Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Siswa-Siswi SMAN 4 Karawang Belajar Kenali Modus TPPO dari Imigrasi Karawang

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:29 WIB
Bagikan:
Siswa-Siswi SMAN 4 Karawang Belajar Kenali Modus TPPO dari Imigrasi Karawang
Ratusan siswa-siswi kelas XII SMAN 4 Karawang mendapatkan edukasi mengenai keimigrasian sekaligus pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Selasa (29/9).

KARAWANG – Ratusan siswa-siswi kelas XII SMAN 4 Karawang mendapatkan edukasi mengenai keimigrasian sekaligus pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Selasa (29/9).

Edukasi tersebut disampaikan melalui sosialisasi bertema “Layanan dan Penegakan Hukum Keimigrasian” yang merupakan rangkaian ketiga dari program Immigration Socialization Program for Education (INSPIRE) yang digagas Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang.

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Madriva Rumadyo Gusmaritno, mengatakan program INSPIRE menjadi wadah bagi pelajar untuk mengenal lebih jauh mengenai tugas dan fungsi keimigrasian.

Menurutnya, edukasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan TPPO sejak dini, terutama dengan membekali pelajar mengenai berbagai modus yang berpotensi menjerumuskan mereka menjadi korban.

“Dalam kegiatan ini para siswa diberikan pemahaman bahwa tugas, fungsi dan peran imigrasi tidak hanya sebatas menerbitkan paspor saja, tetapi juga bagaimana mencegah praktik TPPO dengan mengenali modus atau motif yang sering terjadi,” jelas Madriva.

Ia menjelaskan, kelompok usia 18 hingga 40 tahun termasuk kelompok yang rentan berpotensi menjadi korban TPPO. Karena itu, literasi keimigrasian dinilai penting diberikan kepada para pelajar sebagai bekal sebelum mereka memasuki usia produktif.

“Kami ingin para siswa dapat lebih waspada dan mampu melindungi diri dari risiko menjadi korban TPPO,” ujarnya.

Selain membahas keimigrasian dan pencegahan TPPO, para siswa SMAN 4 Karawang juga mendapatkan informasi mengenai Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (POLTEKIMIPAS).

Pengenalan tersebut mencakup informasi mengenai lingkungan pendidikan, bidang yang dipelajari hingga peluang pengembangan karier setelah menyelesaikan pendidikan kedinasan.

“Mudah-mudahan melalui pengenalan ini, siswa yang memiliki minat di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan bisa mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai pendidikan kedinasan serta menjadikannya sebagai salah satu pilihan untuk melanjutkan pendidikan setelah lulus SMA,” kata Madriva.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMAN 4 Karawang, Taupik, mengapresiasi pelaksanaan program INSPIRE di sekolahnya.

Menurutnya, pemahaman mengenai keimigrasian penting diberikan kepada pelajar agar mereka mengetahui fungsi dan peran negara dalam mengatur lalu lintas orang yang keluar maupun masuk wilayah Indonesia.

“Karena setiap negara itu punya pintu. Sama halnya rumah, kalau rumah itu ada orang bebas masuk dan keluar tidak enak. Harus dijaga,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang menghadirkan inovasi INSPIRE pada 2026. Melalui program tersebut, Imigrasi Karawang memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan pelajar yang berada dalam kelompok usia produktif, mengenai keimigrasian serta bahaya dan pencegahan TPPO.

Berita Terbaru

Proyek Pengairan PUPR Subang Capai 95 Persen, Tiga Lokasi Masih Dikerjakan

Proyek Pengairan PUPR Subang Capai 95 Persen, Tiga Lokasi Masih Dikerjakan

Subang30 menit lalu
PKS Soroti Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Mardani: Tidak Bisa Dianggap Angin Lalu

PKS Soroti Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Mardani: Tidak Bisa Dianggap Angin Lalu

Nasional33 menit lalu
Kelas Pelatihan Gratis BLK Subang 2026 Siapkan 3 Program, Ini Syarat Pendaftarannya

Kelas Pelatihan Gratis BLK Subang 2026 Siapkan 3 Program, Ini Syarat Pendaftarannya

Lifestyle1 jam lalu
Pemerintah Siapkan Program Satu Orang Satu Rekening, Gelontorkan Anggaran Rp 1,28 Triliun

Pemerintah Siapkan Program Satu Orang Satu Rekening, Gelontorkan Anggaran Rp 1,28 Triliun

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dua Hari Berjibaku, Karhutla Kawasan Gunung Ciremai Meluas di Tengah Angin Kencang

Dua Hari Berjibaku, Karhutla Kawasan Gunung Ciremai Meluas di Tengah Angin Kencang

Jawa Barat1 jam lalu
BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Stimulan Rutilahu untuk Korban Kebakaran di Cikaum Barat

BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Stimulan Rutilahu untuk Korban Kebakaran di Cikaum Barat

Headline2 jam lalu
Mantan Ajudan Jokowi Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI

Mantan Ajudan Jokowi Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI

Nasional2 jam lalu
Kemenkes Sediakan 477 Rumah Oksigen untuk Tangani Dampak Asap Karhutla

Kemenkes Sediakan 477 Rumah Oksigen untuk Tangani Dampak Asap Karhutla

Nasional2 jam lalu
Respons Presiden Prabowo terhadap MSCI: Indonesia Tidak Takut dan Tidak Akan Gentar

Respons Presiden Prabowo terhadap MSCI: Indonesia Tidak Takut dan Tidak Akan Gentar

Nasional2 jam lalu
Mahasiswa Cirebon Desak Pengusutan Dugaan Keracunan MBG, Korban Bertambah Jadi 395 Orang

Mahasiswa Cirebon Desak Pengusutan Dugaan Keracunan MBG, Korban Bertambah Jadi 395 Orang

Nasional2 jam lalu