Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ini Wilayah Paling Rawan Bencana di Jawa Barat, Subang Masuk 5 Besar

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|15:00 WIB
Bagikan:
Ini Wilayah Paling Rawan Bencana di Jawa Barat, Subang Masuk 5 Besar
Gambar: Indeks Risiko Bencana Indonesia wilayah Jawa Barat (Subang). (Sumber: InaRisk)

PASUNDANEKSPRES.ID - Wilayah paling rawan bencana di Jawa Barat tersebar di berbagai karakter wilayah, mulai dari kawasan pegunungan, pesisir, hingga pusat perkotaan.

Tingkat risikonya dipengaruhi kondisi geografis, kepadatan penduduk, perubahan tata guna lahan, serta potensi ancaman bencana yang berbeda di setiap daerah.

Data InaRISK BNPB menunjukkan Sukabumi berada di urutan pertama dengan nilai 198,86. Subang menyusul di posisi kedua dengan angka 165,51, kemudian Tasikmalaya, Karawang, dan Cianjur.

Posisi Subang cukup tinggi dalam daftar tersebut. Daerah ini memiliki kawasan pesisir di bagian utara serta wilayah daratan yang luas, sehingga karakter ancaman bencananya dapat berbeda antara satu kawasan dan kawasan lainnya.

Jawa Barat sendiri memiliki beragam potensi bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, gempa bumi, cuaca ekstrem, kekeringan, hingga ancaman di wilayah pesisir.

Daftar Wilayah Paling Rawan Bencana di Jawa Barat

Berikut urutan wilayah berdasarkan nilai yang tersedia, mulai dari yang tertinggi:

1. Sukabumi: 198,86
2. Subang: 165,51
3. Tasikmalaya: 156,20
4. Karawang: 147,42
5. Cianjur: 136,31
6. Garut: 133,79
7. Bandung Barat: 124,45
8. Bogor: 122,64
9. Pangandaran: 118,18
10. Bandung: 112,32
11. Cirebon: 109,72
12. Bekasi: 105,45
13. Sumedang: 102,91
14. Purwakarta: 102,68
15. Kota Banjar: 100,80
16. Majalengka: 100,63
17. Kuningan: 93,66
18. Kota Cirebon: 93,31
19. Kota Tasikmalaya: 90,78
20. Ciamis: 85,52
21. Indramayu: 83,90
22. Kota Bandung: 76,47
23. Kota Bekasi: 67,79
24. Kota Sukabumi: 61,11
25. Kota Depok: 59,97
26. Kota Cimahi: 57,61
27. Kota Bogor: 54,59

Data tersebut memperlihatkan lima wilayah dengan nilai tertinggi adalah Sukabumi, Subang, Tasikmalaya, Karawang, dan Cianjur.

Apa yang Membentuk Nilai Risiko Bencana?

Penilaian risiko tidak hanya melihat jumlah bencana yang pernah terjadi. Ada sejumlah unsur yang diperhitungkan untuk menggambarkan tingkat risiko suatu daerah.

Komponen utamanya meliputi:

  • Bahaya, yakni potensi ancaman serta karakteristik bencana.
  • Kerentanan, mencakup kondisi sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan.
  • Kapasitas, yaitu kemampuan daerah dalam menghadapi serta mengurangi dampak bencana.

Ancaman yang diperhitungkan dapat berupa gempa bumi, banjir, tanah longsor, tsunami, letusan gunung api, cuaca ekstrem, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, hingga gelombang ekstrem serta abrasi.

Nilai indeks tersebut menggambarkan tingkat risiko suatu daerah berdasarkan kondisi bahaya, kerentanan, dan kapasitas yang dimiliki. Karena itu, angkanya digunakan sebagai gambaran untuk menentukan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan bencana

Subang Berada di Posisi Kedua

Subang memiliki karakter wilayah yang beragam, mulai dari pesisir, kawasan pertanian, permukiman, hingga kawasan industri.

Perbedaan karakter tersebut membuat kesiapsiagaan bencana perlu disesuaikan berdasarkan kondisi masing-masing wilayah.

Masyarakat bisa mulai dari langkah sederhana, seperti mengenali potensi bencana di sekitar tempat tinggal, mengetahui jalur evakuasi, menyiapkan perlengkapan darurat, dan mengikuti informasi resmi ketika terjadi kondisi berbahaya.

Pemerintah daerah juga perlu memperkuat mitigasi melalui pemetaan risiko, edukasi masyarakat, infrastruktur pendukung, serta kesiapan menghadapi keadaan darurat.

Data tersebut dapat menjadi acuan untuk melihat tingkat risiko di setiap daerah Jawa Barat, termasuk Subang yang tercatat menempati urutan kedua dalam daftar.

(pm)

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang10 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang10 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang10 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle13 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle14 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional14 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga15 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional15 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional15 jam lalu