Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pendapat Ustadz Koh Dennis Lim terkait Judi Online yang Meresahkan Banyak Orang

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|15:36 WIB
Bagikan:
Pendapat Ustadz Koh Dennis Lim terkait Judi Online yang Meresahkan Banyak Orang
Pendapat Ustadz Koh Dennis Lim terkait Judi Online yang Meresahkan Banyak Orang (Image From: Screenshot/YouTube kasisolusi)

PASUNDAN EKSPRES -  Pendapat Ustadz Koh Dennis Lim terkait judi online. Permasalahan judi online semakin meresahkan. Judi online seolah menjadi malapetaka yang tiada habisnya merenggut kebahagiaan banyak orang.

Mereka yang terjerumus, terus mengulangi hal yang sama berulang kali, tanpa berniat ingin berhenti. Alasannya karena pendapatan dari judi online selalu menguntungkan. Padahal jelas, penderitaan dari judi online lebih mengerikan. Tapi, banyak dari pelaku lantas menjadi abai pada permasalahan tersebut. 

Pendapat Ustadz Koh Dennis Lim terkait Judi Online 

Jawa Barat menjadi provisi paling tinggi dalam transaksi judi online dengan Rp3,8 triliun. Sementara, urutan kedua adalah DKI Jakarta dengan nilai transaksi sampai Rp2,3 triliun. Tentu, judi online sudah menjadi penyebab kehidupan banyak orang sengsara. 

Ustadz Koh Dennis Lim meluapkan pendapatnya mengenai permasalahan yang tidak tahu ujungnya ini, yaitu judi online. Dalam podcast kasisolusi yang tayang pada 1 Juli 2024, Koh Dennis Lim yang ternyata pernah menjadi bandar judi ini berpendapat bahwa judi online cukup sulit diberantas jika pemainnya masih selalu ada.

Perjudian online akan selalu ada apabila peminatnya masih terus melakukan. Ia juga menggambarkan dengan bagaimana jika satu dunia berisikan laki-laki, jasa prostitusi tidak akan ada karena tidak ada yang mau. 

"Ibarat kalau misalkan satu dunia laki-lakinya udah enggak mau memakai jasa prostitusi lagi, ya orang enggak akan ada yang mau juga, kan," jelasnya, dalam podcast kasisolusi, Selasa (2/7). 

Ia juga menambahkan bahwa ketika semasa ia masih menjadi bandar, Koh Dennis Lim mengatakan jika dalam dunia perjudian ada yang namanya tingkatan.

BACA JUGA: SIap-siap ARMY! Jin BTS akan Jadi Pembawa Obor untuk Paris Summer Olympics 2024

BACA JUGA: Ayu Ting Ting Blak-Blakan Soal Batal Nikah: Mungkin Ini Yang Terbaik

Misalnya, orang yang memiliki uang lima ratus ribu untuk melakukan judi online, kemudian turun hanya seratus ribu.

Ia juga berpendapat bahwa sangat disayangkan jika pemainnya adalah anak SMP yang hanya memiliki uang sepuluh ribu, lalu melakukan judi online.

Sementara, mereka yang memiliki penghasilan lebih tinggi, tentu tidak terlalu merugi, tapi bagaimana dengan mereka yang memiliki penghasilan rendah. 

Ustadz Koh Dennis Lim juga mengungkapkan bahwa mereka yang memiliki penghasilan lebih tinggi, mungkin mereka memiliki kemampuan finansial untuk tahu kapan berhenti melakukan judi online. Sementara, mereka yang tidak memiliki penghasilan layak, sulit untuk tahu kapan berhenti. 

"Orang misalkan punya uang adem lebih banyak. Dengan punya uang sebanyak itu mungkin mereka punya kemampuan finansial untuk tahu kapan berhenti. Bahkan, kalau kalah pun mereka bisa jadi punya penghasilan lain. Masalahnya, kalau orang itu cuma punya uang sepuluh ribu, dicemplungin di situ, bahkan kalau menang pun mereka gak punya kemampuan manage uang untuk sebesar itu," jelasnya.

Hingga ia juga berpendapat bahwa kekalahan dari orang main judi online adalah bentuk pertolongan dari Allah. Jadi, buat kamu yang masih judi online, sebaiknya mulai berhenti dari sekarang. 

(ipa)

Berita Terbaru

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta48 menit lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta58 menit lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional2 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat3 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang3 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional3 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga3 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional3 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga4 jam lalu