Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

6 Tanda Gula Darah Rendah yang Perlu Kamu Kenali

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|11:23 WIB
Bagikan:
6 Tanda Gula Darah Rendah yang Perlu Kamu Kenali
6 Tanda Gula Darah Rendah yang Perlu Kamu Kenali (Image From: Pexels/RDNE Stock project)

PASUNDANEKSPRES.ID - Wajib tahu enam tanda gula darah rendah. Tanda gula darah rendah atau hipoglikemia dapat muncul ketika kadar glukosa dalam darah berada di bawah batas normal. Kondisi ini perlu dikenali karena gula darah merupakan sumber energi penting bagi tubuh, terutama otak dan sistem saraf.

Gula darah rendah dapat menimbulkan berbagai gejala, mulai dari gemetar, berkeringat, hingga sulit berkonsentrasi. Pada kondisi yang lebih parah, hipoglikemia bahkan dapat menyebabkan gangguan kesadaran.

Simak enam tanda gula darah yang rendah yang perlu kamu ketahui. 

6 Tanda Gula Darah Rendah 

Berikut ini adalah enam tanda gula darah yang rendah. 

1. Tubuh Gemetar

Gemetar atau tremor merupakan salah satu tanda gula darah yang rendah yang cukup umum. Kondisi ini terjadi karena otak dan sistem saraf membutuhkan glukosa sebagai sumber energi.

Ketika kadar gula darah turun, tubuh dapat merespons dengan melepaskan hormon tertentu yang memicu tubuh menjadi gemetar. Tangan atau kaki juga bisa terasa bergetar dan disertai keringat dingin.

2. Merasa Cemas

Penurunan gula darah dapat membuat tubuh melepaskan hormon adrenalin dan kortisol. Respons tersebut merupakan bagian dari mekanisme tubuh untuk menghadapi kondisi kekurangan glukosa.

Akibatnya, kamu bisa merasa cemas atau gelisah. Rasa cemas tersebut dapat disertai gejala lain, seperti gemetar, berkeringat, dan jantung berdebar.

3. Merasa Sangat Lapar

Rasa lapar yang muncul secara tiba-tiba dan cukup kuat juga dapat menjadi tanda gula darah rendah. Ketika kadar glukosa turun, tubuh memberi sinyal bahwa energi yang tersedia tidak mencukupi.

Kondisi tersebut dapat membuat rasa lapar meningkat. Pada orang yang mengalami gangguan pengaturan gula darah, tubuh juga dapat kesulitan menggunakan glukosa secara efektif sebagai sumber energi.

4. Penglihatan Menjadi Kabur

Penglihatan kabur juga dapat terjadi ketika kadar gula darah terlalu rendah. Glukosa dibutuhkan otak untuk menjalankan berbagai fungsi, termasuk memproses informasi visual.

Saat kadar gula darah menurun, fungsi tersebut dapat terganggu sehingga penglihatan menjadi kabur atau tampak tidak jelas. Jika kondisi ini terjadi secara tiba-tiba, terutama pada orang dengan diabetes, gula darah sebaiknya segera diperiksa.

5. Sulit Berkonsentrasi

Otak sangat bergantung pada glukosa sebagai sumber energi. Ketika kadar gula darah turun, fungsi otak dapat ikut terganggu.

Akibatnya, kamu mungkin mengalami kesulitan berkonsentrasi, merasa bingung, atau kesulitan berpikir dengan jelas. Hipoglikemia yang parah dan berulang juga dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi otak dalam jangka panjang, termasuk yang berkaitan dengan proses belajar dan memori.

6. Berkeringat

Berkeringat tanpa sebab yang jelas juga bisa menjadi tanda gula darah yang rendah. Gejala ini berkaitan dengan respons tubuh terhadap penurunan kadar glukosa.

Ketika mengalami hipoglikemia, tubuh dapat meningkatkan pelepasan hormon seperti adrenalin. Respons tersebut dapat menyebabkan keringat muncul, bahkan ketika kamu tidak sedang berolahraga atau berada di lingkungan yang panas.

Pada orang dengan diabetes, berkeringat dapat muncul selama episode hipoglikemia dan biasanya berkurang setelah kadar glukosa kembali ke tingkat yang lebih aman.

Tanda gula darah yang rendah dapat berbeda pada setiap orang. Gejalanya juga bisa berkembang menjadi lebih berat jika kadar glukosa terus menurun.

Jika hipoglikemia tidak segera ditangani, seseorang dapat mengalami kebingungan, kesulitan berbicara, kejang, hingga kehilangan kesadaran. Kondisi seperti ini membutuhkan pertolongan medis segera.

Jika kamu memiliki diabetes atau sering mengalami gejala gula darah rendah, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan. Pemeriksaan dapat membantu mengetahui penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai.

Mengenali tanda gula darah yang menurun sejak awal penting agar kondisi dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi lebih serius.

(ipa)

Berita Terbaru

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

Nasional3 jam lalu
Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Nasional3 jam lalu
Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Headline4 jam lalu
10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

Lifestyle4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Headline5 jam lalu
Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang7 jam lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline8 jam lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle8 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional9 jam lalu
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang10 jam lalu