai 90 persen. Saat ini kami terus melakukan pematangan agar seluruh anggota benar-benar siap menjalankan tugas,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Menurutnya, materi latihan yang saat ini terus dimatangkan terutama berkaitan dengan keseragaman gerakan dan formasi dalam pelaksanaan upacara. Salah satu fokus utama adalah pasukan delapan yang memiliki peran penting dalam proses pengibaran Bendera Merah Putih.
Selain itu, para anggota juga terus menjalani latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), penyelarasan langkah, sikap sempurna, serta berbagai formasi yang akan digunakan dalam rangkaian upacara pengibaran maupun penurunan Bendera Merah Putih.
Dari sisi fisik, kondisi seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Subang dinilai sangat baik. Hal tersebut didukung dengan perhatian terhadap kebutuhan nutrisi serta waktu istirahat yang cukup selama menjalani rangkaian latihan.
Sementara dari aspek mental, Sri Lei menyebut kondisi para anggota juga sangat baik. Pembinaan mental telah dilakukan sejak proses seleksi, dilanjutkan dengan latihan pra-diklat, hingga nantinya memasuki tahapan pendidikan dan pelatihan atau pusdiklat.
“Sejauh ini tidak ditemukan kendala yang berarti. Semua kebutuhan anggota maupun pelatih sudah dipenuhi dengan baik, sehingga mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian persiapan dengan optimal,” katanya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pusdiklat nantinya tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis dalam menjalankan tugas sebagai Paskibraka. Lebih dari itu, kegiatan tersebut ditujukan untuk membentuk karakter calon anggota Paskibraka yang berintegritas, memiliki jiwa nasionalisme, serta mempunyai kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan yang tinggi.
“Target kami dalam pelaksanaan pusdiklat adalah membentuk karakter calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang berintegritas, berjiwa nasionalis, serta memiliki kedisiplinan dan kepemimpinan tinggi. Kami juga ingin menyiapkan ketahanan fisik, konsentrasi dan mental yang tangguh dalam menjalankan tugas,” jelasnya.
Menurut Sri Lei, pembentukan karakter tersebut menjadi bagian penting dari proses pendidikan Paskibraka. Para anggota tidak hanya dipersiapkan agar mampu menjalankan tugas pada saat upacara, tetapi juga diharapkan membawa nilai yang diperoleh selama pelatihan ke dalam kehidupan sehari-hari.
“Maka selain mampu menjalankan tugas dengan baik pada upacara HUT ke-81 RI, para anggota diharapkan dapat membawa nilai nasionalisme, kedisiplinan dan kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (znl/ysp)
