Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cara Mengetes Batu Akik Puser Bumi: Panduan Lengkap untuk Pemula

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|13:00 WIB
Bagikan:
Cara Mengetes Batu Akik Puser Bumi: Panduan Lengkap untuk Pemula
Cara Mengetes Batu Akik Puser Bumi: Panduan Lengkap untuk Pemula

PASUNDAN EKSPRES - Batu akik "Puser Bumi" adalah salah satu jenis batu akik yang banyak diburu oleh kolektor dan pecinta batu mulia karena keunikannya yang dipercaya memiliki energi spiritual serta corak khas yang menyerupai pusaran di tengah batu.

Namun, karena popularitasnya, tak sedikit pula beredar batu palsu atau imitasi di pasaran. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengetes keaslian batu akik Puser Bumi sebelum memutuskan untuk membeli atau menyimpannya sebagai koleksi.

Ciri Khas Batu Akik Puser Bumi

Sebelum masuk ke cara pengujian, kenali dulu beberapa ciri umum dari batu akik Puser Bumi:

- Motif seperti pusaran di tengah batu (mirip bentuk spiral atau seperti "pusar bumi").

- Warna alami, umumnya cokelat kemerahan, kehitaman, atau bening kekuningan.

- Tekstur halus, namun padat dan keras.

- Dipercaya memiliki aura atau getaran energi tertentu oleh sebagian kalangan spiritual.

Cara Mengetes Batu Akik Puser Bumi

1. Uji Kekerasan (Scratch Test)

Gunakan benda tajam seperti pisau baja atau paku untuk menggores bagian batu:

- Jika batu tergores, kemungkinan besar palsu (terbuat dari resin atau kaca).

- Batu asli akan sulit tergores karena memiliki tingkat kekerasan yang tinggi (biasanya 6-7 skala Mohs).

Catatan: Lakukan uji ini di bagian belakang atau sisi yang tidak terlihat agar tidak merusak penampilan batu.

2. Uji dengan Lampu Senter atau Cahaya

Arahkan cahaya senter dari belakang batu:

- Batu asli akan menunjukkan pantulan atau efek cahaya alami, bahkan terkadang memperlihatkan struktur dalamnya.

- Batu sintetis atau palsu cenderung terlalu bening atau justru tidak meneruskan cahaya dengan wajar.

3. Perhatikan Corak dan Motif Alami

Amati motif "pusar" yang ada pada batu:

- Corak asli terlihat alami, tidak simetris sempurna, dan memiliki kedalaman visual.

- Corak buatan biasanya terlalu rapi, datar, dan seperti dicetak atau dilukis di permukaan.

4. Uji dengan Air

Masukkan batu ke dalam air:

- Batu asli tidak akan memudar atau melepaskan warna.

- Jika warnanya luntur atau air berubah warna, kemungkinan besar itu batu yang diwarnai atau imitasi.

5. Tes Dingin di Kulit

Tempelkan batu ke pipi atau dahi:

- Batu asli akan terasa dingin dan tetap dingin meski lama ditempelkan.

- Batu palsu cepat mengikuti suhu tubuh karena terbuat dari bahan sintetis.

6. Pemeriksaan dengan Loupe atau Mikroskop

Gunakan kaca pembesar atau mikroskop untuk melihat serat atau inklusi alami:

- Batu asli biasanya memiliki inklusi alami seperti serat, garis, atau gelembung kecil tak beraturan.

- Batu palsu atau buatan cenderung terlihat terlalu mulus dan bersih dari cacat.

7. Konsultasi dengan Ahli atau Lab Gemologi

Jika masih ragu, bawa batu ke ahli gemologi atau toko batu terpercaya:

- Beberapa laboratorium bisa memberikan sertifikat keaslian batu.

- Ini adalah metode paling akurat dan disarankan untuk batu dengan nilai tinggi.

Nah jadi itulah cara mengetes batu akik puser bumi.

(dbm)

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga10 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang11 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang11 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang12 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional13 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional14 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle14 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta15 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat15 jam lalu