Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sekda Baru Petakan Persoalan Daerah, Bupati Subang Reynaldy Lantik Rona Mairansyah, AP., M.Si jadi Sekretaris Daerah

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|09:00 WIB
Bagikan:
Sekda Baru Petakan Persoalan Daerah, Bupati Subang Reynaldy Lantik Rona Mairansyah, AP., M.Si jadi Sekretaris Daerah
Bupati Subang Reynaldy melantik Rona Mairansyah, AP., M.Si sebagai Sekretaris Daerah di halaman Kantor Bupati pada Kamis (1/10/2026).(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID – Rona Mairansyah, AP., M.Si., resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang setelah dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Kamis (1/10/2026).

Memasuki jabatan barunya sebagai koordinator birokrasi Pemerintah Kabupaten Subang, Rona langsung menyiapkan langkah kerja dengan terlebih dahulu memetakan berbagai persoalan daerah. Ia ingin kebijakan yang diambil tidak sekadar merespons persoalan, tetapi menyentuh akar masalah agar tidak terus berulang.

“Kita mempelajari dulu seluruh permasalahan yang ada di Kabupaten Subang ini. Kita cari bottleneck yang terjadi, kita cari solusi, kita bentuk tim untuk membuat action plan beserta timeline-nya,” ujar Rona kepada awak media Pasundan Ekspres.

Menurut Rona, persoalan seperti pariwisata, banjir, stunting, kemiskinan hingga ketenagakerjaan membutuhkan penanganan yang terintegrasi. Karena itu, ia menempatkan Sekda sebagai orkestrator yang menyatukan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan dan pemangku kepentingan dalam satu tujuan.

“Sekda itu sebagai orkestrator ya, bukan sebagai administrator. Jadi saya akan mengorkestrasi seluruh potensi-potensi dan seluruh pihak-pihak terkait agar semuanya nyambung menuju tujuan bersama,” katanya.

Rona juga menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral dalam birokrasi. Setiap persoalan masyarakat, menurut dia, harus dicari penyebab utamanya dan diselesaikan secara bersama-sama.

Ia mencontohkan persoalan banjir. Penanganannya tidak cukup hanya dilakukan ketika banjir terjadi melalui pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak. Pemerintah juga perlu mengidentifikasi dan memperbaiki faktor yang menjadi penyebab banjir.

“Saya contohkan banjir. Banjir tidak hanya kemudian banjir dan memberikan bantuan makanan dan lain sebagainya. Tapi juga potensi banjirnya apa nih, itu yang harus diperbaiki,” ungkapnya.

Pendekatan tersebut, kata Rona, diharapkan membuat penyelesaian persoalan tidak berhenti pada penanganan dampak, tetapi mampu mencegah masalah serupa muncul kembali.

Meski demikian, Rona menyadari pembenahan birokrasi dan persoalan daerah tidak dapat dilakukan secara instan. Ia tidak menjanjikan perubahan dalam waktu singkat, namun memastikan setiap program harus menunjukkan perkembangan yang terukur.

“Memang jujur saja, ini tidak mudah dan tidak secepat yang diharapkan oleh masyarakat. Tapi paling tidak harus berprogres,” ucapnya.

Pesan Kepada Sekda Baru

Di sisi lain, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita memberikan sejumlah pesan kepada Sekda baru. Selain menjaga integritas, Rona diminta bergerak cepat dan memastikan seluruh perangkat daerah bekerja secara terkoneksi.

Reynaldy meminta berbagai hal yang telah berjalan baik pada masa Sekda sebelumnya tetap dipertahankan, sementara kekurangan harus segera dievaluasi dan diperbaiki.

“Apa yang sudah dilakukan Pak Sekda sebelumnya yang baiknya tolong dipertahankan, yang masih kurang tolong diperbaiki,” kata Reynaldy.

Bupati juga meminta Rona mampu mengikuti ritme kepemimpinannya yang menuntut kecepatan dalam menjalankan program dan kebijakan pemerintah daerah.

“Saya ingin Sekda yang baru ini bisa betul-betul berlari kencang mengimbangi gaya kepemimpinan saya ke depannya,” ungkapnya.

Menurut Reynaldy, Sekda memiliki posisi penting untuk menerjemahkan kebijakan kepala daerah hingga ke tingkat OPD dan kecamatan. Karena itu, fungsi orkestrasi birokrasi menjadi salah satu pekerjaan utama Rona.

“Sekda itu tugasnya mengorkestrasikan bagaimana setiap OPD bisa saling terkoneksi, bagaimana kebijakan pimpinan dengan yang ada di bawahnya, para camat dan para kepala OPD, bisa betul-betul nyambung dengan lancar,” jelasnya.

Tantangan Rona juga langsung dihadapkan pada agenda pemerintahan yang cukup padat. Dengan waktu sekitar tiga bulan tersisa hingga akhir tahun anggaran, ia harus ikut mengawal serapan anggaran sekaligus proses penetapan APBD Perubahan.
“Itu tugas berat Sekda karena memang tinggal tiga bulan lagi serapan anggaran, ditambah kita penetapan APBD Perubahan,” ujar Reynaldy.

Meski demikian, Bupati mengaku optimistis target serapan anggaran dapat dicapai. Ia berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya ketika serapan anggaran sempat menjadi sorotan, tetapi meningkat signifikan menjelang akhir tahun.

“Tapi saya optimis, sama seperti tahun lalu. Ketika tahun lalu digembor-gemborkan serapan kita kecil, tapi pada finishing-nya kita bisa mencapai 90 persen ke atas. Dan itu juga yang dilakukan sekarang,” katanya.

Reynaldy berharap Rona tidak hanya menjadi Sekda untuk 100 hari pertama, tetapi mampu menjadi penghubung yang efektif antara kepala daerah dan jajaran birokrasi dalam menjalankan kebijakan pemerintah daerah.

“Bagaimana Sekda yang baru ini bukan Sekda 100 hari, tapi target ke depannya bisa betul-betul menjadi penyambung lidah atau menjadi perpanjangan tangan bupati dan wakil bupati untuk menjabarkan setiap kebijakan,” kata Reynaldy.

Rona pun meminta dukungan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dalam menjalankan tugas barunya. Ia ingin membangun satu sistem kerja dan tujuan bersama agar penyelesaian persoalan daerah tidak berjalan secara sektoral.

“Mohon bantuan untuk semua elemen. Kita membentuk satu sistem, kita bentuk satu tujuan, menghasilkan satu sistem yang diharapkan bersama,” tuturnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Nasional5 jam lalu
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Nasional5 jam lalu
BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

Subang6 jam lalu
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

Subang6 jam lalu
Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Subang6 jam lalu
Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Lifestyle9 jam lalu
Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Nasional10 jam lalu
Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Lifestyle10 jam lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Nasional10 jam lalu