Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Percepat Transformasi Pendidikan, Guru Diminta Manfaatkan Teknologi

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:40 WIB
Bagikan:
Percepat Transformasi Pendidikan, Guru Diminta Manfaatkan Teknologi
Sebanyak 50 guru SD di Subang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran di Ciater.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebanyak 50 guru SD di Subang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran di Ciater. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Bimtek digitalisasi pembelajaran tersebut dilaksanakan selama empat hari, mulai 14 hingga 18 September, dengan menghadirkan guru SD atau guru kelas sebagai peserta.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Apud Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari fasilitasi Kementerian Pendidikan Dasar untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.

“Alhamdulillah, saya tadi sudah membuka Bimtek Digitalisasi khusus jenjang SD. Kebetulan kami juga difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dengan mengundang para guru jenjang SD atau guru kelas untuk dilatih dan dibina sebanyak 50 guru SD,” ujar Apud saat diwawancara Pasundan Ekspres pada Senin (14/9/2026). 

Digitalisasi Dalam Dunia Pendidikan

Menurutnya, digitalisasi dalam dunia pendidikan saat ini tidak lagi sekadar pilihan tambahan. Perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat membuat kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi menjadi kebutuhan dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna.

“Kita harapkan di tengah transformasi pendidikan yang begitu cepat, teknologi saat ini tidak hanya sekadar opsional, tetapi menjadi kebutuhan dalam rangka menciptakan pembelajaran yang interaktif dan juga bermakna,” katanya.

Apud menegaskan, keberadaan 50 guru peserta Bimtek tidak boleh berhenti pada peningkatan kapasitas individu. Para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak sekaligus fasilitator bagi guru-guru lain yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan.

Dengan pola tersebut, hasil Bimtek diharapkan dapat menyebar ke lebih banyak sekolah dan guru di Kabupaten Subang.

“Kami harapkan dengan adanya Bimtek ini bisa mengimbaskan kepada guru-guru yang lain yang belum berkesempatan ikut Bimtek. Kalau sekarang satu orang menjadi fasilitator, kemudian guru satu orang itu bisa mengimbaskan kepada guru yang lainnya,” jelasnya.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat jumlah guru di Kabupaten Subang cukup besar. Apud menyebut terdapat sekitar 7.000 guru yang diharapkan secara bertahap dapat mengikuti dan menerapkan pembelajaran berbasis digital.

“Insya Allah mudah-mudahan dengan 50 orang dan kurang lebih 7.000 orang guru di Kabupaten Subang, pembelajaran digitalisasi ini ke depan bisa cepat terealisasikan,” ungkapnya.

Selain pelatihan, dukungan sarana juga menjadi bagian penting dalam mempercepat digitalisasi pendidikan. Menurut Apud, Kabupaten Subang telah mendapatkan dukungan berupa PID dari kementerian, termasuk perangkat laptop yang harus dimanfaatkan secara optimal.

Ia menekankan, perangkat dan fasilitas digital yang diberikan tidak boleh hanya digunakan oleh satu orang guru di setiap satuan pendidikan.

“Kita sudah dapat PID dari kementerian, harus kita manfaatkan. Tidak hanya PID tetapi juga laptop dan ini harus termanfaatkan dengan baik. Tidak hanya satu orang di satuan pendidikan, tetapi semua guru yang ada di satuan pendidikan bisa melaksanakan program digitalisasi ini,” tegasnya.

Menurut Apud, pemanfaatan teknologi di sekolah harus dilakukan secara bersama-sama. Guru yang telah memperoleh pelatihan memiliki tanggung jawab moral untuk membagikan pengetahuan dan keterampilan kepada rekan-rekan sejawat.

Dengan demikian, Bimtek tidak hanya menghasilkan 50 guru yang memiliki kemampuan digital lebih baik, tetapi menjadi pintu masuk untuk membangun ekosistem pembelajaran digital di sekolah dasar secara lebih luas.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang berharap proses tersebut dapat mempercepat kesiapan guru menghadapi perubahan pola pembelajaran di era teknologi.(hdi/ysp) 

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline2 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat3 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta3 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle4 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang4 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta4 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta4 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang4 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang4 jam lalu