Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Komplotan Curanmor di Karawang Ditangkap, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:11 WIB
Bagikan:
Komplotan Curanmor di Karawang Ditangkap, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Karawang bersama Unit Reskrim Polsek Telukjambe Timur saat memperlihatkan sejumlah barang bukti pelaku kejahatan Curanmor pada Senin 28 September 2026

KARAWANG – Komplotan Curanmor di Karawang Ditangkap. Komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga Kabupaten Karawang akhirnya dibekuk polisi. Sebanyak empat tersangka ditangkap dalam pengungkapan kasus yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Karawang bersama Unit Reskrim Polsek Telukjambe Timur.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan tujuh unit sepeda motor hasil curian yang diduga berasal dari sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Karawang.

Wakapolresta Karawang AKBP Afrian Satya Permadi mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari penelusuran sejumlah Laporan Polisi (LP) yang diterima sepanjang September 2026.

Menindaklanjuti laporan dan keresahan masyarakat, tim opsnal gabungan kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi keberadaan para pelaku.

"Adapun empat tersangka yang berhasil diringkus yakni DN dan AP yang ditangkap oleh tim Satreskrim Polresta Karawang, serta SBR dan NW yang diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Telukjambe Timur," kata AKBP Afrian Satya Permadi saat konferensi pers, Senin (28/9/2026).

Kasat Reskrim Polresta Karawang Kompol Ali Jupri menambahkan, salah satu tersangka berinisial DN diketahui merupakan residivis dalam kasus serupa.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, komplotan tersebut menyasar sejumlah lokasi yang dinilai minim pengawasan. Di antaranya kawasan permukiman, indekos, hingga lingkungan sekitar kampus.

Sejumlah lokasi yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) antara lain wilayah Lamaran, Nagasari, Pinayungan, kawasan kos-kosan sekitar kampus UNSIKA, serta wilayah Telukjambe Timur.

"Aksi kejahatan para pelaku dilakukan pada waktu-waktu rawan, dominan pada dini hari hingga pagi hari antara pukul 03.00 hingga 06.50 WIB. Situasi lingkungan yang sepi dan kelengahan pemilik kendaraan dimanfaatkan para pelaku untuk mengeksekusi target secara cepat," ujar Kompol Ali Jupri.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan sejumlah perkakas untuk merusak kunci kontak kendaraan. Polisi menyebut komplotan tersebut menggunakan kunci buatan dan alat pemaksa untuk membawa kabur sepeda motor yang menjadi sasaran.

Selain tujuh sepeda motor hasil curian, polisi turut mengamankan satu unit Honda Beat Deluxe yang diduga digunakan sebagai kendaraan operasional para pelaku.

Barang bukti lainnya yang disita yakni dua set kunci astag, dua tang potong, satu set kunci leter L, satu linggis kecil, satu unit ponsel Oppo, serta sebuah tas ransel berwarna hitam.

Keempat tersangka kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya pemilik sepeda motor, untuk meningkatkan kewaspadaan. Penggunaan kunci pengaman tambahan atau kunci ganda disarankan ketika kendaraan diparkir, terutama di lokasi yang minim pengawasan.

Berita Terbaru

Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Jawa Barat27 menit lalu
Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Nasional34 menit lalu
Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Nasional1 jam lalu
Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Subang2 jam lalu
Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Lifestyle2 jam lalu
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Nasional2 jam lalu
Prancis Perluas Jam Malam Akibat Kerusuhan Biaya Hidup, Kemlu Pantau WNI

Prancis Perluas Jam Malam Akibat Kerusuhan Biaya Hidup, Kemlu Pantau WNI

Nasional3 jam lalu
Demo di Bandung Berujung Ricuh, Massa Serang Truk Polisi

Demo di Bandung Berujung Ricuh, Massa Serang Truk Polisi

Jawa Barat3 jam lalu
Seleksi 5 Jabatan Eselon II Subang Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Seleksi 5 Jabatan Eselon II Subang Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Subang3 jam lalu