Alamat Pabrik BYD di Subang, Kapasitas Produksi, dan Profil Fasilitasnya

PASUNDANEKSPRES.ID - Ini dia alamat pabrik BYD di Subang. Pabrik BYD di Indonesia berlokasi di kawasan industri Subang Smartpolitan, Jawa Barat. Fasilitas manufaktur kendaraan energi baru tersebut menjadi bagian penting dari ekspansi produsen kendaraan listrik asal China, BYD, di pasar Indonesia.
Alamat Pabrik BYD di Subang
Alamat pabrik PT BYD Auto Indonesia berada di Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Jalan Smartpolitan Utama Raya Kavling I-56-58, Desa Sawangan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41272.
Fasilitas tersebut dibangun di atas area yang disebut mencapai lebih dari 100 hektare dan dirancang untuk mendukung produksi kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) BYD di Indonesia.
Pabrik BYD Subang Resmi Beroperasi
BYD memasuki tahap baru dalam pengembangan bisnisnya di Indonesia setelah meresmikan fasilitas perakitan kendaraan energi baru di Subang Smartpolitan Industrial Park pada 3 September 2026.
Peresmian tersebut menjadi tonggak penting bagi BYD setelah sebelumnya perusahaan memenuhi kebutuhan pasar Indonesia terutama melalui kendaraan impor utuh atau Completely Built Up (CBU).
Vice President BYD Co Ltd sekaligus General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, mengatakan pembangunan fasilitas produksi di Indonesia merupakan bagian dari perjalanan panjang perusahaan dalam mengembangkan kendaraan energi baru.
Menurut Liu, BYD telah mengambil keputusan strategis untuk menghentikan produksi kendaraan konvensional dan mengalihkan fokus perusahaan pada kendaraan energi baru.
Dengan fokus tersebut, BYD mengembangkan kendaraan listrik berbasis baterai serta berbagai teknologi elektrifikasi untuk memenuhi kebutuhan mobilitas di berbagai negara.
Kapasitas Produksi Pabrik BYD Subang
Fasilitas produksi BYD di Subang memiliki luas sekitar 126 hektare dan dirancang dengan kapasitas produksi hingga 150.000 unit kendaraan per tahun.
Pabrik ini juga mengintegrasikan berbagai tahapan utama produksi kendaraan di Indonesia. Proses tersebut mencakup stamping, welding, painting, hingga assembly.
Pengembangan fasilitas produksi lokal ini membuat BYD tidak lagi hanya mengandalkan impor kendaraan jadi untuk memenuhi permintaan pasar Indonesia. Produksi dalam negeri juga membuka peluang peningkatan keterlibatan perusahaan dalam rantai pasok dan ekosistem industri otomotif nasional.
Menyerap Ribuan Tenaga Kerja Indonesia
Selain meningkatkan kapasitas produksi, kehadiran pabrik BYD di Subang juga membawa dampak terhadap penyerapan tenaga kerja.
Saat ini, jumlah pegawai di fasilitas tersebut telah mencapai lebih dari 5.000 orang. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring dengan peningkatan kapasitas produksi.
Liu Xueliang menyebut tenaga kerja lokal berpotensi meningkat hingga lebih dari 20.000 staf Indonesia ketika fasilitas produksi beroperasi pada kapasitas maksimal.
Peningkatan kebutuhan tenaga kerja tersebut tidak hanya mencakup kegiatan manufaktur, tetapi juga berpotensi mendukung kebutuhan di bidang teknis, logistik, pengembangan sumber daya manusia, hingga aktivitas pendukung industri kendaraan listrik.
Target Penjualan BYD di Indonesia
Pembangunan pabrik di Subang juga tidak terlepas dari pertumbuhan bisnis BYD di pasar Indonesia.
Perusahaan menyebut penjualan BYD di Indonesia telah mendekati 100.000 unit. BYD kemudian menargetkan penjualan mencapai 200.000 unit pada tahun berikutnya.
Target tersebut menunjukkan besarnya kapasitas pasar yang ingin digarap BYD di Indonesia. Keberadaan fasilitas produksi lokal diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi untuk mendukung peningkatan volume penjualan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan impor utuh.
Produksi kendaraan di dalam negeri juga dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai bagian dari rantai produksi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.
Profil PT BYD Auto Indonesia
PT BYD Auto Indonesia merupakan bagian dari BYD Company Limited, perusahaan asal China yang bergerak di bidang kendaraan listrik dan teknologi energi baru.
BYD dikenal sebagai salah satu perusahaan besar dalam pengembangan kendaraan listrik, baterai, dan teknologi elektrifikasi. Di pasar Indonesia, perusahaan telah memperkenalkan sejumlah model kendaraan listrik, antara lain BYD Atto 3, BYD Dolphin, dan BYD Seal.
Kehadiran fasilitas produksi di Subang menandai perkembangan penting dalam strategi BYD di Indonesia. Perusahaan tidak hanya memasarkan kendaraan listrik, tetapi juga membangun basis produksi untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya di pasar domestik dan kawasan.
Fokus pada Industri Kendaraan Listrik Berkelanjutan
Pengembangan pabrik BYD di Subang juga berkaitan dengan agenda keberlanjutan yang menjadi bagian dari industri kendaraan listrik.
Fasilitas produksi tersebut dirancang dengan memperhatikan efisiensi energi dan pengelolaan limbah. Konsep tersebut sejalan dengan upaya pengembangan industri yang lebih ramah lingkungan serta agenda pemerintah dalam mendorong industri hijau di Indonesia.
Di sisi lain, BYD juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga pendidikan, untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia dan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Melalui pengembangan tenaga kerja lokal, perusahaan diharapkan tidak hanya membawa teknologi kendaraan listrik ke Indonesia, tetapi juga membantu meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam memahami dan mengembangkan teknologi tersebut.
(ipa)
