Warga di Subang Antre Dapatkan Bantuan Air

SUBANG – Musim kemarau mulai terasa di sejumlah wilayah Kabupaten Subang. Di Kecamatan Cisalak, warga Kampung Cipameteng dan Kampung Ciharassas, Desa Darmaga, mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut membuat warga di Subang antre dapatkan bantuan air.
Keterbatasan sumber air membuat warga harus mencari cara untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga. Kondisi tersebut kemudian mendapat perhatian Bhabinkamtibmas Desa Darmaga, Aiptu Noor Hasan Arief Budiman, S.H.
Pada Jumat (4/9/2026), dua mobil tangki air bersih disalurkan kepada warga di kedua kampung tersebut.
Bantuan itu menjadi respons cepat terhadap kondisi masyarakat yang mulai terdampak kekeringan. Air yang disalurkan dapat digunakan warga untuk berbagai kebutuhan dasar, mulai dari memasak, membersihkan diri dan lingkungan hingga menunjang kebutuhan air untuk beribadah.
Penyaluran air bersih tersebut turut dihadiri Camat Cisalak, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa Darmaga serta masyarakat setempat.
Warga menyambut baik bantuan tersebut. Bagi masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan sumber air, kedatangan mobil tangki menjadi bantuan yang cukup berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Aiptu Noor Hasan Arief Budiman mengatakan kondisi kekeringan tahun ini membuat masyarakat di Kampung Cipameteng dan Ciharassas harus mencari berbagai cara untuk mendapatkan air.
“Kekeringan tahun 2026 ini membuat masyarakat di wilayah Kampung Cipameteng dan Ciharassas harus mencari cara untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari. Karena itu, saya berinisiatif membantu masyarakat binaan dengan mendistribusikan dua mobil tangki yang membawa air bersih,” ujarnya.
Menurut Noor, distribusi air bersih diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan dengan mempertimbangkan kondisi serta akses di lapangan.
Bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sesaat. Penyaluran air direncanakan dapat terus dilakukan selama masyarakat masih menghadapi kesulitan mendapatkan air.
“Alhamdulillah, bantuan air bersih ini dapat menjangkau dua kampung, yakni Cipameteng dan Ciharassas. Penyaluran air bersih direncanakan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan,” katanya.
Bagi warga terdampak kekeringan, persoalan air menyentuh hampir seluruh aktivitas rumah tangga.
Air diperlukan untuk memasak, menjaga kebersihan diri, membersihkan lingkungan hingga kebutuhan ibadah. Ketika sumber air terbatas, aktivitas tersebut ikut terganggu.
Karena itu, distribusi air bersih menjadi salah satu langkah penting untuk membantu masyarakat melewati masa kemarau.
Noor berharap bantuan tersebut dapat mengurangi beban warga selama kondisi kekeringan berlangsung.
“Penyaluran ini juga merupakan bagian dari upaya kami dalam membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat selama musim kemarau,” tambahnya.
Ia menilai persoalan kekurangan air bersih tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Kepedulian dari berbagai unsur diperlukan agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang mengalami kondisi serupa.
Noor pun mengajak berbagai pihak untuk tidak menunggu kondisi kekeringan semakin parah sebelum bergerak membantu.
Menurutnya, persoalan keterbatasan air bersih membutuhkan kepedulian dan kolaborasi. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin luas pula masyarakat yang dapat menerima manfaat.
“Ketika lebih banyak pihak bergerak bersama, dukungan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan menghadirkan manfaat yang lebih berarti,” ujarnya.
Bantuan air di Kampung Cipameteng dan Ciharassas menjadi salah satu bentuk respons terhadap dampak kemarau yang mulai dirasakan masyarakat.
Kehadiran unsur pemerintah dan aparat kewilayahan bersama masyarakat dalam penyaluran tersebut juga menunjukkan pentingnya koordinasi ketika kebutuhan air mulai meningkat.
Noor mengatakan semangat kolaborasi tersebut akan terus didorong untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat.
“Semangat inilah yang terus mendorong saya selaku Bhabinkamtibmas untuk membangun kolaborasi dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan,” pungkasnya.(hdi/ysp)
