Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Desa Wisata Kamojing Tunjukan Potensi Lokal

H
HubaEditor: Huba
|08:00 WIB
Bagikan:
Desa Wisata Kamojing Tunjukan Potensi Lokal
PENGEMBANGAN WISATA: Ketua Pengelola Desa Wisata Kamojing, Agus Darsono siap mengembangkan potensi lokal mulai dari kesenian, kerajinan, peternakan hingga pertanian. KBE

KARAWANG-Desa Wisata Kamojing Kecamatan Cikampek, mulai menunjukkan wajah baru pariwisatanya. Tak hanya mengandalkan Situ Kamojing, berbagai potensi lokal mulai dari kesenian, kerajinan, peternakan hingga pertanian terus dikembangkan hingga mengantarkan Desa Wisata Kamojing meraih Juara 3 Anugerah Sapta Pesona Karawang (Asoka) Awards.

Ketua Pengelola Desa Wisata Kamojing, Agus Darsono mengaku bangga, atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan berbagai potensi wisata yang dimiliki Desa Kamojing.

“Senang dan bangga mendapatkan penghargaan Juara 3 dalam ajang Anugerah Sapta Pesona Karawang (Asoka) Awards,” ujar Agus. 

Agus menegaskan, konsep wisata yang dikembangkan di Kamojing tidak hanya bertumpu pada satu destinasi. Situ Kamojing memang menjadi salah satu daya tarik, namun masih banyak potensi lain yang terus digali dan dikembangkan.

“Pengelolaan wisata di Desa Kamojing bukan hanya berfokus di Situ Kamojing. Banyak wisata yang dikelola dan dikembangkan, seperti sektor kesenian, kerajinan, peternakan hingga pertanian,” jelasnya.

Salah satu potensi yang belakangan mulai menarik perhatian adalah Bukit Teletubbies. Kawasan tersebut menawarkan suasana alam yang asri dengan panorama hamparan persawahan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Selain wisata alam, sektor kerajinan juga menjadi bagian dari pengembangan wisata berbasis masyarakat. Salah satunya kerajinan panggal atau gangsing yang menjadi salah satu potensi lokal Desa Kamojing.

Menurut Agus, perkembangan Desa Wisata Kamojing juga tidak terlepas dari strategi promosi melalui media sosial. Pengelola secara aktif memperkenalkan berbagai potensi wisata melalui platform digital.

“Berkembangnya sektor wisata di Desa Kamojing tidak terlepas dari aktifnya Desa Wisata Kamojing di sosial media seperti Instagram dan Facebook,” katanya.

Melalui media sosial, berbagai destinasi dan potensi lokal Kamojing dapat diperkenalkan kepada masyarakat secara lebih luas. Hal tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pengelola menarik minat wisatawan untuk datang dan mengenal potensi desa.

Agus berharap penghargaan Asoka Awards tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian, tetapi dapat menjadi momentum untuk mendapatkan perhatian lebih besar dari pemerintah terhadap pengembangan wisata lokal di Kamojing.

“Harapannya setelah Juara 3 Asoka, lebih mendapat perhatian pemerintah terkait pengembangan wisata lokal yang ada di Kamojing,” ungkap Agus.

Ia mengatakan, sejauh ini dukungan untuk pengembangan sejumlah potensi wisata di Kamojing masih banyak berasal dari pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). “Sejauh ini banyaknya bantuan masih dari CSR perusahaan swasta,” pungkasnya.

Melalui penghargaan tersebut, Desa Wisata Kamojing berharap pengembangan wisata berbasis potensi masyarakat dapat terus berlanjut. Tidak hanya menghadirkan destinasi wisata, tetapi juga membuka ruang bagi kesenian, kerajinan, pertanian dan sektor ekonomi masyarakat untuk ikut tumbuh bersama.(cr1/kbe/ery)

Berita Terbaru

5 Curug Tersembunyi di Subang yang Jarang Diketahui, Aksesnya Mudah

5 Curug Tersembunyi di Subang yang Jarang Diketahui, Aksesnya Mudah

Lifestyle21 menit lalu
Sinopsis 100 Days of Deception, Kim You Jung jadi Mata-Mata

Sinopsis 100 Days of Deception, Kim You Jung jadi Mata-Mata

Lifestyle46 menit lalu
SPN Tunda Aksi di PT VinFast, Buka Ruang Dialog dengan Manajemen dan Kemenaker

SPN Tunda Aksi di PT VinFast, Buka Ruang Dialog dengan Manajemen dan Kemenaker

Subang3 jam lalu
Kapolsek Pagaden Ingatkan Warga Waspadai Judi Online, Pinjol hingga Miras dan Knalpot Brong

Kapolsek Pagaden Ingatkan Warga Waspadai Judi Online, Pinjol hingga Miras dan Knalpot Brong

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kaki Patah Akibat Kecelakaan, Ma Tayem Tetap Berjuang Mencari Nafkah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan

Kaki Patah Akibat Kecelakaan, Ma Tayem Tetap Berjuang Mencari Nafkah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan

Subang3 jam lalu
Hari Batik Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Alasan 2 Oktober Diperingati

Hari Batik Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Alasan 2 Oktober Diperingati

Nasional3 jam lalu
Profil dan Tugas Sekda Subang Setelah Dilantik, Apa yang Akan Dikerjakan?

Profil dan Tugas Sekda Subang Setelah Dilantik, Apa yang Akan Dikerjakan?

Subang3 jam lalu
UPTD BLK Himpun Minat Eks Pekerja PHK Subang, Formulir Sudah Tersedia

UPTD BLK Himpun Minat Eks Pekerja PHK Subang, Formulir Sudah Tersedia

Subang4 jam lalu
Berapa Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih per Bulan? Ini Rinciannya

Berapa Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih per Bulan? Ini Rinciannya

Nasional5 jam lalu
Dirjenpas Mashudi Mengundurkan Diri di Tengah Polemik Fasilitas Cibinong

Dirjenpas Mashudi Mengundurkan Diri di Tengah Polemik Fasilitas Cibinong

Nasional5 jam lalu