Tiga ABK KM Ratna Ningsih Masih Hilang, Tim SAR Intensifkan Pencarian di Perairan Balongan

PASUNDANEKSPRES.ID - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap tiga anak buah kapal (ABK) KM Ratna Ningsih yang dilaporkan hilang setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Balongan, Kabupaten Indramayu.
Operasi pencarian pada Jumat (24/7/2026) difokuskan di sekitar lokasi kejadian dengan melibatkan sejumlah unsur gabungan.
Ketiga korban yang masih dalam pencarian masing-masing bernama Sarto (25), Ayo (28), dan Adnan (28), warga Desa Majakerta, Kecamatan Balongan. Sementara nahkoda kapal, Warnita (62), berhasil diselamatkan usai insiden dan dalam kondisi selamat.
Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengatakan proses pencarian sempat dihentikan pada hari pertama akibat cuaca yang tidak mendukung.
Gelombang tinggi disertai angin kencang dinilai membahayakan keselamatan personel sehingga operasi penyisiran dihentikan sementara.
Memasuki hari kedua, pencarian kembali dilakukan dengan mengerahkan personel dari Satpolairud Polres Indramayu, Basarnas, BPBD, serta TNI Angkatan Laut. Tim gabungan menyisir area perairan yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya kapal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Ratna Ningsih berangkat dari pangkalan nelayan Desa Majakerta sekitar pukul 03.30 WIB.
Kapal berkapasitas 6 gross tonnage (GT) tersebut membawa muatan berupa 11 drum oli menuju kapal tanker di kawasan Single Point Mooring (SPM) 35 Balongan.
Sekitar pukul 05.00 WIB, kapal diduga kehilangan keseimbangan setelah diterjang gelombang tinggi hingga akhirnya terbalik dan tenggelam.
Selain faktor cuaca, dugaan kelebihan muatan juga menjadi salah satu penyebab yang tengah didalami dalam insiden tersebut.
Nahkoda kapal berhasil menyelamatkan diri berkat penggunaan jaket pelampung sebelum akhirnya dievakuasi oleh personel TNI AL yang sedang bertugas di kawasan Island Berth ITB Balongan.
Hingga berita ini ditulis, proses pencarian terhadap tiga ABK masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan. (ALAZIS)
