Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Lagu Bupati Purwakarta Jadi Sorotan, Atalia Praratya Kritik Lirik yang Dinilai Merendahkan Perempuan

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|12:55 WIB
Bagikan:
Lagu Bupati Purwakarta Jadi Sorotan, Atalia Praratya Kritik Lirik yang Dinilai Merendahkan Perempuan
Tangkapan layar Instagram @ataliapr

PASUNDANEKSPRES - Anggota DPR RI, Atalia Praratya, menyampaikan keprihatinannya atas beredarnya lagu Bupati Purwakarta berjudul Lalaki Langit Lalanang Bejat. Lagu berbahasa Sunda tersebut menuai kontroversi karena liriknya dinilai mengandung narasi yang merendahkan perempuan.

Lagu tersebut diduga merupakan karya Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein. Namun, dalam unggahan yang dibagikan Atalia di media sosial, pencipta lagu tersebut dituliskan dengan nama Om Zein.

Pernyataan Atalia pun menjadi perhatian publik dan memicu diskusi mengenai isi lirik lagu serta pesan yang disampaikan.

Alasan Atalia Praratya Mengkritik Lagu Bupati Purwakarta

Menurut Atalia, lagu tersebut bukan sekadar karya seni, melainkan mencerminkan cara pandang yang dianggap tidak sejalan dengan nilai penghormatan terhadap perempuan.

Ia menilai lirik dalam lagu Bupati Purwakarta tersebut sangat tidak pantas dan berpotensi memperkuat stereotip yang merugikan perempuan.

"Jujur saya tidak habis pikir. Sepositif apa pun saya mencoba memaknai lagu ini, saya tidak menemukan sedikit pun ruang untuk menganggap lirik ini sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan," tulis Atalia melalui akun Instagramnya, Rabu (1/7/2026).

Atalia juga mempertanyakan alasan pemilihan narasi tersebut, padahal menurutnya Bahasa Sunda memiliki banyak kosakata yang indah dan sarat nilai kehidupan.

"Dari begitu banyak pilihan kata dalam Bahasa Sunda yang indah, dari begitu banyak pesan yang bisa mengangkat nilai kehidupan, mengapa justru narasi seperti ini yang dipilih?"

Atalia Sebut Tidak Mencerminkan Nilai Budaya Sunda

Dalam pernyataannya, Atalia menegaskan bahwa budaya Sunda dibangun di atas nilai silih asih, silih asah, silih asuh, dan silih wawangi.

Ia menilai budaya Sunda tidak pernah mengajarkan masyarakat untuk menjadikan kondisi biologis perempuan sebagai bahan candaan.

"Sebodoh apa pun saya memahami Budaya Sunda, saya tahu bahwa Budaya Sunda dibangun di atas nilai silih asih, silih asah, silih asuh, silih wawangi. Dan saya percaya, Budaya Sunda tidak pernah mengajarkan untuk menertawakan beban biologis seorang perempuan."

Soroti Isu Patriarki dalam Lagu Bupati Purwakarta

Atalia juga menyinggung upaya berbagai pihak dalam melawan budaya patriarki yang dinilai merendahkan perempuan.

Menurutnya, akan menjadi ironi apabila narasi yang dianggap patriarkal justru muncul dari karya seorang kepala daerah.

"Hari ini kita mati-matian melawan budaya patriarki yang merendahkan perempuan. Namun mengapa justru narasi yang sangat patriarkal lahir dari karya seorang kepala daerah?"

Penggalan Lirik Lagu Bupati Purwakarta yang Viral

Berikut penggalan lirik lagu Bupati Purwakarta berjudul Lalaki Langit Lalanang Bejat yang ramai diperbincangkan di media sosial:

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Cacak mun jadi awewe
Es-em-pe kelas tilu
Tos karuron tujuh kali

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Teu kudu meuli kutang
Nu busana leuwih gede batan susu

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Teu kudu ngaprak-ngaprak apotek
Alatan telat bulan

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Teu kudu ngalukis halis jeung bulu mata
Sakalina ngiceup hese beunta

Lalaki langit
Lalanang bejat

Belum Ada Tanggapan Resmi dari Bupati Purwakarta

Hingga artikel ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein terkait kritik yang disampaikan Atalia Praratya maupun polemik lagu Bupati Purwakarta tersebut.

Sementara itu, sejumlah warganet memberikan dukungan kepada Atalia karena dinilai telah menyuarakan isu yang berkaitan dengan penghormatan terhadap perempuan.

Beberapa komentar yang muncul di media sosial antara lain:

"Astagfirullah, Ya Allah parah banget itu."
"Lebih miris lagi, enggak ada teguran atau apa dari KDM."
"Nuhun teteh sudah speak up soal ini, saya sebagai wargi Purwakarta malu pisan."

Kontroversi lagu Bupati Purwakarta ini pun masih menjadi perbincangan publik dan memunculkan beragam pendapat mengenai batas kebebasan berkarya, nilai budaya Sunda, serta penghormatan terhadap perempuan.

Berita Terbaru

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat6 menit lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline1 jam lalu
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline3 jam lalu
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional4 jam lalu
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline12 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional14 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional14 jam lalu
Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Headline16 jam lalu
Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Lifestyle17 jam lalu