Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

KARAWANG – Kasus pembegalan pelajar di Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, menjadi perhatian setelah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan dugaan perampasan sepeda motor beredar di media sosial. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa, 27 Oktober 2026, ketika seorang pelajar sedang dalam perjalanan menuju sekolah dan berhenti untuk berteduh dari hujan.
Berdasarkan informasi yang dimuat Pasundan Ekspres, kejadian berlangsung di kawasan pertokoan H. Wade, di samping Pondok Pesantren Al-Hasby Nihayatul Amal, Desa Purwamekar, Kecamatan Rawamerta.
Tiga orang yang diduga sebagai pelaku menghampiri korban dengan membawa senjata tajam. Sepeda motor Yamaha Aerox milik pelajar tersebut kemudian dibawa kabur.
Peristiwa ini turut diberitakan ANTARA pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Dalam laporannya, ANTARA menyebut Satuan Reserse Kriminal Polresta Karawang sedang memburu tiga terduga pelaku pembegalan bersenjata tajam jenis celurit yang merampas sepeda motor milik seorang pelajar di wilayah Rawamerta.
Kronologi Pembegalan Pelajar di Rawamerta
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pemberitaan media, korban saat itu sedang mengendarai sepeda motor untuk berangkat sekolah. Hujan yang turun pada pagi hari membuat korban berhenti di sekitar pertokoan untuk berteduh sekaligus bersiap mengenakan jas hujan.
Situasi berubah ketika tiga orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor mendatangi korban. Salah seorang di antaranya diduga mengacungkan senjata tajam jenis celurit untuk mengancam pelajar tersebut.
Dalam keadaan ketakutan, korban berlari menjauh untuk menyelamatkan diri. Ketika korban meninggalkan kendaraannya, para terduga pelaku diduga mengambil sepeda motor tersebut dan melarikan diri dari lokasi.
Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan sebagian kejadian tersebut.
Namun, rekaman yang beredar di media sosial perlu dipahami sebagai bahan informasi awal, bukan pengganti hasil penyelidikan kepolisian. Identitas orang-orang yang terekam juga belum dapat dipastikan hanya berdasarkan video tersebut.
Sejumlah laporan menyebut waktu kejadian sekitar pukul 05.30 WIB, sementara tampilan waktu pada rekaman CCTV yang terlihat dalam unggahan menunjukkan angka sekitar pukul 06.33.
Perbedaan tersebut perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait sebelum waktu kejadian dipastikan secara definitif.
Polisi Selidiki Kasus Pembegalan dan Buru Terduga Pelaku
Kasat Reskrim Polresta Karawang Kompol Ali Jupri membenarkan bahwa polisi telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut dari Polsek Rawamerta.
Menurut keterangan yang diberitakan ANTARA, tim kepolisian langsung melakukan pengecekan lokasi dan penyelidikan untuk mengungkap identitas para terduga pelaku.
“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak mengecek lokasi kejadian dan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku,” kata Ali Jupri, sebagaimana dikutip ANTARA pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, polisi masih memburu tiga orang yang diduga terlibat dalam pembegalan itu. Belum ada keterangan dalam laporan tersebut yang memastikan bahwa para terduga pelaku telah ditangkap atau sepeda motor korban berhasil ditemukan.
