Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jadwal MPLS Pancawaluya SMA/SMK 2026, Ini Rangkaian Kegiatannya

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:24 WIB
Bagikan:
Jadwal MPLS Pancawaluya SMA/SMK 2026, Ini Rangkaian Kegiatannya
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pancawaluya 2026 akan dilaksanakan pada 15 Juli 2026. (Foto: Instagram @disdikjabar)

PASUNDANEKSPRES.ID - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pancawaluya 2026 akan segera dilaksanakan untuk siswa baru jenjang SMA dan SMK di Jawa Barat.

Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai di mana siswa sekolah kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Berdasarkan Kalender Pendidikan Disdik Jabar, hari pertama masuk sekolah di Jawa Barat dimulai pada 13 Juli 2026. Sementara itu, siswa baru akan terlebih dahulu mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada jenjang SMP serta SMA/SMK.

Dinas Pendidikan Jawa Barat memperkenalkan program penyambutan siswa baru bernama MPLS Pancawaluya 2026 yang dimulai pada 15 Juli 2026.

Program ini bukan sekadar masa pengenalan sekolah, MPLS Pancawaluya bertujuan untuk membantu murid mengenal potensi diri, mengenal lingkungan sekolah, teman, guru, serta budaya belajar yang baru.

MPLS Pancawaluya menerapkan tujuh prinsip yakni, Gapura Pancawaluya, Edukatif, Inklusif, Efektif dan Efisien, Partisipatif, Fleksibel, Aman dan Nyaman.

Selain itu, MPLS Pancawaluya dirancang menjadi pengalaman pertama di sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan dengan menghilangkan praktik perpeloncoan, kekerasan dan aktivitas yang merugikan/tidak mendidik bagi murid baru.

Untuk mengetahui informasi ini lebih lanjut, berikut jadwal dan rangkaian kegiatan MPLS Pancawaluya 2026

Jadwal MPLS Pancawaluya 2026

Berdasarkan Kalender Pendidikan Dinas Pendidikan Jawa Barat, kegiatan MPLS Pancawaluya 2026 akan dilaksanakan selama 5 hari di awal tahun ajaran baru.

Pelaksanaan MPLS dimulai pada 15-17 Juli kemudian dilanjutkan pada 20-21 Juli 2026 yang diikuti seluruh murid baru kelas X (10) jenjang SMA/SMK serta murid baru jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB di Jawa Barat.

MPLS Pancawaluya 2026 akan diisi oleh sejumlah kegiatan yang hadir untuk membangun karakter lewat pengalaman belajar yang seru dan bermakna dengan menerapkan lima nilai karakter Pancawaluya, yakni cageur, bageur, bener, pinter, dan singer.

Rangkaian Kegiatan MPLS Pancawaluya 2026

Tujuan MPLS Pancawaluya

  • Mengenal potensi diri
  • Mengenal teman, guru, dan tenaga kependidikan
  • Mengenal kurikulum sekolah
  • Mengenal lingkungan sekolah

Prinsip MPLS Pancawaluya

  • Gapura Pancawaluya
  • Edukatif
  • Inklusif
  • Efektif dan Efisien
  • Partisipatif
  • Fleksibel
  • Aman dan Nyaman

Pendekatan dan Metode MPLS Pancawaluya

1. Kelas

  • Pembelajaran awal yang menyenangkan dengan penguatan nilai karakter Pancawaluya
  • Pembelajaran kontekstual berbasis nilai Cageur, Bageur, Bener, Pinter, Singer
  • Penyusunan kontrak belajar karakter dan projek kelas
  • Refleksi diri untuk memahami nilai serta harapan selama belajar di sekolah

2. Budaya Sekolah

  • Pembiasaan karakter melalui tradisi dan budaya positif sekolah
  • Simulasi kegiatan seperti senyum, salam, sapa, Jumat bersih, dan aksi sosial
  • Pengisian jurnal karakter harian
  • Ikrar Pelajar Pancawaluya dan penuntasan kegiatan MPLS

3. Masyarakat

  • Mengenal lingkungan sekitar serta membangun kepedulian sosial dan ekologis
  • Eksplorasi lingkungan sekolah berbasis nilai karakter
  • Kelas inspirasi bersama alumni atau tokoh inspiratif

4. Kerja Sama TNI/Polri & Instansi Terkait

  • Penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara
  • Latihan disiplin positif, PBB, tanggap bencana, evakuasi, dan P3K dasar
  • Edukasi wajib seperti anti korupsi, sekolah sehat, pencegahan narkoba, literasi digital, dan aksi peduli lingkungan

Materi MPLS Pancawaluya

1. Karakter Pancawaluya

Karakter Pancawaluya memuat 5 nilai utama pelajar Jawa Barat yakni:

  • Cageur: sehat fisik & mental, mampu mengelola diri.
  • Bageur: punya sikap baik, peduli, dan menghargai sesama.
  • Bener: jujur, disiplin, berpikir kritis, dan bertanggung jawab.
  • Pinter: cerdas, komunikatif, adaptif, dan siap berkolaborasi.
  • Singer: kreatif, tangkas, berani mencoba, dan mau berkontribusi.

2. Wawasan Kebangsaan & Bela Negara 

Belajar jadi generasi yang cinta Indonesia, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, dan menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

3. Deep Learning & Profil Pelajar 

Belajar dengan cara yang lebih bermakna, sadar, dan menyenangkan melalui:

  • Meaningful Learning
  • Mindful Learning
  • Joyful Learning

Membangun pelajar yang kritis, kreatif, mandiri, komunikatif, sehat, dan mampu bekerja sama

4. 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Mulai kebiasaan baik dari hal sederhana:

  • Bangun pagi
  • Beribadah
  • Berolahraga
  • Makan sehat
  • Gemar belajar
  • Aktif bermasyarakat
  • Istirahat cukup

5. Pendidikan Anti Korupsi

Belajar jadi pelajar berintegritas dengan membiasakan sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli, dan berani melakukan hal yang benar.

6. P4GN (Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika)

Kenali bahaya narkoba dan cara melindungi diri agar tetap sehat, produktif, dan fokus meraih cita-cita.

7. Tata Tertib Lalu Lintas & Keselamatan Berkendara

Pahami aturan lalu lintas, etika berkendara, dan pentingnya menjaga keselamatan diri maupun orang lain.

8. Kecakapan Literasi Digital

Jadi generasi digital yang bijak; cek informasi sebelum percaya, jaga privasi, dan gunakan teknologi untuk hal positif.

9. Pencegahan Perundungan, Intoleransi, dan Kekerasan Seksual 

Bangun lingkungan sekolah yang nyaman dengan saling menghargai, menghormati perbedaan, dan berani mencegah kekerasan.

10. Pendidikan Ekologi

Belajar menjaga lingkungan lewat aksi nyata; kurangi sampah, hemat energi, dan mulai gaya hidup ramah lingkungan.

11. Asesmen MPLS Pancawaluya

Bukan buat rangking atau dibandingkan, tapi untuk mengenal karakter dan kebutuhan murid agar proses belajar di sekolah makin tepat dan bermakna.

(inm)

Berita Terbaru

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang3 menit lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang8 menit lalu
SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

Riset dan Inovasi9 menit lalu
Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Subang11 menit lalu
ADVERTISEMENT
Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Subang15 menit lalu
Pembangunan Jalan Penghubung Antar-Dusun di Cupunagara Dikebut

Pembangunan Jalan Penghubung Antar-Dusun di Cupunagara Dikebut

Subang17 menit lalu
Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Nasional35 menit lalu
Forum Masyarakat Subang Bersatu Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Izin PT CMM, Pemkab Subang Didesak Tegas

Forum Masyarakat Subang Bersatu Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Izin PT CMM, Pemkab Subang Didesak Tegas

Subang50 menit lalu
Cara Bagikan Instagram Stories Khusus Close Friends, Klik Ini!

Cara Bagikan Instagram Stories Khusus Close Friends, Klik Ini!

Lifestyle1 jam lalu
Terbengkalai dan Tak Terawat, Begini Kondisi Sekolah yang Terseret Kasus Dugaan Korupsi Dana BPMU Subang

Terbengkalai dan Tak Terawat, Begini Kondisi Sekolah yang Terseret Kasus Dugaan Korupsi Dana BPMU Subang

Headline2 jam lalu