Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pesan Pilu Satu Keluarga Tewas di Malang Tertulis di Kaca

R
Ranny MartinaEditor: Yusup Suparman
|10:35 WIB
Bagikan:
Pesan Pilu Satu Keluarga Tewas di Malang Tertulis di Kaca
Sumber foto : Youtube Tribun Sumsel

PASUNDAN EKSPRES - Pada Selasa, 12 Desember, satu keluarga beranggotakan tiga orang yang terdiri dari suami, istri, dan anak perempuan ditemukan tewas di rumahnya di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Mereka  diduga  meninggal karena bunuh diri. Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat di Pakis, Kabupaten Malang, Selasa, mengatakan tiga orang yang meninggal dunia  adalah suami berinisial WE (43 Tahun), istri berinisial S (40 Tahun), dan anak ARE (12 Tahun).

BACA JUGA:Gempuran Israel Menggila, Hamas Ancam Bunuh Sandera

"Jadi, dugaan sementara, mengarah bunuh diri dilakukan oleh Satu keluarga. Satu keluarga ini beranggotakan 4 orang. Untuk motif, masih sangat kami dalami," Kata Gandha mengutip dari Antara.

(ARE) dan (AKE) adalah saudara kembar. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh tetangga rumah. Saat itu, (AKE) keluar rumah dan meminta bantuan.

Warga kemudian memeriksa rumah tersebut. Ternyata  tiga orang ditemukan di ruang belakang dalam kondisi mengenaskan. Korban (WE) mengalami luka sayat cukup dalam pada tangan kirinya.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat, di mana dia dinyatakan meninggal. Sementara itu, hasil pemeriksaan lapangan (TKP) terhadap dua korban yaitu ditemukan mulut (S) dan (ARE) yang mengeluarkan busa dan bau menyengat.

Sebuah botol dan satu bungkus cairan obat nyamuk juga ditemukan tak jauh dari korban. Saat melakukan olah TKP, polisi juga menemukan pesan yang ditulis dengan spidol hitam di kaca cermin di kamar belakang

Tulisan tangan pesannya sama dengan isi buku agenda (WE). "Di TKP, kami menemukan pesan yang tulisannya identik dengan buku agenda milik WE. Kurang lebih, intinya, jaga diri kakak baik-baik, menurut sama uti (nenek), uang papa mama untuk pemakaman," Ungkap Gandha.

Saat ini (AKE) didukung oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang dan seorang psikolog.

Berita Terbaru

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional1 jam lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional2 jam lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle2 jam lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga3 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle4 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang4 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional4 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional5 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang5 jam lalu