Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tips Jitu Cara Diet dengan Telur Rebus, Bisa Turun Lebih dari 10 Kg! Amazing!

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|20:55 WIB
Bagikan:
Tips Jitu Cara Diet dengan Telur Rebus, Bisa Turun Lebih dari 10 Kg! Amazing!
Tips Jitu Cara Diet dengan Telur Rebus, Bisa Turun Lebih dari 10 Kg! Amazing!

PASUNDAN EKSPRES - Menurunkan berat badan dengan cepat dan sehat adalah impian banyak orang.

Salah satu metode yang cukup populer dan terbukti efektif adalah diet dengan telur rebus. 

Metode ini dipercaya mampu menurunkan berat badan lebih dari 10 kg dalam beberapa minggu jika dilakukan dengan benar.

Yuk, simak tips jitu dan panduan lengkapnya!

Kenapa Telur Rebus?

Telur rebus merupakan sumber protein tinggi, rendah kalori, dan kaya akan nutrisi penting seperti vitamin D, B12, serta mineral seperti selenium.

Selain itu, telur membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga membantu mengurangi asupan kalori harian.

BACA JUGA: Manfaat Buah Rambutan untuk Kesehatan: Melancarkan Pencernaan hingga Meningkatkan Imunitas

BACA JUGA: Menyimpan Makanan Panas di Kulkas, Benarkah Berbahaya?

Prinsip Diet Telur Rebus

1. Konsumsi Protein Tinggi, Karbohidrat Rendah

  • Fokus utama diet ini adalah meningkatkan asupan protein sambil menekan konsumsi karbohidrat, terutama dari nasi putih, roti, dan gula.

2. Aturan Makan Telur

  • Biasanya diet ini dilakukan dengan mengonsumsi 2 butir telur rebus saat sarapan, ditambah sayuran rendah kalori seperti mentimun, tomat, atau selada.

3. Durasi Diet

  • Diet ini ideal dilakukan selama 2 minggu. Untuk hasil maksimal (turun lebih dari 10 kg), bisa dilakukan hingga 4 minggu dengan pengawasan nutrisi yang tepat.

Contoh Jadwal Makan Diet Telur Rebus (7 Hari)

Hari 1–3

- Sarapan: 2 telur rebus + 1 buah (jeruk atau apel)  

- Makan siang: Dada ayam rebus/panggang + sayuran kukus  

- Makan malam: Salad sayuran + 1 telur rebus

Hari 4–7

- Sarapan: 2 telur rebus + teh tanpa gula  

- Makan siang: Ikan kukus/panggang + brokoli  

- Makan malam: 1 telur rebus + sayur rebus + buah rendah gula (pir/apel)

BACA JUGA: Ikan Tinggi Albumin Menjaga Kesehatan Tubuh untuk Mencegah Sakit Ginjal dan Hati

BACA JUGA: Manfaat Air Kelapa Muda dan Tua, Simak Ini Perbedaan Minuman Sehat dari Dua Sisi Usia Kelapa

Note: Walaupun efektif, diet ini tidak boleh dilakukan dalam jangka panjang karena rendah karbohidrat bisa menyebabkan lemas atau kurang energi. Sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi jika ingin diet lebih dari 2–4 minggu.

(ryn/dbm)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle27 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga36 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu