Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mengenal MAGMA Indonesia, Aplikasi Resmi untuk Cek Status Gunung Api dan Lainnya

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|12:20 WIB
Bagikan:
Mengenal MAGMA Indonesia, Aplikasi Resmi untuk Cek Status Gunung Api dan Lainnya
Gambar: Tampilan peta pada laman resmi MAGMA Indonesia menyajikan informasi status gunung api dan kondisi kebencanaan geologi secara terintegrasi. (Sumber: Web resmi MAGMA Indonesia)

PASUNDANEKSPRES.ID - Cek status gunung api dan kebencanaan geologi terintegrasi lainnya kini bisa dilakukan melalui aplikasi multi-platform MAGMA Indonesia, layanan milik Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Bukan hanya menyediakan informasi gunung api, MAGMA Indonesia juga menggabungkan data kebencanaan geologi seperti gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah dalam satu layanan.

Mengutip laman resmi MAGMA Indonesia, nama MAGMA merupakan singkatan dari Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment in Indonesia. 

Layanannya tersedia melalui web dan mobile, sementara informasi yang disajikan bersifat kuasi-real-time serta dilengkapi rekomendasi terkait kondisi kebencanaan.

Cek Status Gunung Api Lewat MAGMA Indonesia

Cek status gunung api tidak hanya berarti melihat apakah sebuah gunung berada pada level Normal, Waspada, Siaga, atau Awas.

MAGMA Indonesia menyediakan sejumlah informasi pendukung yang membantu pengguna memahami kondisi gunung secara lebih lengkap.

Beberapa fitur yang bisa ditemukan antara lain:

  • Tingkat Aktivitas: menampilkan status aktivitas gunung api berdasarkan hasil pemantauan.
  • Laporan Aktivitas Gunung Api: berisi perkembangan aktivitas vulkanik yang dilaporkan melalui sistem pemantauan.
  • Laporan Harian: menyajikan informasi rutin mengenai kondisi gunung api.
  • Informasi Letusan: memuat keterangan terkait kejadian erupsi dan perkembangan aktivitasnya.
  • Download Peta KRB: memungkinkan pengguna memperoleh Peta Kawasan Rawan Bencana untuk mengetahui wilayah yang memiliki potensi bahaya.
  • Kamera atau CCTV: memberikan gambaran visual kondisi gunung dari titik pemantauan tertentu.
  • Gallery: berisi dokumentasi visual yang berkaitan dengan aktivitas kebencanaan.
  • Live Seismogram: menampilkan rekaman aktivitas kegempaan yang menjadi bagian penting dalam pemantauan gunung api.

Kumpulan fitur tersebut membuat informasi yang tersedia tidak berhenti pada satu angka atau status.

Pengguna bisa melihat perkembangan aktivitas melalui laporan sekaligus memahami wilayah yang perlu diwaspadai berdasarkan peta dan rekomendasi.

Status Gempa dan Tsunami Juga Bisa Dipantau

MAGMA Indonesia tidak hanya berfungsi untuk cek status gunung api. Sistem ini juga mengintegrasikan sejumlah informasi kebencanaan geologi lainnya.

Informasi yang tersedia mencakup:

  • Gempa bumi: menampilkan informasi kejadian gempa serta data terkait aktivitas kegempaan.
  • Tsunami: menyediakan informasi yang berkaitan dengan potensi dan kejadian tsunami.
  • Gerakan tanah: membantu melihat informasi mengenai kejadian atau potensi pergerakan tanah di berbagai wilayah.
  • Gunung api: menyajikan tingkat aktivitas, laporan, peta, hingga pemantauan visual.
  • Press release: memuat rilis informasi terkait perkembangan kejadian kebencanaan tertentu.

Peta interaktif menjadi salah satu bagian yang cukup menarik. Berbagai jenis kejadian menggunakan simbol berbeda sehingga lebih mudah dibedakan secara visual.

Pada peta, gunung api ditampilkan menggunakan simbol segitiga. Gempa bumi memiliki penanda berbentuk bulat, sementara gerakan tanah menggunakan simbol yang berbeda.

Warna yang muncul juga bervariasi, seperti hijau, kuning, oranye, hingga merah, sesuai informasi yang ditampilkan pada sistem.

Tampilan tersebut membuat data kebencanaan yang cukup teknis menjadi lebih mudah dibaca, terutama bagi pengguna yang ingin melihat kondisi suatu wilayah secara cepat.

Aplikasi MAGMA Indonesia

MAGMA Indonesia dikembangkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau PVMBG sejak 2015.

Sistem tersebut digunakan untuk kebutuhan internal, seperti analisis data dan pelaporan, sekaligus menyediakan informasi dan rekomendasi bagi masyarakat.

Data yang mendukung sistem berasal dari sejumlah sumber, antara lain:

  • Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi untuk data gunung api dan informasi kebencanaan terkait.
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika untuk data dan informasi kegempaan.
  • Smithsonian Institution Global Volcanism Program untuk data dasar gunung api.
  • The Global Centroid Moment Tensor untuk informasi mekanisme gempa.
  • ESRI ArcGIS Online MapServer sebagai bagian dari penyediaan peta dasar.
  • Berbagai data pengamatan rutin, laporan tanggapan, serta laporan pemeriksaan yang berkaitan dengan gunung api.

Salah satu alasan MAGMA Indonesia cukup praktis adalah ketersediaannya melalui web dan perangkat mobile. Informasi bisa dicari berdasarkan kebutuhan, baik untuk melihat aktivitas gunung api maupun memantau kejadian kebencanaan lainnya.

(pm)

Berita Terbaru

Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Jawa Barat27 menit lalu
Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Nasional34 menit lalu
Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Nasional1 jam lalu
Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Subang2 jam lalu
Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Lifestyle2 jam lalu
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Nasional2 jam lalu
Prancis Perluas Jam Malam Akibat Kerusuhan Biaya Hidup, Kemlu Pantau WNI

Prancis Perluas Jam Malam Akibat Kerusuhan Biaya Hidup, Kemlu Pantau WNI

Nasional3 jam lalu
Demo di Bandung Berujung Ricuh, Massa Serang Truk Polisi

Demo di Bandung Berujung Ricuh, Massa Serang Truk Polisi

Jawa Barat3 jam lalu
Seleksi 5 Jabatan Eselon II Subang Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Seleksi 5 Jabatan Eselon II Subang Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Subang3 jam lalu