Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BRIN Ungkap Cahaya Biru Misterius yang Hebohkan Warga Indramayu hingga Cirebon

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|18:49 WIB
Bagikan:
BRIN Ungkap Cahaya Biru Misterius yang Hebohkan Warga Indramayu hingga Cirebon
Cahaya misterius yang melintas di langit Indramayu, Cirebon, Majalengka hingga sejumlah daerah di Jawa Barat pada Sabtu (11/7/2026) malam

PASUNDANEKSPRES.ID - BRIN Ungkap Cahaya Biru Misterius. Fenomena cahaya misterius yang melintas di langit wilayah Indramayu, Cirebon, Majalengka hingga sejumlah daerah di Jawa Barat pada Sabtu (11/7/2026) malam sempat membuat warga panik sekaligus penasaran. Kilatan cahaya berwarna biru yang melesat sangat cepat itu ramai diabadikan warga dan videonya langsung viral di media sosial.

Beragam spekulasi pun bermunculan. Sebagian warga mengira cahaya tersebut merupakan benda asing, sementara lainnya menduga merupakan fenomena alam yang jarang terjadi.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memastikan bahwa cahaya misterius tersebut merupakan meteor berukuran besar yang memasuki atmosfer Bumi dan melintasi Pulau Jawa.

Menurut Thomas, berdasarkan hasil analisis berbagai laporan dan rekaman warga, meteor pertama kali terdeteksi saat melintas di atas Laut Jawa. Dari wilayah Bekasi, meteor mulai terlihat sekitar pukul 21.22 WIB dalam posisi masih berada di ketinggian yang cukup tinggi sehingga tampak kecil dan berwarna putih.

"Berdasarkan rangkaian informasi yang ada di berbagai media, dapat diungkap rangkaian peristiwa jatuhnya meteor besar yang melintasi Jawa. Meteor besar melintas dari Laut Jawa dan terdeteksi di Bekasi sekitar pukul 21.22.35 WIB. Meteor ini masih cukup tinggi sehingga terlihat relatif kecil dan berwarna putih," ujar Thomas.

Ia menjelaskan, meteor berasal dari batuan antariksa yang lintasan orbitnya berpapasan dengan Bumi. Saat memasuki atmosfer pada ketinggian sekitar 120 kilometer, batuan tersebut mulai terbakar akibat gesekan dengan udara sehingga menghasilkan cahaya yang sangat terang.

Meteor kemudian bergerak ke arah tenggara. Ketika melintas di wilayah Jawa Barat bagian timur, termasuk kawasan Cirebon dan Kuningan, sejumlah warga melaporkan mendengar suara dentuman keras yang datang beberapa saat setelah cahaya melintas.

Thomas menegaskan, dentuman tersebut bukan berasal dari ledakan, melainkan gelombang kejut atau shock wave akibat meteor melaju dengan kecepatan sangat tinggi di atmosfer bagian bawah.

"Suara dentuman terjadi karena gelombang kejut akibat meteor bergerak sangat cepat di atmosfer bawah," jelasnya.

Perjalanan meteor berlanjut hingga terlihat di langit Yogyakarta sekitar pukul 21.23.57 WIB. Menariknya, warna cahaya meteor berubah menjadi hijau.

Perubahan warna itu terjadi karena unsur magnesium yang terkandung dalam batuan antariksa terbakar pada suhu sangat tinggi saat bergesekan dengan atmosfer Bumi.

Berdasarkan analisis sementara, Thomas menduga meteor tersebut tidak jatuh di wilayah daratan. Batuan antariksa itu diperkirakan berakhir di Samudera Hindia, tepatnya di kawasan selatan Jawa Timur hingga Bali.

Fenomena ini menjadi salah satu peristiwa astronomi yang cukup langka dan berhasil menarik perhatian masyarakat. Meski memunculkan cahaya terang dan dentuman yang mengejutkan, BRIN memastikan fenomena tersebut merupakan kejadian alam yang umum terjadi ketika benda antariksa memasuki atmosfer Bumi, sehingga masyarakat tidak perlu panik.

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang6 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang7 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang7 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle10 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle10 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional11 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga11 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional12 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional12 jam lalu