Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

25.000 Warga Gaza Tewas Dibom Israel

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|17:00 WIB
Bagikan:
25.000 Warga Gaza Tewas Dibom Israel
Sampai saat ini perang israel dan gaza terus terjadi bahkan 25.000 warga gaza tewas dibom israel, hamas telah mengeluarkan pernyataan resmi yang mendesak perang segera dihentikan. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Sampai saat ini perang israel dan gaza terus terjadi bahkan 25.000 warga gaza tewas dibom israel, hamas telah mengeluarkan pernyataan resmi yang mendesak perang segera dihentikan. 

Dari update yang kami dapatkan, ada total 25.100 warga sipil tewas sedang perang yang dimulai pada tanggal 7 oktober. 

Sedangkan dalam 24 jam setidaknya ada 178 orang tewas dan 293 yang terluka. Situasi yang semakin genting ini mengakibatkan dibeberapa pemukiman mengalami kekurangan makanan dan air. 

Hamas telah mengeluarkan seruan agar Israel segera menghentikan "agresinya" di wilayah Gaza, Palestina. Kelompok tersebut menekankan bahwa hanya rakyat Palestina yang memiliki hak untuk menentukan masa depan kantong Gaza.

Dalam dokumen yang diterbitkan oleh Hamas, berisi 16 halaman dan tersedia dalam bahasa Inggris dan Arab, kelompok tersebut secara resmi menjelaskan pandangannya. Ini merupakan dokumen publik pertama yang dikeluarkan oleh otoritas di wilayah Gaza tersebut.

Selain itu, Hams membernarkan serangan yang terjadi pada tanggal 7 Oktober di Israel selatan. Namun disebut pula bahwa ada sejumlah kesalahan yang terjadi. 

BACA JUGA:Soal Bangun Gaza, Israel Tolak Syarat dari Arab Saudi

Tetapi Hamas menegaskan serangan etrsebut merupakan langkah yang memang harus diperlukan. Hal tersebut menjadi respon normal untuk menghadapi semua konspirasi israel terhadap rakyat Palestina. 

"Hamas mendesak segera penghentian agresi Israel di Gaza, kejahatan dan pembersihan etnis yang dilakukan terhadap seluruh penduduk Gaza," ujarnya dikutip AFP, Senin (22/1/2024).

"Kami menekankan bahwa rakyat Palestina mempunyai kapasitas untuk memutuskan masa depan mereka dan mengatur urusan dalam negeri mereka," tambahnya.

"Tidak ada pihak di dunia ini yang berhak mengambil keputusan atas nama mereka," tegas Hamas lagi.

"Karena runtuhnya sistem keamanan dan militer Israel dengan cepat, dan kekacauan yang terjadi di sepanjang wilayah perbatasan dengan Gaza," ujar Hamas.

Berita Terbaru

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Lifestyle7 menit lalu
Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Headline40 menit lalu
Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Subang3 jam lalu
Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Jawa Barat4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Olahraga7 jam lalu
Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Nasional7 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Nasional7 jam lalu
Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Jawa Barat8 jam lalu
BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

Headline8 jam lalu
Pabrik BYD di Subang Diprotes Warga Soal Tenaga Kerja Lokal

Pabrik BYD di Subang Diprotes Warga Soal Tenaga Kerja Lokal

Subang10 jam lalu