Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dampak Kelangkaan BBM di Makassar, Pemkot Terapkan PJJ bagi Siswa Sekolah

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|07:00 WIB
Bagikan:
Dampak Kelangkaan BBM di Makassar, Pemkot Terapkan PJJ bagi Siswa Sekolah
Kelangkaan BBM di Kota Makassar membuat sejumlah kendaraan mengantre panjang di SPBU. (Foto: Instagram @andisudirman.sulaiman)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dampak kelangkaan BBM di Makassar membuat Pemerintah Kota Makkasar menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran daring bagi siswa sekolah.

Hal ini disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar yang mengeluarkan surat edaran pembelajaran daring bagi peserta didik melalui Surat Edaran Nomor: 400.3.5/17/Disdik/IX/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Daring bagi Murid Jenjang TK, SD, dan SMP di Kota Makassar.

Langkah ini diambil sebagai respons pemerintah kota terhadap masyarakat yang mengalami dampak kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kota Makassar hingga menyebabkan antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). 

"Dalam rangka menjaga keberlangsungan proses pendidikan serta sebagai langkah antisipatif terhadap kondisi kelangkaan dan keterbatasan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dapat berdampak terhadap mobilitas murid, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua/wali murid di wilayah Kota Makassar, perlu dilakukan penyesuaian sementara terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada satuan pendidikan," tulis surat edaran tersebut, dikutip Pasundan Ekspres, Minggu (13/9/2026).

Pelaksanaan pembelajaran secara daring atau online berlaku mulai 12-19 September 2026 bagi peserta didik jenjang TK, PAUD, SD dan SMP di wilayah Kota Makassar.

Dalam poin yang disampaikan, Dinas Pendidikan Kota Makassar mengimbau agar seluruh guru dapat menggunakan platform atau media pembelajaran yang mendukung pembelajaran daring sehingga mudah diakses oleh murid.

"Guru melakukan komunikasi dan koordinasi dengan orang tua/wali murid apabila terdapat murid yang mengalami kendala dalam mengikuti pembelajaran," tulisnya.

Selama proses pembelajaran daring, setiap kepala satuan pendidikan bertanggung jawab memastikan pembelajaran tetap berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran dan kalender pendidikan serta memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung secara efektif, terarah, dan tidak membebani murid maupun orang tua/wali murid.

Lebih lanjut, apabila kondisi ketersediaan BBM dan situasi di Kota Makassar dinyatakan normal, Dinas Pendidikan Kota Makassar akan menyampaikan pemberitahuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan kembali pembelajaran tatap muka di sekolah.

Kelangkaan BBM di Makassar Picu Antrean Panjang di SPBU

Sementara itu, kelangkaan BBM di Kota Makassar berlangsung hampir satu pekan membuat sejumlah SPBU di kota tersebut dipadati antrean panjang hingga mengular ke jalan raya.

Sejumlah masyarakat rela mengantre berjam-jam di SPBU demi mendapatkan bahan bakar minyak tersebut.

Tidak sedikit warga yang terpaksa menginap di jalanan demi menunggu giliran mengisi BBM, baik pengguna motor dan mobil pribadi hingga kendaraan besar seperti bus dan truk juga mengalami hal ini.

Bahkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerapkan kebijakan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM subsidi untuk mengurai antrean kendaraan di SPBU.

Selain itu, pihaknya juga menerapkan pembatasan pengisian BBM untuk kendaraan pribadi yang indikator bahan bakarnya masih di atas satu bar untuk mencegah panic buying.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga menyatakan pihaknya terus berupaya memperkuat pasokan BBM di Kota Makassar secara bertahap dan antrean kendaraan di sejumlah SPBU mulai berkurang.

“Antrean di sejumlah SPBU di Makassar saat ini secara bertahap mulai melandai. Kami terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat pasokan dan pelayanan, serta berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung kelancaran pelayanan BBM kepada masyarakat,” ujar Kitty Andhora, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, dalam keterangan resminya, Minggu (13/9).

(inm)

Berita Terbaru

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional9 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang9 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang9 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang10 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat14 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat17 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline18 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga18 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Headline18 jam lalu