Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kalian Harus Tahu Ini Dalang Akar Konflik Antara Israel dan Palestina!

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|15:10 WIB
Bagikan:
Kalian Harus Tahu Ini Dalang Akar Konflik Antara Israel dan Palestina!
Kalian Harus Tahu Ini Dalang Akar Konflik Antara Israel dan Palestina! (Sumber Foto detikNews)

PASUNDAN EKSPRES- Konflik antara Israel dan Palestina telah menjadi salah satu isu yang paling rumit dan memicu ketegangan di tingkat internasional.

Namun, untuk memahami akarnya, kita perlu melihat ke belakang sejarah, dan salah satu titik awalnya adalah kebijakan Inggris.

Pada tahun 1917, Inggris membuat Perjanjian Balfour, yang menjanjikan tanah Palestina kepada kelompok Yahudi sebagai tanah air bagi mereka.

Saat itu, Palestina masih merupakan bagian dari Kekaisaran Ottoman, dan kesepakatan ini menyebabkan konflik dengan komunitas lokal yang sudah ada di sana.

Tidak hanya itu, sebelum Perjanjian Balfour, Inggris telah berkomunikasi dengan Syarif Husein, penguasa Makkah pada saat itu.

Mereka menjanjikan kekuasaan di wilayah Arab, termasuk Palestina, asalkan Husein bersedia memimpin perlawanan terhadap Kekaisaran Ottoman.

Ini menunjukkan bahwa kebijakan Inggris pada saat itu telah menciptakan janji yang bertentangan, memperumit situasi di Timur Tengah.

Ketika Kekaisaran Ottoman runtuh setelah Perang Dunia I, wilayah Palestina akhirnya jatuh ke tangan Inggris.

Sebelumnya, Palestina telah menjadi rumah bagi berbagai kelompok agama, termasuk Kristen, Yahudi, dan Muslim, yang hidup berdampingan dengan relatif damai.

Namun, setelah kedatangan Inggris, strategi politik mereka memecah belah masyarakat, mirip dengan apa yang mereka lakukan dalam kolonisasi lainnya.

Dengan cara yang mirip dengan strategi yang digunakan dalam menjajah wilayah lain, Inggris menerapkan politik adu domba di Palestina.

Ini menciptakan ketegangan antara komunitas Kristen, Yahudi, dan Muslim yang sebelumnya hidup berdampingan secara damai.

Dengan demikian, keselarasan yang ada sebelumnya mulai berubah menjadi ketegangan yang meningkat.

Dari sudut pandang sejarah, konflik Israel-Palestina tidak dapat dipahami secara menyeluruh tanpa mempertimbangkan peran Inggris.

Kebijakan mereka dalam memberikan janji yang bertentangan kepada berbagai pihak telah menciptakan dasar yang rapuh bagi konflik yang terus berlanjut hingga hari ini.

Dengan memahami sejarah ini, kita dapat melihat bahwa solusi untuk konflik ini memerlukan pemahaman yang mendalam tentang akarnya dan upaya bersama untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

Langkah-langkah menuju rekonsiliasi dan penyelesaian konflik harus mempertimbangkan pengaruh sejarah ini serta kebutuhan dan aspirasi semua pihak yang terlibat.

Berita Terbaru

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional6 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline10 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional23 menit lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang27 menit lalu
ADVERTISEMENT
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang31 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang56 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional56 menit lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu