Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kekurangan Guru Jadi Sorotan, Andhika Dorong Pemerataan Pendidikan di Jawa Barat

H
Hadi MartadinataEditor: Indrawan Setiadi
|12:44 WIB
Bagikan:
Kekurangan Guru Jadi Sorotan, Andhika Dorong Pemerataan Pendidikan di Jawa Barat
Anggota DPRD Jawa Barat Andhika Surya Gumilar saat berdialog dengan siswa.

JAWA BARAT– Anggota DPRD Jawa Barat Andhika Surya Gumilar mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat pemerataan pendidikan di Jawa Barat, terutama dalam mengatasi persoalan kekurangan dan distribusi guru di berbagai daerah. Menurutnya, kualitas pendidikan tidak akan maksimal apabila akses terhadap tenaga pendidik yang memadai masih belum merata.

Persoalan kekurangan guru menjadi salah satu tantangan yang tengah dihadapi Jawa Barat. Dinas Pendidikan Jawa Barat bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bahkan memperkuat sinergi melalui Program Probidik GEMA JABAR atau Penguatan Profesional Bidang Kependidikan–Gerakan Mahasiswa Mengajar Jawa Barat. Program tersebut dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di wilayah yang membutuhkan penguatan akses dan layanan pendidikan.

Melalui program tersebut, mahasiswa calon guru diterjunkan langsung ke satuan pendidikan tingkat SMA, SMK dan SLB selama enam bulan. Kegiatan praktik mengajar itu direkognisi dan disetarakan dengan 20 SKS. Program tersebut diharapkan dapat membantu sekolah yang masih membutuhkan tenaga pendidik sekaligus memberikan pengalaman lapangan kepada mahasiswa calon guru.

Andhika menilai, persoalan guru harus dilihat secara menyeluruh. Tidak hanya mengenai jumlah tenaga pendidik, tetapi juga distribusi guru, kompetensi, kesejahteraan serta kesesuaian antara bidang keahlian guru dengan kebutuhan sekolah.

“Pendidikan yang berkualitas harus bisa dirasakan oleh seluruh anak Jawa Barat. Jangan sampai kualitas pendidikan berbeda hanya karena seorang anak tinggal di daerah yang berbeda,” kata Andhika pada Minggu (30/8/2026). 

Ia juga menyoroti persoalan daya tampung SMA dan SMK yang masih menjadi pekerjaan rumah. Menurutnya, pemerataan pendidikan tidak cukup hanya dengan meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga harus memastikan setiap lulusan SMP memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kondisi sarana dan prasarana sekolah juga perlu menjadi perhatian. Pemerintah daerah didorong untuk melakukan pemetaan terhadap sekolah yang membutuhkan pembangunan maupun perbaikan ruang kelas sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan nyaman dan aman.

Andhika mengapresiasi kolaborasi Pemprov Jabar dan UPI melalui program penguatan tenaga pendidik. Sebelumnya, Pemprov Jabar dan UPI juga telah menjalankan Program PROBIDIK dengan menerjunkan 1.066 mahasiswa ke sekolah-sekolah berdasarkan kebutuhan riil masing-masing satuan pendidikan. Penempatan dilakukan dengan mencocokkan kebutuhan guru di sekolah dengan bidang keahlian mahasiswa.

Menurut Andhika, program seperti itu perlu dikembangkan secara berkelanjutan dan dievaluasi secara berkala. Kehadiran mahasiswa calon guru di sekolah dapat menjadi solusi jangka pendek, tetapi pemerintah tetap perlu menyiapkan kebijakan jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan guru secara permanen.

Ia juga mendorong agar daerah yang memiliki kekurangan guru mendapat perhatian lebih besar. Pemetaan kebutuhan tenaga pendidik harus dilakukan berdasarkan kondisi masing-masing sekolah sehingga kebijakan yang dibuat tidak bersifat seragam.

Selain jumlah guru, kualitas tenaga pendidik juga harus diperkuat. Guru perlu mendapatkan pelatihan dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan agar mampu mengikuti perubahan teknologi dan kebutuhan peserta didik.

Andhika menilai pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi Jawa Barat. Karena itu, persoalan pendidikan harus ditempatkan sebagai prioritas pembangunan, termasuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar akibat keterbatasan sekolah, tenaga pendidik maupun fasilitas.

“Kalau kita ingin membangun Jawa Barat yang maju, maka kualitas sumber daya manusianya harus dibangun dari sekolah. Guru menjadi bagian paling penting dalam proses tersebut,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, sekolah dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan langkah tersebut, kesenjangan pendidikan antarwilayah di Jawa Barat diharapkan dapat semakin diperkecil dan setiap anak memperoleh hak pendidikan yang berkualitas.(hdi) 

Berita Terbaru

PLN Journalist Awards 2026 Usung Tema "Energi Mandiri, Indonesia Berdaya"

PLN Journalist Awards 2026 Usung Tema "Energi Mandiri, Indonesia Berdaya"

Purwakarta1 jam lalu
Lewat “Satu Benang Untuk Sade", BSI Ajak Masyarakat Bantu Pulihkan Desa Wisata  di Lombok

Lewat “Satu Benang Untuk Sade", BSI Ajak Masyarakat Bantu Pulihkan Desa Wisata  di Lombok

Nasional2 jam lalu
Link Live Streaming Persib Bandung Vs Dewa United di Vidio Malam Ini, Kick-off Pukul 19.00 WIB

Link Live Streaming Persib Bandung Vs Dewa United di Vidio Malam Ini, Kick-off Pukul 19.00 WIB

Olahraga2 jam lalu
Wabup Subang Kang Akur Dorong Penguatan GERKATIN, Perjuangkan Hak dan Kesempatan Kerja Masyarakat Tunarungu

Wabup Subang Kang Akur Dorong Penguatan GERKATIN, Perjuangkan Hak dan Kesempatan Kerja Masyarakat Tunarungu

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jelang Pilkades Serentak 2026, TNI-Polri Ingatkan Warga Sagalaherang Subang Jangan Terpecah Meski Beda Pilihan

Jelang Pilkades Serentak 2026, TNI-Polri Ingatkan Warga Sagalaherang Subang Jangan Terpecah Meski Beda Pilihan

Subang2 jam lalu
7 Bisnis yang Cocok untuk Introvert, Bisa Cuan Tanpa Harus Sering Ketemu Orang

7 Bisnis yang Cocok untuk Introvert, Bisa Cuan Tanpa Harus Sering Ketemu Orang

Lifestyle8 jam lalu
Thom Haye Soroti Jadwal Padat, PERSIB Siap Hadapi Dewa United di Super League 2026/2027

Thom Haye Soroti Jadwal Padat, PERSIB Siap Hadapi Dewa United di Super League 2026/2027

Olahraga9 jam lalu
Atasi Lapas Penuh, Pemerintah Siapkan Pulau Khusus untuk Rehabilitasi Pengguna Narkotika

Atasi Lapas Penuh, Pemerintah Siapkan Pulau Khusus untuk Rehabilitasi Pengguna Narkotika

Headline10 jam lalu
Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria

Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria

Nasional11 jam lalu
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi

Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi

Nasional11 jam lalu