Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|14:01 WIB
Bagikan:
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

PASUNDAN EKSPRES.ID – Pertanyaan apa itu eskul korp kadet di SMA mulai banyak muncul setelah Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) resmi diperkenalkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler pilihan di jenjang pendidikan menengah.

KKRI menjadi salah satu program yang diarahkan untuk memperkuat pembinaan karakter, wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara bagi peserta didik.

Program tersebut resmi diluncurkan pada Rabu, 23 September 2026, di SMK Negeri 26 Jakarta.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyebut KKRI bukan kegiatan yang wajib diikuti seluruh siswa.

Statusnya merupakan ekstrakurikuler pilihan sehingga keikutsertaan peserta didik bersifat sukarela.

Hal tersebut juga telah memiliki dasar hukum melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 136 Tahun 2026.

Tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara melalui Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia pada Jenjang Pendidikan Menengah. Keputusan tersebut ditetapkan pada 5 Mei 2026.

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA?

Lantas, apa itu eskul korp kadet di SMA?

KKRI merupakan program ekstrakurikuler yang ditujukan bagi jenjang pendidikan menengah, termasuk SMA, SMK, Madrasah Aliyah dan sekolah sederajat.

Dalam keterangan resmi Kemendikdasmen, KKRI menjadi wadah pembinaan untuk membentuk peserta didik yang memiliki karakter, kedisiplinan, wawasan kebangsaan serta kesadaran bela negara.

Kegiatan ini juga diarahkan untuk memberikan pengalaman dalam mengembangkan kepemimpinan, kebersamaan dan tanggung jawab. 

Jadi, Korps Kadet tidak sekadar berbicara mengenai kegiatan baris-berbaris atau aktivitas yang identik dengan militer.

Pemerintah menempatkan program ini sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kesadaran bela negara.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak dimaksudkan untuk menghadirkan militerisme di sekolah.

“KKRI ini sama sekali dan tidak benar ada semacam kesan, semacam militerisme di sekolah,” kata Atip dalam peluncuran KKRI di SMKN 26 Jakarta, 23 September 2026. 

KKRI Bukan Jalur untuk Menjadi Prajurit

Hal lain yang menjadi perhatian adalah anggapan bahwa siswa yang mengikuti KKRI nantinya harus menjadi anggota TNI.

Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Letjen Gabriel Lema, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam KKRI tidak membuat siswa harus menjadi prajurit.

“Saya ingin menegaskan bahwa menjadi anggota Ksatria Korps Kadet, saya tekankan lagi, ulangi lagi bagi adik-adik, bahwa menjadi anggota Korps Kadet ini tidak harus menjadi seorang prajurit, no!” ujar Gabriel dalam acara peluncuran KKRI. 

Dengan demikian, siswa SMA yang memilih mengikuti kegiatan tersebut tidak otomatis diarahkan menuju profesi militer.

Programnya lebih ditekankan pada pengalaman pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kebersamaan dan tanggung jawab.

Apa Saja yang Dipelajari dalam KKRI?

Pedoman KKRI memuat sejumlah kompetensi yang berkaitan dengan pembinaan kesadaran bela negara. Materinya mencakup beberapa aspek, di antaranya:

  • Cinta tanah air, termasuk menjaga nama baik bangsa, melestarikan lingkungan serta memahami pentingnya produk dalam negeri.
  • Sadar berbangsa dan bernegara, dengan penguatan rasa persatuan, kesatuan dan kecintaan terhadap perdamaian.
  • Setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, yang diwujudkan melalui penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
  • Rela berkorban untuk bangsa dan negara, termasuk membiasakan diri mendahulukan kepentingan umum dan membantu sesama.
  • Kemampuan awal bela negara, termasuk pengembangan kecerdasan emosional, spiritual dan intelegensia serta sikap pantang menyerah. (

Dalam pelaksanaannya, kehadiran perwira di sekolah juga tidak dimaksudkan untuk memberikan pelatihan kemiliteran kepada siswa.

Atip menjelaskan bahwa perwira dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan yang berkaitan dengan tugas serta pengabdian kepada negara.

“Walaupun hadir para perwira di sekolah, itu adalah sharing, bagian dari pengalaman, sharing ilmu pengetahuan,” ujar Atip. 

KKRI Tidak Wajib Diikuti Siswa SMA

Status KKRI sebagai ekstrakurikuler pilihan menjadi bagian penting dari informasi terbaru pada September 2026.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti sebelumnya menjelaskan bahwa ekstrakurikuler selain Pramuka bersifat sukarela. Artinya, siswa tidak diwajibkan mengikuti KKRI apabila sekolah menyelenggarakannya. 

Kemendikdasmen juga secara resmi menyebut KKRI sebagai Ekstrakurikuler Pilihan pada satuan pendidikan jenjang menengah.

Dengan status tersebut, pelaksanaan KKRI tetap berada dalam kerangka kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan. 

Kepala Badan Cadangan Nasional Gabriel Lema menyebut KKRI diharapkan memberikan pengalaman yang membentuk kedisiplinan, kepemimpinan, kebersamaan dan tanggung jawab peserta didik.

“Melalui KKRI, para peserta didik diharapkan memperoleh pengalaman yang membentuk kedisiplinan, kepemimpinan, kebersamaan, dan tanggung jawab sebagai bekal dalam menjalankan peran di tengah masyarakat,” kata Gabriel. 

Dasar Hukum Korps Kadet di Sekolah

Pelaksanaan KKRI tidak muncul tanpa dasar aturan. Kemendikdasmen telah menetapkan Kepmendikdasmen Nomor 136 Tahun 2026 pada 5 Mei 2026.

Aturan tersebut secara khusus menjadi pedoman pelaksanaan pembinaan kesadaran bela negara melalui ekstrakurikuler KKRI pada jenjang pendidikan menengah.

Kemendikdasmen kemudian menyiapkan pedoman teknis melalui Surat Edaran Sekretaris Jenderal. 

Perkembangan terbaru pada September 2026 menunjukkan bahwa KKRI mulai diperkenalkan secara resmi sebagai ekstrakurikuler pilihan di sekolah menengah.

Peluncuran nasional dilakukan di SMKN 26 Jakarta pada 23 September 2026 dan dihadiri unsur Kemendikdasmen serta Kementerian Pertahanan.

Bagi siswa SMA yang penasaran dengan apa itu eskul korp kadet di SMA, informasi utama yang perlu diketahui adalah KKRI merupakan kegiatan pilihan yang berfokus pada pembinaan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara, bukan kewajiban untuk menjadi prajurit.

Pelaksanaan di masing-masing sekolah selanjutnya akan mengikuti pedoman yang telah ditetapkan pemerintah serta ketentuan teknis yang berlaku di satuan pendidikan.

Berita Terbaru

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Nasional13 menit lalu
Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga57 menit lalu
Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga3 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini3 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat4 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline6 jam lalu
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline7 jam lalu
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline8 jam lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional9 jam lalu
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline17 jam lalu