6 Tanda Gula Darah Rendah yang Perlu Kamu Kenali

PASUNDANEKSPRES.ID - Wajib tahu enam tanda gula darah rendah. Tanda gula darah rendah atau hipoglikemia dapat muncul ketika kadar glukosa dalam darah berada di bawah batas normal. Kondisi ini perlu dikenali karena gula darah merupakan sumber energi penting bagi tubuh, terutama otak dan sistem saraf.
Gula darah rendah dapat menimbulkan berbagai gejala, mulai dari gemetar, berkeringat, hingga sulit berkonsentrasi. Pada kondisi yang lebih parah, hipoglikemia bahkan dapat menyebabkan gangguan kesadaran.
Simak enam tanda gula darah yang rendah yang perlu kamu ketahui.
6 Tanda Gula Darah Rendah
Berikut ini adalah enam tanda gula darah yang rendah.
1. Tubuh Gemetar
Gemetar atau tremor merupakan salah satu tanda gula darah yang rendah yang cukup umum. Kondisi ini terjadi karena otak dan sistem saraf membutuhkan glukosa sebagai sumber energi.
Ketika kadar gula darah turun, tubuh dapat merespons dengan melepaskan hormon tertentu yang memicu tubuh menjadi gemetar. Tangan atau kaki juga bisa terasa bergetar dan disertai keringat dingin.
2. Merasa Cemas
Penurunan gula darah dapat membuat tubuh melepaskan hormon adrenalin dan kortisol. Respons tersebut merupakan bagian dari mekanisme tubuh untuk menghadapi kondisi kekurangan glukosa.
Akibatnya, kamu bisa merasa cemas atau gelisah. Rasa cemas tersebut dapat disertai gejala lain, seperti gemetar, berkeringat, dan jantung berdebar.
3. Merasa Sangat Lapar
Rasa lapar yang muncul secara tiba-tiba dan cukup kuat juga dapat menjadi tanda gula darah rendah. Ketika kadar glukosa turun, tubuh memberi sinyal bahwa energi yang tersedia tidak mencukupi.
Kondisi tersebut dapat membuat rasa lapar meningkat. Pada orang yang mengalami gangguan pengaturan gula darah, tubuh juga dapat kesulitan menggunakan glukosa secara efektif sebagai sumber energi.
4. Penglihatan Menjadi Kabur
Penglihatan kabur juga dapat terjadi ketika kadar gula darah terlalu rendah. Glukosa dibutuhkan otak untuk menjalankan berbagai fungsi, termasuk memproses informasi visual.
Saat kadar gula darah menurun, fungsi tersebut dapat terganggu sehingga penglihatan menjadi kabur atau tampak tidak jelas. Jika kondisi ini terjadi secara tiba-tiba, terutama pada orang dengan diabetes, gula darah sebaiknya segera diperiksa.
5. Sulit Berkonsentrasi
Otak sangat bergantung pada glukosa sebagai sumber energi. Ketika kadar gula darah turun, fungsi otak dapat ikut terganggu.
Akibatnya, kamu mungkin mengalami kesulitan berkonsentrasi, merasa bingung, atau kesulitan berpikir dengan jelas. Hipoglikemia yang parah dan berulang juga dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi otak dalam jangka panjang, termasuk yang berkaitan dengan proses belajar dan memori.
6. Berkeringat
Berkeringat tanpa sebab yang jelas juga bisa menjadi tanda gula darah yang rendah. Gejala ini berkaitan dengan respons tubuh terhadap penurunan kadar glukosa.
Ketika mengalami hipoglikemia, tubuh dapat meningkatkan pelepasan hormon seperti adrenalin. Respons tersebut dapat menyebabkan keringat muncul, bahkan ketika kamu tidak sedang berolahraga atau berada di lingkungan yang panas.
Pada orang dengan diabetes, berkeringat dapat muncul selama episode hipoglikemia dan biasanya berkurang setelah kadar glukosa kembali ke tingkat yang lebih aman.
Tanda gula darah yang rendah dapat berbeda pada setiap orang. Gejalanya juga bisa berkembang menjadi lebih berat jika kadar glukosa terus menurun.
Jika hipoglikemia tidak segera ditangani, seseorang dapat mengalami kebingungan, kesulitan berbicara, kejang, hingga kehilangan kesadaran. Kondisi seperti ini membutuhkan pertolongan medis segera.
Jika kamu memiliki diabetes atau sering mengalami gejala gula darah rendah, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan. Pemeriksaan dapat membantu mengetahui penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai.
Mengenali tanda gula darah yang menurun sejak awal penting agar kondisi dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi lebih serius.
(ipa)
