Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pujasera Subang Bakal Jadi Pusat Perbelanjaan Terpadu, Pedagang Lama Tak Digusur

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|09:00 WIB
Bagikan:
Pujasera Subang Bakal Jadi Pusat Perbelanjaan Terpadu, Pedagang Lama Tak Digusur
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menerima audiensi sekaligus bersilaturahmi dengan para pedagang Pujasera di Pendopo Rumah Dinas Bupati Subang, Selasa (28/04/2026).(Cindi Desita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID – Rencana pengembangan kawasan Pujasera Subang menjadi pusat perbelanjaan terpadu dipastikan tidak akan menghilangkan tempat usaha pedagang yang selama ini berjualan di kawasan tersebut. Pemkab Subang menyiapkan konsep dua bangunan yang menggabungkan pasar modern untuk pedagang eksisting dengan mal.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang menyiapkan rencana pengembangan kawasan Pujasera menjadi pusat perbelanjaan terpadu. Meski kawasan tersebut akan dikembangkan dengan konsep modern, pedagang lama yang selama ini berjualan di Pujasera tidak akan digusur.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita mengatakan, konsep pengembangan kawasan tersebut dirancang dalam dua bangunan yang berada dalam satu kawasan.

Satu bangunan akan diperuntukkan bagi pedagang yang selama ini menempati kawasan Pujasera, sedangkan bangunan lainnya dikembangkan sebagai pusat perbelanjaan modern atau mal.

“Rencananya kita di situ kita akan bangun dua tempat, yang satu kita akan buatkan pasar modern. Jadi nanti para pedagang yang sekarang existing di situ tetap bisa menempati dengan harga sewa yang murah,” terang Reynaldy dalam podcast Bincang-bincang Pasundan, belum lama ini.

Menjalankan Usaha di Kawasan Pujasera

Menurutnya, konsep tersebut disiapkan agar pembangunan pusat perbelanjaan modern tetap memberikan ruang bagi pedagang yang sudah lama menjalankan usaha di kawasan Pujasera.

Reynaldy menegaskan, keberadaan mal tidak boleh membuat pedagang lama kehilangan tempat usaha.

“Saya sampaikan, saya enggak mau pedagang di pasar itu tergusur. Gimana caranya kita harus punya mall tapi pedagang enggak boleh tergusur. Akhirnya terbangunlah konsep itu,” tegasnya.

Dalam rancangan tersebut, bangunan pasar modern dan mal akan berada dalam satu kawasan dan dihubungkan melalui sebuah jembatan.

“Jadi satu lahan itu terpadu, yang satu khusus pedagang-pedagang tradisional yang sekarang sudah menempati Pujasera yang nanti disambungkan oleh jembatan. Jadi konsepnya dua bangunan berdiri, di tengahnya ada jembatan. Jadi sudah kita konsep,” katanya.

Sementara bangunan mal akan menyediakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat dengan konsep pusat perbelanjaan modern.

Selain pasar modern dan mal, kawasan tersebut juga direncanakan dilengkapi hotel serta *convention center*. Dengan konsep itu, kawasan Pujasera diarahkan menjadi kawasan perdagangan dan aktivitas ekonomi yang terintegrasi.

“Jadi masyarakat yang ada di existing sekarang nanti dengan harga sewa yang murah, yang satu baru mall beneran yang ada produk-produk seperti di mall. Nanti di atasnya dibangunkan hotel dan convention center,” ujar Reynaldy.

Kerja Sama dengan Pihak Ketiga
Dalam pengembangannya, proyek tersebut akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Pemkab Subang sebelumnya menargetkan finalisasi kerja sama dengan pihak ketiga dapat dilakukan pada September 2026.

“Kemarin saya ngasih target di bulan September itu harus sudah ada finalisasi sebetulnya dengan pihak ketiga, karena kan ini dikerjasamakan dengan pihak ketiga skemanya,” kata Reynaldy.

Dia mengatakan perkembangan terbaru mengenai rencana pembangunan tersebut akan kembali dilaporkan oleh pihak terkait.

Pemkab Subang juga menargetkan pusat perbelanjaan tersebut dapat rampung dan mulai beroperasi pada akhir 2028.

“Mungkin nanti di bulan ini saya baru dapat laporan lagi progresnya sudah seperti apa. Pembangunan mall itu kan lama. Cuma saya menyampaikan waktu itu ke salah satu perusahaannya, Pak, saya kasih izin tapi saya minta 2028 akhir harus selesai, harus sudah beroperasi,” pungkasnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Cara Login ASN Digital BKN Terbaru dan Panduan Aktivasi

Cara Login ASN Digital BKN Terbaru dan Panduan Aktivasi

Lifestyle4 menit lalu
Mahasiswa Soroti Kinerja Anggota DPRD, Kerap Absens hingga Minim Karya Pro Rakyat

Mahasiswa Soroti Kinerja Anggota DPRD, Kerap Absens hingga Minim Karya Pro Rakyat

Purwakarta11 menit lalu
Prevelensi Stunting 14,5 Persen, Abang Ijo Hapidin Optimis Ikut Perkuat PPS 2026

Prevelensi Stunting 14,5 Persen, Abang Ijo Hapidin Optimis Ikut Perkuat PPS 2026

Purwakarta14 menit lalu
Dampingi Bapanas RI, Polres Purwakarta Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga

Dampingi Bapanas RI, Polres Purwakarta Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga

Purwakarta18 menit lalu
ADVERTISEMENT
Pelajar SMPN 1 Sukatani Purwakarta Praktik Ekstrak Pelepah Pisang

Pelajar SMPN 1 Sukatani Purwakarta Praktik Ekstrak Pelepah Pisang

Purwakarta20 menit lalu
Ketua DPD RI Tinjau Progres Kawasan Legislatif di IKN

Ketua DPD RI Tinjau Progres Kawasan Legislatif di IKN

Nasional23 menit lalu
Bazar TNI Murah Diserbu Warga Subang, Harga Minyakita Rp15.500 dan Tepung Rp9.000

Bazar TNI Murah Diserbu Warga Subang, Harga Minyakita Rp15.500 dan Tepung Rp9.000

Subang24 menit lalu
Razia Gabungan di Lapas Subang, Petugas dan dan Warga Binaan di Tes Urine

Razia Gabungan di Lapas Subang, Petugas dan dan Warga Binaan di Tes Urine

Subang27 menit lalu
Pujasera Subang Bakal Jadi Pusat Perbelanjaan Terpadu, Pedagang Lama Tak Digusur

Pujasera Subang Bakal Jadi Pusat Perbelanjaan Terpadu, Pedagang Lama Tak Digusur

Headline1 jam lalu
Subang Jadi Kawasan Industri, Peluang Bisnis Hotel, Kuliner dan Wisata Makin Terbuka

Subang Jadi Kawasan Industri, Peluang Bisnis Hotel, Kuliner dan Wisata Makin Terbuka

Lifestyle1 jam lalu