Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Upaya Jaga Kesehatan Mental Anak Muda, Ahmad Syaikhu Buat Terobosan Lewat Pos Konseling Gratis di Sekolah hingga Kampus

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|22:00 WIB
Bagikan:
Upaya Jaga Kesehatan Mental Anak Muda, Ahmad Syaikhu Buat Terobosan Lewat Pos Konseling Gratis di Sekolah hingga Kampus
Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu berbicara tentang isu kesehatan mental

PASUNDAN EKSPRES - MAJALENGKA, – Isu kesehatan mental semakin mengkhawatirkan di kalangan anak muda Indonesia. Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu telah menyusun rencana besar untuk mengatasi masalah ini dengan cara yang berbeda: memperbanyak pos layanan konseling kesehatan mental di berbagai tempat strategis, mulai dari sekolah dan tempat lainnya.

"Mental health ini karena anak-anak muda hari ini dihadapkan pada suatu hal yang mungkin nggak nyata. Mereka tanpa bimbingan ketika menghadapi berbagai persoalan," kata Syaikhu usai berbincang dengan anak muda di rumah makan Saung Eurih Kabupaten Majalengka, Sabtu (19/10/2024).

Syaikhu menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan mental anak muda, terutama saat mereka bersiap menghadapi tantangan masa depan. Dia menyatakan keprihatinannya terhadap generasi Z yang banyak terjebak dalam tekanan hidup, terutama di era digital.

Salah satu terobosan yang diusung Syaikhu adalah memperbanyak pos-pos konseling kesehatan mental di berbagai tempat yang mudah diakses oleh anak muda. Ia menekankan pentingnya kehadiran layanan ini di sekolah hingga kampus, 

"Oleh karena itu salah satu yang akan kita persiapkan di dunia pendidikan adalah kaitan dengan advokasi melalui psikolog-psikolog yang kita siapkan di dunia pendidikan," ujar dia.

BACA JUGA:Calon Gubernur Jabar ASIH Gelar Sosialisasi Bersama Para Tokoh Penting di Subang

Gratis, Tanpa Beban Finansial

Tak hanya itu, Syaikhu memastikan bahwa semua layanan konseling ini akan disediakan secara gratis. Menurutnya, masalah kesehatan mental seringkali terabaikan karena adanya kendala biaya. Padahal, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Syaikhu juga menekankan pentingnya pendekatan yang lebih manusiawi dalam menangani isu ini. Ia memahami, tidak semua orang tua mampu memahami masalah yang dihadapi anak muda. Untuk itu, peran psikolog di sekolah dan kampus menjadi krusial dalam mendampingi mereka menghadapi masalah.

"Gratis, karena ini masalah mental. Orang kalau bayar, orang gratis aja belum tentu ada yang mau datang. Karena masalah ini masalah mentalitas untuk persoalan dirinya diungkap ke orang lain. Nggak mungkin juga dia langsung terima, terbuka. Apalagi harus bayar, ini akan jadi lebih beban," pungkasnya.

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline38 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga56 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu