Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tiga Calon Sekda Subang Sampaikan Gagasan, dari Birokrasi hingga Pembiayaan Pembangunan

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:53 WIB
Bagikan:
Tiga Calon Sekda Subang Sampaikan Gagasan, dari Birokrasi hingga Pembiayaan Pembangunan
Tiga calon Sekda Subang

SUBANG - Tiga calon Sekda Subang menawarkan gagasan berbeda dalam menghadapi tantangan pemerintahan dan pembangunan daerah. Iwan Syahrul Anwar menekankan integrasi sistem untuk membenahi kinerja birokrasi, Rahmat Efendi menawarkan creative financing untuk memperluas sumber pembiayaan pembangunan, sedangkan Rona Mairansyah menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pemerintahan.

Iwan Syahrul Anwar yang saat ini menjabat Kepala Bapperida Subang menawarkan model integratif dalam mengelola kinerja birokrasi apabila dipercaya menjadi Sekda definitif.

Gagasan tersebut diwujudkan melalui integrasi tiga aplikasi utama yang digunakan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, yakni Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Singa Breade dan Sajati.

Menurut Iwan, integrasi ketiga sistem tersebut dapat menjadi pusat kendali kinerja birokrasi sehingga arah kerja perangkat daerah dan aparatur sipil negara (ASN) lebih terukur dan terkoordinasi.

“Saya menawarkan model integratif yang mengintegrasikan tiga aplikasi utama penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ada SIPD, Singa Breade dan Sajati. Tiga model ini dalam konteks sistem akuntabilitas kinerja pemerintahan kami pikir bisa menjadi command center kinerja birokrasi,” kata Iwan saat diwawancarai Pasundan Ekspres pada Senin (28/9/2026).

Iwan mengatakan gagasan tersebut berangkat dari tingginya tuntutan masyarakat terhadap kinerja birokrasi. Berbagai pengaduan masyarakat yang muncul setiap hari, menurutnya, menunjukkan perlunya pembenahan kualitas pelayanan publik dan kinerja birokrasi.

Ia juga menilai Sekda memiliki posisi strategis untuk mengonsolidasikan seluruh perangkat daerah agar bergerak menuju arah dan tujuan yang sama.

Dengan masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Subang yang masih menyisakan sekitar tiga tahun tiga bulan berdasarkan perhitungannya, Sekda dinilai harus mampu memastikan program pemerintahan berjalan sesuai target serta mengawal realisasi janji politik kepala daerah yang telah dituangkan dalam RPJMD.

“Sebagai Sekda itu harus mampu mengonsolidasikan dan mengkoordinasikan semua perangkat daerah. Di semua perangkat daerah itu ada ASN, dan dengan model integratif tadi kita ingin memastikan bahwa setiap ASN di setiap unit kerja bergerak ke tujuan yang sama,” katanya.

Jika terpilih, Iwan mengatakan 100 hari pertama akan digunakan untuk memastikan seluruh perangkat daerah memahami pola integratif tersebut. Selanjutnya, perubahan budaya kerja birokrasi dilakukan secara bertahap dan berjenjang.

“Model integratif tadi sebagai model otomatisasi kinerja birokrasi. Jadi setiap individu di setiap unit kerja itu tahu harus mengerjakan apa setiap hari,” ujarnya.

Rahmat Tawarkan Creative Financing

Berbeda dengan Iwan yang menitikberatkan pada integrasi kinerja birokrasi, calon Sekda Rahmat Efendi menawarkan konsep creative financing atau pembiayaan kreatif sebagai strategi mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Rahmat menilai posisi Sekda strategis dalam mengonsolidasikan birokrasi sekaligus mengelola kebijakan pembiayaan daerah melalui kedudukannya sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menurutnya, Subang memiliki potensi ekonomi besar seiring perkembangan Pelabuhan Patimban dan kawasan industri. Namun, kemampuan fiskal daerah masih menjadi tantangan dalam membiayai kebutuhan pembangunan.
“Saya telah menggulirkan program strategis yaitu pembiayaan kreatif atau creative financing. Saat ini Subang memiliki potensi besar dengan berdirinya kawasan-kawasan industri, tetapi di sisi lain kita menghadapi keterbatasan fiskal,” kata Rahmat diwawancara Pasundan Ekspres, Senin (28/9/2026).

Rahmat menawarkan lima strategi utama dalam konsep tersebut, yakni Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), Bangun Guna Serah (BGS) atau kerja sama pemanfaatan aset, optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, serta penguatan peran BAZNAS dalam mendukung program sosial masyarakat.

Menurut Rahmat, kelima skema tersebut dapat menjadi sumber pembiayaan alternatif ketika kemampuan APBD terbatas.

Ia mencontohkan pengelolaan sampah di TPA Jalupang yang dapat dikerjasamakan dengan pihak swasta melalui skema yang saling menguntungkan untuk pengembangan energi terbarukan.

Rahmat juga mendorong BUMD agar dapat masuk ke rantai pasok kawasan industri yang berkembang di Subang, antara lain melalui penyediaan air minum, jaringan gas dan kebutuhan industri lainnya.

Sementara itu, program CSR perusahaan dinilai dapat diarahkan lebih terencana melalui sinkronisasi antara kebutuhan pembangunan daerah dengan program sosial perusahaan.

Ia juga memasukkan optimalisasi BAZNAS dalam strategi pembiayaan kreatif, terutama untuk membantu program sosial seperti beasiswa, pemberdayaan UMKM hingga perlindungan masyarakat kurang mampu.
“Ini bisa mengurangi beban fiskal dari APBD. Kita harapkan ke depan tekanan kuat terhadap APBD semakin bisa diminimalisir,” ujarnya.

Jika dipercaya menjadi Sekda, Rahmat mengatakan tahapan kerja akan dibagi dalam beberapa kuartal. Pada kuartal pertama, fokus diarahkan pada konsolidasi regulasi, pembentukan tim efektif dan penyusunan rencana aksi terintegrasi.

Rona Tekankan Kolaborasi

Sementara itu, calon Sekda Rona Mairansyah menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pemerintahan dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.

Rona menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai Pasundan Ekspres menjelang pemaparan visi dan misi calon Sekda di Ruang Rapat Bupati Subang, Senin (28/9/2026).

Menurut Rona, Sekda tidak mungkin bekerja sendiri. Karena itu, seluruh unsur pemerintahan harus terlibat dan bergerak dalam satu sistem serta tujuan yang sama.

“Apabila memang saya dipercaya oleh Allah SWT melalui Pak Bupati, mohon dukungan dari semua pihak. Karena Sekda tidak mungkin bekerja sendiri. Harus semua unsur masuk ke dalam satu sistem, masuk ke dalam satu tujuan sehingga bisa berjalan dengan baik,” ujar Rona kepada Pasundan Ekspres.

Rona yang saat ini menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang mengatakan proses seleksi Sekda memiliki berbagai tahapan dan tantangan.

Menjelang agenda expose visi dan misi di hadapan Bupati, Rona mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Ia akan menyampaikan kembali gagasan yang sebelumnya telah dipaparkan kepada Tim Panitia Seleksi (Pansel).

“Kalau expose itu, katanya yang kemarin-kemarin sudah kita sampaikan ke Tim Pansel. Persiapannya yang kemarin-kemarin sudah dibikin saja,” katanya.

Ia juga mengatakan siap menyampaikan gagasannya secara langsung di hadapan Bupati.
“Insyaallah enggak gugup, karena memang yang saya sampaikan adalah yang saya pikirkan dan saya kerjakan,” tegasnya.(hdi/cdp/ysp)

Berita Terbaru

Daerah Jadi Rumah Industri, Andhika Soroti Keadilan Pembagian Manfaat Ekonomi

Daerah Jadi Rumah Industri, Andhika Soroti Keadilan Pembagian Manfaat Ekonomi

Jawa Barat12 menit lalu
379.373 Ribu Anak Jabar Tidak Sekolah, Andhika Dorong SADA Jabar Jadi Senjata Pemerataan Pendidikan

379.373 Ribu Anak Jabar Tidak Sekolah, Andhika Dorong SADA Jabar Jadi Senjata Pemerataan Pendidikan

Jawa Barat16 menit lalu
Agenda Besar Pemkab Bandung Barat Tangani 15.279 Rutilahu, Baru 367 Rumah Tercover APBD

Agenda Besar Pemkab Bandung Barat Tangani 15.279 Rutilahu, Baru 367 Rumah Tercover APBD

Bandung Barat31 menit lalu
Karhutla Subang Capai 91 Hektare, Gunung Kujang Terbakar Hampir Sepekan

Karhutla Subang Capai 91 Hektare, Gunung Kujang Terbakar Hampir Sepekan

Subang45 menit lalu
ADVERTISEMENT
Komplotan Curanmor di Karawang Ditangkap, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian

Komplotan Curanmor di Karawang Ditangkap, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian

Karawang47 menit lalu
Kapolsek Subang Ingatkan Pelajar SMK Pasundan Jauhi Geng Motor, Narkoba dan Pergaulan Bebas

Kapolsek Subang Ingatkan Pelajar SMK Pasundan Jauhi Geng Motor, Narkoba dan Pergaulan Bebas

Subang48 menit lalu
Sekda Kabupaten Subang 2026: Visi Pembangunan dan Birokrasi

Sekda Kabupaten Subang 2026: Visi Pembangunan dan Birokrasi

Subang55 menit lalu
Kapolsek Pagaden Ingatkan Pelajar Jauhi Perilaku Meyimpang, Bullying, Tawuran hingga Knalpot Brong

Kapolsek Pagaden Ingatkan Pelajar Jauhi Perilaku Meyimpang, Bullying, Tawuran hingga Knalpot Brong

Subang57 menit lalu
Viral Calon Manajer Kopdes Merah Putih Protes Soal Penempatan Tak Sesuai Domisili

Viral Calon Manajer Kopdes Merah Putih Protes Soal Penempatan Tak Sesuai Domisili

Nasional58 menit lalu
Hasil Final Ganda Campuran Badminton Asian Games 2026: Amri/Nita Tambah Perak Indonesia

Hasil Final Ganda Campuran Badminton Asian Games 2026: Amri/Nita Tambah Perak Indonesia

Olahraga1 jam lalu